
sudah 5 tahun Kiara tinggal bersama dengan keluarga Pratama .
Kiara selalu mendekati Rendra, namun lelaki itu selalu menghindar.
"kamu kenapa sih gak pernah berhenti ngikutin aku??"> ucap Rendra marah.
"kak, aku gadak maksud buat ganggu kakak. tapi aku hanya mau berteman . selama 5 tahun kita tinggal bersama, kenapa kakak terus menghindar??". tanya Kiara .
" dan kenapa selama 5 tahun orang tua mu belum juga datang buat jemput kamu hah??!!". bentak Rendra .
"kak kenapa sih kakak segitu bencinya sama aku!!??" tanya putri geram . matanya sudah berkaca kaca.
"kamu itu ganjen! gadak malunya selalu deketin aku,,, bukan nya belajar yang bener malah selalu ganggu aku!!". bentak Rendra lagi .
putri sudah tidak sanggup lagi menahan air mata nya . air mata nya lirih begitu saja .
Putri berlari masuk kedalam kamar nya .
tok tok tok .
"Kiara, buka pintu nya,, Tante mau bicara..". ucap putri .
Kiara langsung menghapus air matanya dan membuka pintu .
"Tante, ada apa?? " tanya Kiara .
"ayo turun kebawah . ada yang ingin Tante sampaikan ." ucap putri .
Kiara pun mengikuti langkah putri untuk turun . disana putri sudah dapat melihat semua penghuni rumah berkumpul.
"duduk lah ra". ucap putri .
"ada apa Tante ? apa yang ingin Tante sampaikan??" . tanya Kiara .
"Begini Ra, sesungguhnya kedua orang tua mu beserta Oma dan opa mu hari ini pulng ke Indonesia". ucap putri, tapi dia sudah tidak sanggu lagi meneruskan ucapanya .
__ADS_1
Dev pun mengerti lalu menggenggam tangan putri .
"tapi mama dan papa tidak ada bilang apa apa Tante . mama cuman bilang belum tahu kapan akan kembali". ucap Kiara .
"mereka ingin memberimu kejutan , tapi...". ucap putri tertahan .
"pesawat yang di tumpangi oleh mereka mengalami kecelakaan dan hangus terbakar ". ucap Dev .
jederrrrr
Kiara mematung,
Rendra yang berada disana juga sangat terkejut .
air mata Kiara pun langsung menetes.
"om dan Tante pasti bercanda". ucap Kiara lirih.
"maafkan Tante Ra,, Tante harus mengatakan ini". lirih putri
putri langsung memeluk Kiara .
"sabar sayang sabar ... ". ucap putri menguatkan.
" bagaimana bisa Kiara kehilangan 4 orang sekaligus?? " . Kiara menangis sesenggukan.
"Kiara tenang lah nak", kami ada bersama kamu.."". ucap putri lagi.
"Kiara gak punya siapa siapa lagi Tante, Kiara mau ikut mereka". " ucap Kiara frustasi.
Rendra yang melihat Kiara merasa ikut sakit.. namun ia tidak dapat berbuat apapun .
Kiara pun langsung melepaskan pelukan putri dan berlari ke kamarnya . Kiara menangis sejadi jadinya . sunggu tragis hidup nya . dahulu omandan opa nya tidak menganggap Kiara dan mama nya , kenapa disaat sudah berbaikan malah tuhan mengambilnya bersamaan .
"mama,,,, papa,,, Kiara kangennn... kenapa mama papa tega tinggalin Kiara????!!!". Kiara menangiss.
__ADS_1
Rendra mengintip dari sela pintu . rasa tak tega melihat Kiara terpukul seperti itu . namun Rendra gengsi mengakui nya .
keesokan paginya . Kiara masih mengurung diri di kamar .
tok tok tok
ceklek.
"boleh om dan Tante masuk Ra?". tanya putri .
"boleh Tante ". ucap Kiara
"sudah mulai tenang?'. tanya putri .
Kiara mengangguk.
"jadilah anak om dan Tante mulai saat ini". ucap putri menggenggam tangan Kiara .
Kiara mengangguk lagi .
"terimakasih om Tante". ucap Kiara pelan .
"mulai sekarang, biasakan panggil kamu mama dan papa ya". ucap putri .
Kiara menatap Dev dan putri bergantian .
Dev mengangguk .
"tapi..". ucap Kiara.
"Tante mohon...". ucap putri memohon .
"baiklah, ma pa". ucap Kiara tersenyum.
mereka pun langsung memeluk Kiara dengan sayang .
__ADS_1