
Kiara Anastasya, kini ia disibukan dengan perkuliahan, ia juga sudah tidak di antar jemput oleh Danu lagi . karna ia tidak ingin terjadi salah paham, karna Kiara tidak pernah menyukai Danu .
awalnya Kiara ingin naik taxi atau ojek saja . tapi Dev melarang, jadi sekarang ia di antar jemput oleh supir .
kini keluarga Dev sudah sangat berkecukupan hasil dari jerih payahnya selama ini . jadi dia tidak ingin anak anak nya merasa kekurangan.
"assalamualaikum". ucap Kiara .
"walaikumsalam". ucap putri dan Dev .
"pulang nya sampai malam sayang??". ucap putri .
"iya ma, tadi mampir ke toko buku dulu,". ucap Kiara .
"ya sudah . cepat mandi, setelah itu kita makan malam . sekalian panggil kan Nayla ya suruh turun ,". ucap putri .
"iya ma.". ucap Kiara tersenyum.
tok tok tok.
"nay disuruh turun ke bawa sama mama". ucap Kiara .
ceklek
"iya iya,,, kok gedor pintunya keras banget sih kak?." ucap Nayla cemberut.
"iya maaf, kekencangan ya...??. oh iya, udah gak nangis lagi??". tanya Kiara .
yang di tanya langsung tersenyum riang .
"enggak dong.. kan baru jadian". ucap Nayla salting .
"hah .. kok bisa?? . kakak laporin papa ya..". ucap putri.
"silahkan . papa tahu kok". ucap Nayla nyengir
"ahh sudahlah. kakak mau mandi ". ucap Kiara.
"bagaimana bisa anak kelas 1 SMA di bolehin pacaran ??." Kiara ngedumel .
__ADS_1
selesai mandi putri pun turun ke bawah . orang tua nya dan Nayla suda menunggu .
"malam ma pa,, maaf ya nunggu lama,". ucap Kiara .
"enggak kok sayang, papa juga baru turun.". ucap Dev .
Kiara tersenyum .
"ayo mulai makan". ucap putri .
mereka pun makan dengan tenang .
selesai makan..
"Kiara,, papa dan mama ingin bicara,". ucap Dev .
"bicapa tentang apa pa?." tanya Kiara .
" nanti kami ke kamarmu ya". ucap Dev lagi .
" jadi Nayla gak boleh denger??". tanya Nayla cemberut.
"masuk kamar dan belajar!!. papa belum maafin kamu". ucap Dev .
....
di kamar Kiara .
tok tok
"siapa ??" teriak Kiara .
"mama dan papa nak". ucap putri .
"masuk aja ma,". ucap Kiara .
ceklek .
mereka masuk dan menghampiri Kiara yang duduk di ranjang .
__ADS_1
"sayang papa dan mama ingin bertanya sama kamu tentang Rendra". ucap putri .
"kamu mau kan cerita sama kami". ucap Dev.
Dengan ragu akhirnya Kiara mengangguk.
"sebenarnya Kiara suka dengan kak Rendra dari dulu ma pa, tapi kak Rendra selalu nyakitin aku . kak Rendra gak pernah berbuat baik sama aku . KK Rendra sangat benci dengan Kiara ma pa,". ucap Kiara yang sudah berkaca kaca .
putri menggeleng dan memeluk Kiara .
"kamu salah sayang... Rendra itu cinta sama kamu, hanya saja cara dia yang salah". ucap putri .
"enggak ma . kak Rendra benci sama Kiara ". ucap Kiara dengan menangis .
"kami sudah ngobrol dengan Rendra malam dimana kamu dirawat di rumah sakit . Rendra sudah menjelaskan semua nya ". ucap Dev .
"kalian hanya salah paham mengartikan hati kalian, kalian sebenarnya saling mencintai, tapi kalian gak sadar karna kesalahpahaman itu". ucap putri.
"sudahlah ma pa, Kiara akan mencoba memperbaiki hubungan dengan kak Rendra, mau bagimana pun kak Rendra saudara Kiara ". ucap Kiara
"Kiara,,, kalau kalian saling mencintai. kami sebagai orang tua merestui nya nak . laklgian kalian kan bukan saudara kandung, itu gak masalah sama sekali". ucap putri jelas.
Kiara memeluk mama dan papa nya sambil terisak .
"Kiara sayang kalian". ucap Kiara .
"kami juga sayang Kiara, tidur lah nak". ucap putri.
Kiara pun mengangguk.
Dev dan putri keluar dari kamar Kiara .
"ternyata mereka saling mencintai. tidak ada salahnya kita menikahi kan mereka". ucap Dev .
"biar waktu yang menjawab mas,,". ucap putri .
"iya sayang, lagian Rendra masih di luar negeri kan,". ucap Dev .
"sepertinya dia membenci kita . nomor hp nya sudah tidak pernah aktiv lagi.". ucap Dev lagi .
__ADS_1
"mama dan papa pasti tau mas,,". ucap putri .
"kita akan ke apartemen besok!". ucap Dev .