TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI ANAK BUNGSU DARI KELUARGA YANG KEJAM

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI ANAK BUNGSU DARI KELUARGA YANG KEJAM
Prov Alessya


__ADS_3

...Happy Reading...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Wisssh dek nape lu".cibir Axel yang langsung menghampiri Alessya namun Alessya langsung menghindar dan ia merengek pada Axel karena sudah memggodanya


"Iiih abangg Axeeellll sanaaa udah tau Alessya lagi nangis malah nanya".rengek Alessy serta menghentak hentakan kakinya


"Ya adek nangis kenape, ama lu ya bang wah parah lu bang adek gua di bikin nangis gara gara lu gak bisa dibiarin gua hajar loh bang".Axel dengan candaanya pada Alex, namun Alex langsung menatap Axel dingin


"Apaan sih".


"Abang jangan berantem".


"Ya ya ok ok".


"Sudah baikan dek sekaran?".Alex pada Alessya dengan menatap lembut


"Udah bang, ayo bang kita ke bawah, oh ya mana Dady sama momy bang?".tanya Alessya pada Alex


"Mereka berdua pergi dek ada urusan". Alex


"Oh, emang mereka kerja apa sih".tanya Alessya


"Ya di kantor". Jawab Axel


Alessta pun memanggut manggut, Alessya memang selama hidup disini, belum mengetahui pekerjaan dadynya sekali pun ia sudah bertemu tapi ia masih tak mengetahui pekerjaannya.


Alessya penasaran pekerjaan apa yang dady kerjakan sehingga bisa sukses seperti saat ini. Atau memang keturunan Robert sudah dari dulu memang kaya


"Apa Grandpa dari dulu udah kaya raya bang Alex".tanya Alessya pada Alex


"Hmm, memang keluarga Robert itu dari dulu juga memang udah kaya raya jadi jangan heran kalau keluarga kita itu kaya raya ".jawab Alex


Mereka bertiga berjalan keluar dari jamar Alex, mereka ingin turun, Alesdya tak pernah melepas kedua tangannya pada Alex dan Axel.


Para pengawal melihat kedua anak majikannya, ada kejanggalan,kenapa Nona kecil mereka mengangkat satu tangannya pikir mereka


Wajar mereka berfikir seperti itu karena memang saat ini Axel masih dengan berwujud iblis jadi mereka tak bisa melihat, dan juga mungkin mereka belum mengetahui jika Alessya bisa melihat hal hal tak kasat mata


Prov Alessya on


Mendengar apa yang kak Alex jelaskan kalau Keluarga Robert itu memang sudah sejak dari dulu bergelimang harta. Memiliki harta pun tak akan pernah habis sampai 7 turunan. Aku masih kurang percaya jika aku ini sudah terlahir kembali kemudian tanpa di duga aku menjadi anak dari keturunan keluarga yang terpandang, waduhhh aku masih belum bisa membayangkan semua terjadi padaku dari kehidupan sebelumnya yaitu hidup dalam kesengsaraan dan kini aku bisa dengan mudahnya mendapatkan keinginanku tanpa aku harus menabung terlebih dahulu dan bekerja.


Masih jelas terasa sekali ingatan itu pada saat aku berada di kehidupanku yang pertama itu, dan tentunya aku masih teringat jelas saat di usiaku yang berumur sekitar bang Alex, dalam kehidupan yang dulu kujalani sebagai mahasiswa dan juga membagi waktu dengan kerja. Memang hari hari yang aku jalani saat itu memang terasa sekali perjuangannya untuk mempertahankan hidup dengan kesendirian tanpa ada keluarga dan orang terdekat.


Masih teringat jelas sekali jika aku ingin membeli sesuatu pun harus di pikir pikir dulu saat itu, sementara sekarang aku tinggal ngomong saja langsung ada barangnya.


Aku merasa ini adalah kehidupan yang bisa di bilang bahwa inilah keinginanku sejak dulu bisa lebih jelas jika kehidupanku saat ini pasti sangat bahagia sekali tanpa ada menutup kemungkinan hatiku karena jujur saja aku sangat senang dilahirkan dengan segala sesuatu yang aku pernah temui dikehidupan sebelumnya, memang dulu aku mengira jika kehidupan kedua kali ini sama saja dengan kehidupanku sebelumnya , dan itu aku berfikir seperti itu karena memang saat sebelum aku bertemu dengan Dady momy bang Alex dan bang Axel dan juga beserta keluarga besar Robert, hidup ku tak ada bedanya dengan kehidupanku yang lama meski ada perbedaannya tapi tetap saja bagiku saat itu aku merasa kesepian. Jika kehidupan sebelumnya aku selalu di ejek di hina anak yatim piyatu namun saat di kehidupanku kali ini mereka menyayangi tanpa melihat latar belakang. Namun itu hanya di sekolah berbeda jika di mansion, sangat berbeda sekali katanya orang jika rumah adaalah tempat yang ternyaman tapi menurutku itu hanya dikehidupan yang dulu saat kehidupanku yang kedua ini malah sebaliknya


Ya kakak perempuanku selalu mengejekku mengatakan aku anak pungut lah anak haramlah, itu lebih menyakitkan di bandingkan di ejek anak yatim piyatu


Sungguh rasanya inginku kabur dari sini tapi aku tahan, karena pernah mendengar rumor jika ada salah satu dari kakakku yang mencoba kabur dari mansion tapi tetap saja selalu di temukan oleh Dadyku.


Dan lebih mirisnya anak itu di siksa oleh dady dan mengurung di ruangan bawah tanah katanya sih seperti tempat penjara gitu namun aku tak tau dimana tempat itu berada. Jujur aku mendengar hal itu aku rasa antara percaya atau tidak.


Sekarang ini aku mendengar rumor jika Kak Alvina meninggal hari ini, aku kira Kak Alvina sudah meninggal saat di lapangan itu. Tak disangkanya hari inilah ia meninggal dunia, entah apa penyebab kematiannya, entah apa ia disiksa oleh dady atau Granpa.Ya aku bukan menuduh mereka berdua tapi saat di lapangan itu sangat jelas jika keduanya sangat marah terhadap kak Alvina, Ya aku mengakui jika Granpda dan Dady memang orang yang galak tapi aku tak pernah melihat wajah garangnya yang mereka tunjukan padaku, karena setiap mereka marah pasti ada aja yang akan menarikku entah itu tenggelam dalam pelukan seseorang atau pun pergi ke tempat lain menjauhi tempat tersebut sebelum kemarahan mereka meledak


Aku pernah mendengar jika Ayahku dan Kakekku jika marah itu sangat menyeramkan, aku juga sebenarnya masih bingung pada keluarga ini Siapa sebenarnya mereka ini. Apa pekerjaan mereka sih, selama aku berada disini hanya melihat jika Dady yang setiap pagi akan memakai jas begitu juga dengan Abang Alex,apa kerjanya mereka sih iih penasaran banget sama keluarga ini. Apa mereka juga seorang CEO seperti di novel novel itu,kalau ada yang memakai jas itu orang kantoran.


Dan dari pada penasaran aku berpikir apa aku cari di google saja ya, ya sudah aku cari saja di sana tentang keluargaku ah besok aja deh


Tapi....tapi kalau benar aku adalah anak yang terlahir kembali sebagai putri bungsu keluarga yang kejam.


Apa ini takdir ku menjadi keturunannya keluarga yang terkenal kejam itu ya.


Selama 9 tahun bahkan mau meninjak 10 tahun aku hidup kembali sebagai lahir dari keluarga yang terpadang. Namun tetap saja aku masih tidak mengetahui tentang keluargaku, yang aku tau keluargaku terkenal kejam itu saja yang aku tau. Aku pernah melihat para pelayan disana, banyak sekali aku mendapatkan bekas luka di tangan mereka. Saat aku bertanya mereka enggan mengatakan, karena aku mendesak mereka untuk memberitahukan


Akhirnya mereka menceritakan jika ini adalah hukuman yang di berikan oleh keluargaku yaitu Dady ku sendiri.


Katanya dia tak sengaja menumpahkan air kopi pada berkas berkas penting,tentu hal itu membuat Dadyku murka. Tak segan ia langsung menyeret pelayan itu ke ruang keluarga, tentu saja hal itu di saksikan oleh seluruh keluarga besarku. Tanpa babibu Dadyku langsung menampar pelayan tersebut tak hanya itu saja dady ku memerintahkan pada anak buahnya mengambil air panas. Saat itu juga seluruh tubuhnya kecuali wajah di siram oleh air panas.


Sementara keluarga besar ku melihatnya tidak ada rasa ketakutan atau rasa iba mereka bahkan menikmati seperti menonton bioskop saja.Aku mendengar itu langsung lemas, apa begini keluargaku, ingin menangis rasanya ternyata selama ini aku berada di kandang singa.


Aku takut suatu saat nanti mereka akan menyerangku seperti kakak kakak perempuanku. Namun anehnya sampe sekarang aku tidak mendapatkan kesengsaraan malah sebaliknya.


Meski aku hidup di tengah keluargaku yang kejam tapi aku harus tetap menjadi orang baik dan peduli pada sesama manusia


Prov Alessya off

__ADS_1


Saat di bawah, Alessya langsung meminta ijin ke taman yang berada di halaman depan Mansion


"Bang Alex aku boleh ke taman". Ijin Alessya pada Alex sambil menunjukan ke arah luar


"Ya boleh". Lembut Alessya


"Asyikkkkkkkkkk, horeeee". Seru Alessya ia langsung saja lari tanpa mempedulikan Axel yang berteriak teriak


"Adekkkkkk adekkkk jangan lariiiii nanti jatoh kamu".teriak Axel dengan khawatir pada Alessya yang sudah keluar dari Mansion


Sementara Alex melihat dan mendengar Axel memanggil Alessya hanya diam saja.


Lalu tak lama Axel berubah jadi manusia, dan ini kesempatan untuk Alex yang akan pergi


"Axel". Panggil Alex, Axel pun menoleh


"Ya bang".


"Gua harus ke kantor sekarang, lu jaga adek".


"Hmm bukannya sekarang hari minggu ya".


"Ya emang gua ke sana bukan buat kerja".


"Emangnya ada masalah lagi".


"Lu cari tau aja sendiri gua malas bilang".


"cih punya abang pelit dingin banget kaya kulkas, eh ya bang kemaren gimana sama Zian apa langsung di bunuh".


"Gak dia masih hidup di markas".


"Kenapa gak langsung dibunuh aja tuh si aki aki".


"Ya mungkin Granpa pengen main main sama tuh pria tua".


"Gua, lagi pengen darah bang lu masih nyetok darah si Alvina".


"Kayanya masih ada"


"Asyikkkk".


"Cih rakus banget loh iblis".


"Sadar loh itu bukan lagi manusia, udah gua cabut".


"Yo hati hati".


drrt drrtt


"Alex apa kamu sudah di kantor?".


"Belum dad ini baru otw".


"Bakar perusahaannya, rampas saja uang yang telah mereka curi dari mata mata mereka".


"Baik dady".


Sementara Arthur


Setelah ia sudah menghubungi Alex, ia pun melanjutkan aktivitasnya bersama istrinya. Mereka sedang membuat video dewasa untuk menjadikan menjual ke situs haram yang hanya untuk orang orang tertentu yang mampu membayar mahal di situs untuk melihat video asusila mereka berdua


Ya mereka sedang bergulat panas namun bukan di kamar melainkan mereka berada di sebuah studio dan tentunya aksi mereka sedang di tonton oleh mereka para bintang bintang 18+ namun mereka semua tidak ada yang bersuami maupun beristri


Kini Pasutri sudah menyelesaikan bergulat panasnya. Monalisa saat ini sedang duduk di atas Arthur. Meski dengan keadaan yang masih lelah namun Arthur masih bergelayut pada Monalisa dengan mencium leher Monalisa.


Posisi mereka berdua masih di studio enggan berpindah, dan mereka yang berada di sekitarnya tak berani menegur mereka berdua yang terkenal ini.


"Sayang kapan kita pulang , aku rindu pada Alessya". desis Monalisa karena saat ini ia menahan dessahan


"Mungkin lusa sayang". serak Arthur dengan seksi.


Tak berapa mereka berdua bangkit, ia tak peduli penampilan t3l4njang bulat di perlihatkan. Dan dengan angkuhnya mereka berdua tak berucap sedikit pun kata permisi atau sekedar basa basi.


Tak berselang lama


Arthur dan Monalisa sudah memakai pakaian kembali, mereka pun menghampiri orang yang akan mengedit video mereka


"Nih ada cek buat kamu".

__ADS_1


"I ini gak salah Tu tuan".


"Hemm, jika kurang aku akan tambahkan".


"Ti tidak tuan ini sudah cukup".


"Ya sudah kami undur diri".


"Ba baik tuan".


Arthur dan Monalisa tak membalas perkataan dan langsung saja mereka berdua beserta 4 body guardnya berjalan menuju keluar dari tempat tersebut.


Sementara di kediaman Alessya di malam hari


Semenjak Alessya berada di tengah keluarga besar Alessya, pasti ada aja yang membuat mereka tertawa karena tingkah laki Alessya yang sangat lucu


Ya saat ini Alessya tengah berdebat dengan Kenan entah apa yang mereka debat sehingga membuat Alessya tak henti hentinya nyerocos


"Bang Kenan, ini salah jalur harus ke sini".


"Kan abang lagi nyari musuh Alessya".


"Ih sembunyi bang sembunyi, bang lihat kita ketangkep sama mereka".


"Alesya Alessya ke kiri weh weh, tembak tembak Alesya tembak tuh yang pake kacamata hitam".


"Ok sip sip, dannnn akhhhh yes kita menang bang kenan".


"Uhuyyyy keren Alessya, duhh gak nyangka abang ada temen maen game sekarang, biasanya ngajak si Brian tapi si tengil itu gak ada".


"Oh bang Brian kemana gitu bang".


"Gak tau, bang Choky bryan mana".


"Dia gua suruh ke perusahaan".


"Gak biasanya, terus lu bukannya ke markas bang".


"Hmmm ada yang meretas data data perusahaan dadyku, gua gak jadi harus jagain kalian termasuk Alessya karena Axel titip ke gua jagaian Alessya".panjang lebar Choky


"Anjir".


"Ih bang kenan gak boleh ngomong gitu, itu bahasa kasar gak boleh".


"Eh ya maaf maaf".


"Tadi aja abang pas maen game sama Alessya, ngomong kasar".


"Hahaha kalau maen gak ngomong kasar gak seru Alessya".


"Ya itu sama aja gak boleh bang, nurut deh sama Alessya"


Mendengar gerutu Alessya yang menyebut kata nurut, langsung gelagak tawa. Kenan apalagi ia sudah guling guling mendengar ucapan Alessya.


"Hahahaha aduh tolong ini gua gak kuattt aduh Alessya Alessya".


Ya beginilah suasana Mansion utama semenjak hadirnya Alessya disana. Mencairkan suasana yang dulu mencekam menjadi berwarna.


Pelayan pelayan dan body guard melihat keluarga yang sangat terkenal kejam dan dingin ini ikut merasakan senang saat mereka sedang tertawa bahagia bukan tertawa yang mereka terbiasa terdengar yang menyeramkan saat mengeksekusi korban.


Kini mereka mendengar tawa yang sangat bahagia, pertama kali mereka dengar tawa lepas keluarga tersebut. Tampak suasananya pun menjadi hangat, tidak ada aura mencekam disana. Namun entah jika Alessya tidak ada di sana mungkin suasananya akan berubah menjadi sedia kala


"Semenjak nona Alessya hadir di tengah keluarga ini, mereka jadi berubah ya dan suasananya menjadi lebih berwarna".bisik pelayan 2


"Ya kamu benar, kedatangan nona Alessya menjadi pelangi di keluarga ini, aku harap terus saja seperti ini".bisik pelayan 1


"ya mudah mudahan".bisik pelayan 2


Ya mereka ingin berharap jika keluarga yang terkenal kejam ini bisa berubah menjadi lebih baik dengan kedatangan Alessya mengubah suasana yang kelam menjadi berwarna.


Arsen sangat bersyukur mempunyai cucu yang bisa mencairkan hatinya yang dingin. Semenjak Alessya hadir di hatinya, ia merasa tenang jika melihat Alessya. Entahlah Alessya adalah obat penenang baginya, apalagi jika Alessya tersenyum. Namun beda jika Alessya menangis maka jiwa iblisnya kembali, ia tak akan membiarkan Alessya menangis dan akan mencelakai orang yang membuat cucu tersayangnya menangis.


...----------------...


Bersambung


Terimakasih bestie udah setia menunggu up, maaf ya aku akhir akhir ini jarang up


Ya karena harus merangkai kata yang yang sangat menyusahkan bray untuk itu mohon maaf author gak bisa meng up tiap hari apalagi satu hari 3 bab 🥲

__ADS_1


Otak author meledak kayanya mah ya hehehe canda ya


ya udah deh gitu aja dari saya bye


__ADS_2