
di sebuah apartemen keluarga Dev.
sesungguhnya nya mama Dev terkejut mendengar bahwa putri telah mengandung. mau bagaimana pun itu adalah cucu nya .
mama Dev menangis sesenggukan.
"kamu kenapa ma? kenapa menangis??". ucap papa .
"wanita itu hamil pa". ucap mama.
"hamil? wanita siapa ma?". ucap papa.
"putri". ucap mama.
"bagus dong, sebentar lagi kita akan menjadi kakek dan nenek". ucap papa senang .
"pa,,, kenapa cucu kita harus ada d rahim perempuan itu!!" ucap mama emosi .
__ADS_1
papa pun sudah tidak tahan lagi dengan sikap dari istrinya itu.
"ma!!! ada apa dengan kamu??? kenapa kamu gak bisa menerima putri sampai sekarang?? apa salah dia??!!! dia menantu kita, dia adalah istri dari Dev. putra tunggal kita!!! . hanya gara gara keegoisan kamu, kita kehilangan anak kita!!!" bentak papa.
"kamu gak tau siapa wanita itu!!". bentak mama juga.
"siapa dia? kalau kamu tahu kenapa kamu gak cerita sama aku . kenapa kamu membenci nya tanpa aku tahu kesalahan nya??". ucap papa dengan nada menurun .
papa berharap jika mama di tanya baik baik dia akan luluh .
"dia adalah anak dari Aini". jawab mama .
"karna gara gara Aini, mas Hadi meninggal pa. aku sakit hati, aku kalau bukan gara gara wanita itu aku gak akan kehilangan mas Hadi . mas Hadi adalah keluarga ku satu satunya . tapi garagara Dy aku harus kehilangan mas ku" jelas mama sambil menangis.
"bukan kah mas Hadi meninggal karna bunuh diri??" tanya papa .
"iya mas Hadi memang bunuh diri . tapi penyebabnya adalah Aini". ucap mama .
__ADS_1
"mas Hadi dan Aini sudah berpacaran lama, waktu itu mas Hadi ingin melamar Aini. tapi mas Hadi tidak memiliki uang banyak . jadi dia memutuskan untuk merantau ke kota . tapi setelah mas Hadi pulang merantau,,,, Aini malah menikah dengan orang lainn". ucap mama Dev disertai isakan tangis.
"ma Hadi sakit hati dan kecewa. dia sangat mencintai wanita itu , dia rela meninggalkan aku sendiri dirumah hanya untuk perempuan itu. tapi pengorbanan nya siasia , akhirnya mas Hadi bunuh diri", jelas mama Dev lagi .
"sudahlah ma, kejadian nya sudah terlalu lama . Putri juga gak tahu apa apa. kenapa jadi putri yang disalahkan. ??" ucap papa .
"kamu pikirkan Dev, juga cucu kita. mereka butuh kita ma,apa kamu tidak sayang pada Dev? sampai kamu rela kehilangan Dev hanya karna dendam kamu itu?,". ucap papa lagi.
"mas Hadi sudah tenang. Aini dan suaminya juga sama .jangan kamu dendam dengan orang yang sudah tidak ada lagi di dunia ini. mas Hadi juga pasti gak akan tenang jika kamu masih memiliki dendam!". ucap papa.
mama Dev terus merenungi ucapan dari suaminya itu sambil terus menangis.
"Dev anakku satu satu nya . sekarang dia akan menjadi seorang ayah. aku akan menjadi nenek. apa aku rela merelakan masa masa indah menjadi sosok seorang ibu dan seorang nenek??" batin mama.
waktu berjalan begitu cepat . mama Dev belum berani untuk menemui anak dan menantu nya .
usia kandungan putri sudah memasuki bulan ke 9 . Putri menghabiskan waktu nya di cafe, dia ikut membantu suaminya disana, dia ingin bnyak gerak supaya bisa melahirkan secara normal .
__ADS_1
ketika putri membersihkan meja dan kursi yang ada di cafe. tiba tiba...