
setelah makan malam . mereka pun masuk ke kamar, Devan berbaring di samping putri .
"mas..?"ucap putri.
"kenapa sayang". jawab Dev.
"aku bener bener gak nyangka deh, kalok kita udh nikah." ucap putri
"emang nya kenapa?? toh nyatanya kita emang beneran nikah kan??" . ucap Dev
"iya,, aku menikah dengan sahabatku". ucap putri tersenyum.
"itu namanya terjebak cinta sahabat.". kekeh Dev.
"hahahah kamu adada aja mas". kekeh putri.
"yaudah sekarang kamu tidur, ini udah malem sayang .". ucap Dev.
"belum ngantuk mas.." desah putri.
"terus kita mau ngapian kalok gak tidur??".ucap Dev.
"yaudah iya tidur..".ucap putri.
Tepat pukul 5 putri bangun, Dy menatap wajah sang suami yg tidur di sebelah nya sambil memeluk tubuh mungilnya.
"mas,,".lirih putri .
"Hem,,".jawabnya singkat.
__ADS_1
"lepaskan mas, ini sudah pagi.. aku ingin membuat sarapan...", ucap putri .
"hemm,, baiklah..". ucap Dev malas.
Putri memasak nasi goreng dan telur ceplok untuk sarapan mereka .
Devan menuju meja makan.
"pagi mas,,"". ucap putri menyambut sang suami.
"pagi sayang,,". tersenyum lalu mengecup kening putri.
"mas, bukannya kamu masih kuliah ya.. kok aku gak pernah liat kamu ke kampus sih mas??", tanya putri curiga.
"mas tinggal skripsi aja sayang, jadi sesekali aja ke kampus".
"loh iyaa???." kata putri .
" mas,, cafe??" tanya putri.
"oiya, mas belom sempat cerita ya, kalau mas punya sebuah cafe, ya cafe kecil kecilan lah. "ucap Dev
"mas, uang dari mana bisa buka cafe?". ucap putri .
"sebenernya sekitar 1 tahun lalu sebelum kakek meninggal, tanpa sepengetahuan mama dan papa, kakek datang kesini . lalu kakek menyerahkan warisan berupa uang kepada mas, mas disuruh mengelolah nya. jadi mas buat usaha ini deh . biar uang nya juga tetap jalan. tapi mama papa sampai saat ini belum tau, setauh mereka mas bekerja sebagai pelayan di cafe." jelas Dev.
"apa nama cafe nya mas?"tanya putri .
"Ilona cafe n resto", ucap Dev
__ADS_1
"kamu pakai nama aku?"ucap putri.
"iya . karna mas sangat mencintaimu". ucap Dev menggoda.
putri tersenyum malu malu dengan wajah nya yg sudah merah.
Selesai sarapan, mereka pun segera pergi ke cafe.
"mas cafe kamu rame banget." ucap putri tidak menyangkal.
"Alhamdulillah, semenjak buka sampai sekarang cafe ini selalu ramai . karna tempatnya tepat di depan kampus." jelas Dev.
"kamu pinter pilih tempat yang strategis mas". ucap putri memuji .
"terimakasih pujian nya tuan putri,,". ucap Dev menggoda.
"kamu pantang di puji mas". ledek putri.
"sudah ayo kita masuk kedalam".ucap Dev.
"iya mas, ayo".ucap putri .
Dev pun mengenal kan putri sebagai istrinya kepada para karyawan. Putri begitu disambut dengan hangat disana .
karna cafe sangat ramai, Dev dan putri turut membantu sebagai pelayan di cafe tersebut.
Dari kejauhan ternyata ada yang memantau mereka.
" kenapa perempuan itu ada disini juga..?? apa dia bekerja disini?? apa selama ini aku kecolongan??.begitu bnyk pertanyaan di kepalanya.
__ADS_1
"Tante,?? Dev kerja disini sebagai pelayan?? yang benar saja Tan, Tante bujuk dong Dev untuk kerja di kantor papa. apa kata orang orang nanti kalok tau suami ku hanya pelayan cafe??". ucapnya .
"Tante akan membujuknya", ucanya lagi.