Terjebak cinta sahabat (cinta yang rumit)

Terjebak cinta sahabat (cinta yang rumit)
Trauma


__ADS_3

Pagi menyapa...


pagi yang cerah itu mereka lalui dengan celotehan putra mereka yang begitu aktiv mengoceh .


Papa dan mama Dev memutuskan menginap dirumah mereka selama 2 Minggu, karna sang papa yang ada kerjaan di kota itu .


mereka sarapan bersama dengan nikmat . setelah sarapan mereka berkumpul di ruang tv . mengingat hari ini adalah weekend, mereka memutuskan untuk bersantai dirumah .


"Dev, gimana dengan tawaran papa?".tanya papa .


"papa kan tahu, aku juga sibuk dengan cafe ku".ucap Dev .


Dev kini sudah memiliki 20 cabang cafe . dia berencana membangun sebuah kantor kecil kecilan untuk mengatur cafe cafe nya disana . karna tidak mungkin setiap harinya ia harus mendatangi cafe cafe nya 1 per 1, mengingat lokasinya juga bnyak yang berada diluar kota .


"Dev juga akan membangun kantor dan membutuhkan karyawan untuk bekerja di kantor itu untuk mengawasi cabang cafe yang diluar kota . " ucap Dev lagi.


"yasudah, kantor papa kan ada".ucap papa.


"gak akan nyambung pa, kantor papa itu bergerak di bidang elektronik. dan Dev bidang kuliner". ucap Dev.


"bukan kah kamu kuliah jurusan ..." ucapan lala tertahan.


"maaf pa, Dev membohongi kalian dan berpindah jurusan,,". ucap Dev .

__ADS_1


"oh astaga,, anak ini...". ucap papa menepuk jidatnya.


"maaf, karna tidak memberitahu kalian ".ucap dev .


"lalu bagaimana dengan perusahaan papa?". kakek kmu membangun nya dengan susah payah, bagaimana bisa tidak di teruskan,, papa sudah tua dev. dan kamu satu satu pewaris tunggal ". ucap papa.


"siapa tahu Rendra berminat mengurus perusahaan papa kelak". jawab Dev santai .


"aisshhhh... anak ini, bagaimana mungkin . bahkan Rendra masih bayi". ucap papa.


"hahahaha,,,,". mereka pun saling pandang dan tertawa bersama .


sepertinya usaha papa nya sia sia untuk membujuk Dev mengurus perusahaan nya .


"Padahal aku sudah ingin sekali pensiun". ucap papa lemas.


"ma kita sudah punya cucu, berarti aku sudah tua. dan kenapa kita hanya memiliki 1 anak dan pembangkang itu??". ucap papa kesal .


"bukan kah kamu pernah bilang, seharusnya kita bangga pada Dev karna bisa berdiri di kakinya sendiri??". ucap mama mengingat kan.


"aku memang bangga .tapi jika sudah begini aku bisa apa..??". ucap papa lemas .


" bersabar lah . dan tunggu Rendra besar". ucap mama menyemangati.

__ADS_1


" aku berharap banyak pada Rendra . jika dia juga jadi pembangkang, aku akan menjual perusahaan dan aku sumbangkan kepada yang membutuhkan." ucap papa.


"mama setuju,". ucap mama.


Di sisi lain , namun di atap yang sama .


"mas kamu tidak kasihan apa liat papa, sudah setua itu harus mengurus perusahaan?". ucap putri .


"sayang,,, kamu tahu kan??? kita mendirikan cafe sampai bisa semaju ini juga tidak mudah". ucap Dev .


"iya mas . aku tahu..".ucap putri .


"biar saja Rendra yang mengurus nya nanti". ucap Dev .


"lalu kamu akan melimpahkan semua perusahaan dan cafe pada Rendra???". ucap putri .


"tidak sayang,,, maka dari itu kita harus membuat adiknya Dev . jadi Rendra tidak perlu menanggung semuanya .


deg.


jantung putri berdetak kencang . wajahnya mulai berubah lesu .


"bahkan aku saja masih trauma. bagaimana mungkin aku hamil lagi". lirih putri .

__ADS_1


"aku ngerti sayang,,, aku juga sama trauma nya seperti kamu. kita kan gak tahu kedepan nya gimana,,, kita sama sama belajar menghilangkan rasa trauma itu ya". ucap Dev .


putri pun mengangguk pelan .


__ADS_2