
"Apakah kita akan menanyakan langsung kepada laki-laki tua itu?" Husgar Vize membalas bisikan dari Volvo Emie.
"Aku lebih senang tanpa basa basi Husgar." Jawab Volvo Emie atas pertanyaan Husgar Vize.
"Jika demikian, aku menyerahkan padamu saja Volvo, untuk berbicara pada mereka. Nanti aku akan menambahkan pembicaraan jika memang di butuhkan." Husgar Vize yang tidak memiliki informasi tentang Telekinesis ataupun pengendali logam, karena di perpustakaan Planet Galgic, informasi ini juga tidak ada.
"Baiklah Husgar, serahkan padaku." Volvo Emie berbicara dengan gaya khasnya yang lucu dan menggemaskan.
Volvo Emie berjalan mendekat menuju Udirdagch. Saat jarak antara Volvo Emie dan Udirdagch sudah cukup dekat, Volvo Emie menghentikan langkahnya.
"Hai kakek, aku di utus Husgarku untuk berbicara denganmu. Perkenalkan, aku adalah Pie Emie pelindung Husgar Vize." Volvo Emie memulai pembicaraan dengan memperkenalkan diri dengan tetap mengaku sebagai seorang Pie.
"Kakek...? kau yang nenek... sudah berusia 1000 tahun lebih masih memanggil orang lain kakek." Pie Jiru menggrutu mendengar Volvo Emie memanggil orang lain dengan sebutan kakek, Karena merasa pernah tertipu oleh tampilan Volvo Emie yang mengira masih usia remaja yang ternyata sudah memiliki usia lebih dari 1000 tahun.
"Hallo wanita cantik..." Membalas sapaan Volvo Emie.
"Tapi panggilan kakek..." Terlihat Udirdagch berfikir untuk menanggapi.
"Hmm... Aku dapat merasakan kisaran usiamu dari logam yang berada di tubuhmu... Kamu sudah cukup tua untuk memanggil orang lain Kakek meski aku memang jauh lebih tua darimu." Udirdagch tidak setuju jika dirinya di panggil kakek oleh Volvo Emie.
"Panggil saja aku Udirdagch, seperti yang lain memanggilku demikian." Udirdagch melanjutkan kata-katanya.
Volvo Emie yang di sebut tua oleh Udirdagch merasa tidak senang dan memperlihatkan muka cemberut yang membuat wajahnya tambah menggemaskan.
"Ha... Ha... Ha..." Melihat wajah cemberut Volvo Emie, Udirdagch tertawa karena melihat wajah Volvo Emie yang sangat menggemaskan.
__ADS_1
"Baiklah... Baiklah... Khusus kamu... Boleh memanggilku kakek... Ha... Ha... Ha..." Udirdagch berbicara dengan melanjutkan tertawanya yang semakin kencang karena wajah Volvo Emie bertambah menggemaskan ketika semakin cemberut melihat Udirdagch tertawa.
"Apakah kakek sudah puas tertawanya? Jika masih ingin tertawa, aku tidak jadi berbicara." Volvo Emie merasa kesal dengan tawa Udirdagch, bukan karena merasa di hina. Tapi karena tawanya mengingatkan pada sosok Kakeknya yang selalu tertawa dan tidak serius menanggapi perkataan Volvo Emie.
"Kenapa kau sangat mirip dengannya. Kakek tua menyebalkan." Volvo Emie menggrutu dalam hatinya.
Mendengar ancaman Volvo Emie, Udirdagch menahan tawanya dan berusaha untuk tenang meski perutnya terasa sakit karena melihat Volvo Emie yang semakin lucu dengan wajah cemberutnya.
"Maafkan aku nona cantik, apa yang akan kita bicarakan?" Udirdagch mulai terlihat serius untuk memulai pembicaraannya.
Volvo Emie yang melihat wajah keseriusan dari Udirdagch, memulai dari memperkenalkan semua saudara dan kru pesawat Huna 67X.
"Aku hanya membutuhkan satu jawaban untuk melanjutkan pembicaraan kita selanjutnya. Bagaimana Kakek tau tentang Telekinesis?" Dengan wajah serius Volvo Emie tanpa basa basi langsung menuju pada inti pembicaraan.
"Bukan sekedar tau, tapi Telekinesislah yang membuat kami harus tetap hidup dan bertahan. Dia yang akan menjadi Telekinesis." Udirdagch berbicara lalu menunjuk Husgar Vize dengan senyum bahagia.
"Aku senang dengan caramu nona cantik, walaupun kamu sedikit berbohong padaku tentang identitasmu yang sebenarnya, tapi aku menyukai caramu yang tanpa basa basi dan sepenuh hati melindungi Telekinesis atau yang saat ini kamu panggil dengan sebutan Husgar Vize." Udirdagch berbicara tanpa ada kata kata percuma atau basa-basi.
Volvo Emie mendapat jawapan yang sangat mengejutkan, jawaban yang sebenarnya memang dia tunggu tapi, Volvo Emie merasa heran. Bagaimana cara Udirdagch bisa mengetahui jika dirinya sedang berbohong.
Sebelum kakek mendapat pertanyaan yang lain, apa yang kakek maksud aku berbohong...? Volvo Emie yang masih tidak ingin menyebutkan identitasnya.
Udirdagch menanggapi pertanyaan Volvo Emie dengan senyum ramah dan berucap, "jika kamu masih belum ingin mengatakan sejujurnya dan masih merasa perlu merahasiakan, maka rahasiakanlah dulu."
"Aku ingin pertanyaan selanjutnya." Udirdagch mengatakan kepada Volvo Emie yang sekarang merasa bingung harus bersikap.
__ADS_1
"Eemmm... Baiklah jika demikian..." Volvo Emie mengatakan dengan rasa canggung dan sedikit menjeda kata katanya.
"Bagaimana kamu tau bahwa Husgar kami adalah calon Telekinesis? Padahal hal itu adalah hal yang paling sedikit orang mengerti. Juga..." Menjeda kata-katanya. " Apa maksudmu dengan Telekinesis yang membuat kalian tetap harus bertahan hidup dan terus bertahan?" Volvo Emie mempertanyakan semua yang ada di benaknya.
"Aku tau dia yang akan menjadi Telekinesis sejak Jendral Dzhambul menyampaikan ada pengendali logam dari luar Planet Mesimet'i. Karena saat ini, dia adalah satu satunya pengendali logam yang di luar Planet Mesimet'i."
"Satu-satunya...?" Volvo Emie dengan terkejut menjeda jawaban Udirdagch dengan pertanyaan lainnya.
"Ya, dia satu-satunya pengendali logam di luar Planet Mesimet'i." Udirdagch menjawab pertanyaan Volvo Emie yang menjeda jawaban atas pertanyaan Volvo Emie yang pertama.
"Sedangkan kenapa aku tau padahal tentang Telekinesis adalah hal paling sedikit orang mengerti. Itu karena pengendali logam memang di ciptakan untuk mengajarkan pengendalian pertama seorang Telekinesis sebelum pengendalian yang lainnya, sekaligus mendampingi Telekinesis. Karena itu kami harus tetap hidup dan setelah kemunculan tanda akan di lahirkannya seorang Telekinesis 1000 tahun silam, kami sebagai pengendali logam selalu di buru oleh Mulva." Udirdagch menjawab semua pertanyaan Volvo Emie.
"Hal mengerikan apa yang akan akun hadapi...?" Husgar Vize berbicara sendiri dalam hatinya.
Sedangkan semua penghuni pesawat Huna 67X merasa ngeri dengan apa yang akan mereka hadapi selanjutnya, karena secara tidak langsung, mereka sekarang menjadi incaran Mulva.
"Aku yang akan mengajarkan langsung tentang pengendalian logam kepada Husgar Vize." Udirdagch mengatakan kepada Volvo Emie.
"Kami memang sedang menuju Planet pengendali logam sebelumnya. Tapi bukan Planet Mesimet'i ini tujuan kami, karena yang aku tau Planet Mesimet'i telah musnah terkena dampak perang Galaksi Tungsten." Volvo Emie menjelaskan kepada Udirdagch.
"Ternyata cerita tentang musnahnya pengendali logam di Planet Mesimet'i telah tersebar, baguslah jika demikian. Hal itu akan mengurangi kemungkinan Planet Mesimet'i di serang." Udirdagch melanjutkan kata katanya.
"Jika tidak ada pertanyaan lagi, kita langsung menuju ke tempat tinggal saya." dengan mempersilahkan Husgar Vize dan lainnya untuk menaiki pesawat berbentuk bola raksasa.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ
__ADS_1