
Setelah mendapat laporan lengkap dari Pie Emie, Husgar Vize berdiri dan di ikuti oleh Pie Emie berjalan menuju tempat Udirdagch. Dalam perjalanan ke kediaman Udirdagch, Husgar Vize melihat Udirdagch sedang berlatih dengan Pie Jiru. Tanpa ingin mengganggu, Husgar Vize melihat jalannya latih tanding antara Pie Jiru dan Udirdagch.
Udirdagch yang memiliki kecepatan serangan pengendalian logam hingga kecepatan cahaya cukup merepotkan Pie Jiru yang terlihat cukup bersusah payah untuk dapat mendekat ke Udirdagch. Meski cukup mudah bagi Pie Jiru untuk menghindar, tetapi tidak mudah mendekat dan melakukan serangan. Pengendali logam yang merupakan tipe penyerang jarak jauh, benar-benar menjaga jarak serangannya.
Sedangkan Pie Jiru yang belum lama menggunakan sepatu yang dapat membantunya terbang, terlihat sesekali lambat untuk bergerak. Berkali-kali Pie Jiru berusaha mendekat, tetap selalu gagal. Hingga Pie Jiru menemukan celah untuk menyerang dan kesempatan tersebut tidak di sia-siakan oleh Pie Jiru.
Pie Jiru melesat ke arah Udirdagch dengan kecepatan maksimal. Saat sudah dekat Pie Jiru melesatkan pukulannya, Daangg... Terdengar benturan sebuah logam dan Pie Jiru terpental hingga terjatuh ke daratan.
"Lumayan Pie Jiru... Kamu setidaknya berhasil mendekatiku meski gagal memukulku. Ha... Ha... Ha..." Udirdagch memuji Pie Jiru karena bisa sudah semakin berkembang. Tetapi juga mengejeknya, sebab belum juga dapat menyentuh Udirdagch.
Husgar Vize yang merasa tubuhnya kaku, ingin latih tanding juga. Dengan memberi aba-aba, Husgar Vize melesatkan serangan.
"Udirdagch..." Udirdagch mendengar sebuah panggilan, ketika pandangan Udirdagch tertuju pada arah suara yang memanggil, Udirdagch melihat sebuah logam runcing mengarah padanya. Tanpa lagi dapat menghindar, Udirdagch dengan sigap menciptakan logam perisai untuk menghalau serangan.
"Husgar Vize, kamu ingin berlatih juga? Mari lakukan, aku ingin melihat perkembanganmu." Udirdagch menanggapi permintaan latih tanding yang tiba-tiba tersebut.
Pertarungan antara pengendali logam tingkat puncak dan calon Telekinesis yang kurang 2 tingkat lagi akan mencapai puncak pengendalian logam. Serangan yang saling berbenturan, menciptakan suara yang hampir mirip dengan alunan musik. Ratusan logam yang saling berbenturan terus menerus dengan sama-sama mencari kelengahan lawannya.
"Udirdagch, aku tidak akan sungkan-sungkan lagi." Logam yang sebelumnya mengitari Husgar Vize kini membentuk sebuah pedang besar dan melesat ke arah Udirdagch.
"Aku juga tidak akan sungkan Husgar." Melihat sebuah pedang besar mengarah padanya, Udirdagch menciptakan mata tombak juga perisai untuk menghalau serangan Husgar Vize.
__ADS_1
Saat pedang tersebut sudah mendekat, Pedang logam yang di kendalikan Husgar Vize kini terpecah menjadi ratusan jarum yang diujung belakang jarum berbentuk sebuah jangkar.
"Serangan mudah Husgar." Udirdagch menyepelekan serangan Husgar Vize, apalagi logam yang di gunakan Udirdagch lebih kuat di banding dengan logam Husgar Vize.
"Apakah benar demikian?" Husgar Vize berbicara dengan senyum penuh isyarat.
Melihat Husgar Vize penuh keyakinan, Udirdagch meningkatkan kewaspadaan dan menciptakan logam berbentuk setengah bulat untuk menahan serangan jarum Husgar Vize.
Hal yang benar-benar mengejutkan terjadi, ratusan jarum di baris depan yang di kendalikan Husgar Vize berubah merah api seakan terbakar dan ingin meleleh. Jarum di baris depan membentur perisai yang di bentuk Udirdagch, baru beberapa kali perisai yang di bentuk udirdagch terkena jarum di bagian yang sama. Perisai yang diciptakan Udirdagch berubah menjadi merah. Saat jarum yang di bentuk Husgar Vize dan yang tidak menjadi merah membentur perisai yang di ciptakan Udirdagch, perisai tersebut tertembus oleh ratusan logam jarum Husgar Vize.
Saat logam jarum akan mengenai Udirdagch, Husgar Vize menghentikan pengendalian logamnya. Dari kejauhan Jendral Ganzorig yang menyaksikan jalannya latih tanding, terkejut dengan apa yang terjadi. Udirdagch dapat di kalahkan.
Plok... Plok... Plok... Tepuk tangan dari Udirdagch atas keberhasilan Husgar Vize yang dapat mengalahkan Udirdagch dengan teknik yang belum pernah di lihatnya.
"Telekinesis benar-benar kuat, dia belum sampai pada puncak pengendali logam, tetapi dapat mengalahkanku." Udirdagch membatin dalam hati.
"Udirdagch, aku sebenarnya mencarimu bukan untuk latih tanding, tapi ada hal yang ingin aku bicarakan." Husgar Vize mengutarakan niat sebelumnya saat sebelum latih tanding. Husgar Vize mengajak Udirdagch, Pie Jiru dan Pie Emie untuk membicarakan hal tersebut di kediaman Udirdagch.
**Kediaman Udirdagch**
"Apa yang ingin kamu bicarakan Husgar?" Udirdagch memulai pembicaraan saat mereka mulai duduk di salah satu ruangan.
__ADS_1
Husgar Vize menyampaikan rencana yang akan dia lakukan setelah mendengar laporan dari Pie Emie. Udirdagch yang nampak berfikir akhirnya mendukung rencana Husgar Vize. Tanpa membuang waktu, Husgar Vize pergi ke bangunan markas pasukan. Tempat di mana Jemdral Ganzorig dan Jendral Baatar tinggal.
"Husgar, akan lebih cepat jika kita teleportasi ke tempat Jendral Ganzorig." Pie Emie yang malas mengikuti Husgar Vize berjalan kaki, menawarkan cara yang lebih cepat. Tetapi tawaran tersebut di tolak oleh Husgar Vize dengan alasan ingin menikmati kemegahan kota Mesimet'i.
"Aku dari awal pembangunan kota ini belum pernah mengetahui detail letak kota ini. Aku ingin menikmatinya." Husgar Vize berbicara dengan terus berjalan dan menikmati kota. Di sepanjang perjalanan, hampi setiap warga kota menyapa kepada Husgar Vize. Bahkan yang sedang menaiki kendaraan, sampai turun demi sekedar untuk menyapa Husgar Vize. Setelah beberapa kilometer mereka berjalan, kebiasaan Pie Emie meringik manja ketika berjalan kaki.
"Pie Jiru, saudaraku. Gendong aku, kakiku terasa akan lepas." Dengan suara manja khas Pie Emie, meminta kepada Pie Jiru.
"Kakimu tidak akan lepas hanya karena berjalan beberapa kilometer. jangan meringik manja padaku, percuma kamu melakukannya. Aku tidak pernah menanggapi ringikanmu yang seperti itu." Pie Jiru yang selalu menolak jika Pie Emie memintanya gendong, sebab dalam pemikiran Pie Jiru. Usia 1000 tahun bukanlah anak kecil lagi. Tetapi sebenarnya anggapan itu salah besar, sebab pertumbuhan tubuh di kalangan ras Planet Pie Emie berasal, usia 1000 tahun masih terbilang anak kecil.
"Bukankan biasanya Jordi yang selalu menggendongmu jika kamu meringik manja seperti ini? Di mana dia? Kamu terkena pukulan keras saja tidak mati dan tidak mengalami cidera serius, berjalan seperti ini kamu sudah meringik." Pie Jiru melanjutkan omelannya terhadap Pie Emie.
"Kamu memang masih muda, tapi mulutmu sudah seperti orang tua. Dasar crewet...!! Lagi pula, jika di sini ada Jordi, aku tidak akan meminta padamu." Pie Emie berbicara lalu menjulurkan lidahnya dan memalingkan wajah setelahnya.
Tanpa berani berbicara, Pie Emie hanya memandang Husgar Vize dengan penuh harap dari arah samping dengan terus mengikuti Husgar Vize berjalan.
"Jika Husgar Vize fase semesta pengembangan, dia pasti langsung duduk dan menawarkan punggungnya setiap aku mulai meringik. Apakah Husgar Vize penciptaan ini belum mendapatkan ingatan Husgar Vize fase semesta pengembangan tentang hal ini?" Pie Emie membatin dengan memandang Husgar Vize penuh harap.
Husgar Vize yang sebenarnya mengetahui jika Pie Emie memandanginya dengan tatapan penuh harap. Tetapi Husgar Vize pura-pura tidak melihat ke arah Pie Emie.
"Apakah kita masih jauh?" Husgar Vize bertanya dengan melihat ke suatu arah.
__ADS_1
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ