
Dirumah sakit..
Bibi dan paman putri juga sudah berada dirumah sakit. begitu mendapat kabar mereka langsung ke rumah sakit .
Bayi mereka d rawat diruangan khusus atas permintaan orang tua Dev . agar mereka bisa merawat cucu mereka diruangan itu . sambil terus memantau putri yang koma .
Dev terus memandangi putra mereka dengan wajah sendu .
"apa kamu sudah menyiapkan nama untuk bayi kalian Dev??" tanya mama.
"sudah ma,," lirih Dev .
"siapa namanya nak?". tanya papa.
"Narendra Putra Pratama". ucap Dev.
"nama yang bagus, lalu panggilannya?". tanya mama.
"Rendra". lirih Dev .
"semoga kamu suka ya put dengan nama anak kita, karna kita belom menyiapkan nama untuknya, jadi mas sendiri yang memberi nya nama tanpa berdiskusi dengan kamu". batin Dev.
Dev bergantian menjenguk putri .
__ADS_1
"sayang,, maafin mas yang GK bisa jagain kamu. bangun sayang,,, anak kita sudah lahir, dia sangat tampan. bukankah kamu begitu antusias menunggu kelahirannya?? bukannya kamu ingin kita merawat nya bersama sama?? kamu sudah membayangkan betapa bahagia nya saat anak kita lahir kan?? kita akan hidup bahagia d rumah sederhana kita?? tapi kenapa kamu malah gak bangun bngun sayang??? apa tidur mu terlalu nyenyak sampai kamu gak ingin melihat mas dan anak kita??" Dev yang sudah tidak tahan lagi membendung air mata nya langsung menangis...
"Dev kamu mau kemana??" ucap papa.
Dev yang keluar dari ruangan putri langsung izin dengan keluarganya.
"Dev mendapat telpon dari polisi pa, ada yg memfoto mobil yang menabrak putri pa". ucap Dev.
"bagus dong, dengan begitu bisa cepat tertangkap uang sudah menabrak putri". ucap papa.
"iya pa, Dev pergi dulu ". ucap Dev .
"hati hati Dev", ucap papa
sesampainya di kantor polisi.
"setelah kami selidiki dari plat mobil tersebut . mobil itu milik atas nama Aliyah Utomo, pak. apa bapak mengenalnya?". ucap polisi tersebut .
"Aliyah....". ucap Dev geram .
"saya mengenalnya pak". jawab Dev.
"apa bapak akan melanjutkan kasus ini ?" ucap polisi .
__ADS_1
"tentu, saya ingin dia di tangkap". ucap Dev tegas .
Dev sudah sakit hati bercampur amarah melihat sang istri terbaring dirumah sakit akibat wanita itu .
"apa mama ada di balik semua ini? apa mama hanya berpura pura baik ?? bukan kah mama selama ini memaksa ku untuk bersama Aliyah dan menentang hubungan ku dengan putri". batin Dev geram .
Dev langsung kembali ke rumah sakit dan menemui keluarganya.
"apa mama dibalik semua kecelakaan putri?? ucap Dev tiba tiba .
merekapun terkejut dengan pertanyaan Dev .
"maksud kamu apa Dev??" kamu menuduh mama??". ucap mama .
"Aliyah yang sudah menabrak putri ma!! bukan kah mama begitu mendukung Aliyah menjadi menantu mama??? apa mama hanya berpura pura baik karna ingin menjalan kan rencana kalian ini???!!!! ucap Dev emosi .
"cukup Dev!!! mama sama sekali gak tahu apa apa . dan mama juga sudah lama tidak berhubungan lagi dengan Aliyah . maknanya mama dan papa menetap disini dan tinggal di apartemen". ucap mama sambil menangis.
"argghhhhh .... " Dev marah dan menangis sejadi jadinya .
"tenangkan hatimu Dev . kita cari kebenaran nya ,, jangan asal mengambil keputusan dan meluapkan amarah kamu". ucap papa .
"papa lihatkan putri gimana pa??? lihat dia terbaring disana.. dia gak bisa melihat anak yang baru dilahirkan secara langsung . dia ingin melahirkan anaknya secara normal, tapi gara gara Aliyah,, harapan harapan putri lenyap ". ucap Dev terus menangis .
__ADS_1