
Saat mendengar keluarga Robert, Alessya langsung terdiam seketika
Karena Alessya saat itu melihat para panitia disana sedang berburu buru untuk melakukan berbaris rapih, seolah menyambut kedatangan tamu yang sangat spesial dengan hormat mengatasnamakan keluarga Robert
"Heh? Keluarga Robert??? bukannya itu keluargaku ya?".ucap Alessya dengan wajah bingungnya menatap Diego, namun Diego hanya membalas senyuman saja, sementara Alessya kembali lagi menatap orang orang yang yang sudah masuk dan hal yang membuat matanya melebar adalah Arthur dan Monalisa yang pertama ia lihat
"Eh tunggu tunggu bukannya itu Dady sama Momy?". Seru Alessya sambil menunjuk ke arah karpet merah yang dimana keluarganya berjalan masuk ke Aula tempat Wisuda Alessya
Sementara keluarga Robert baru saja masuk ke dalam Aula, mereka semua yang berada di aula tersebut langsung ricuh karena melihat keluarga yang paling disegani, di takuti, keluarga yang di bilang sebagai paling terkaya di urutan nomor 1 sedunia
Namun tak lama mereka terdiam sesaat karena mereka merasakan atsmosfir yang kuat, saat ada di antara salah satu keluarga itu menatap tajam pada mereka semua hingga mereka tertunduk.
Mereka semua merasakan jiwa karismatik dan juga wibawanya sangat melekat di tubuh mereka sebagai Robert
Kedatangan keluarga Robert, di antaranya yaitu Arthur dan istrinya, Arsen dan istrinya nya, Arkhan dan istrinya, dan terakhir dari Ardhi dan Istrinya yang sekaligus sebagai kepala sekolah, dan terakhir barulah cucu cucu dari keluarga Robert yang tak lain Alex Chiko dan sebagainya
Saat mereka apalagi kaum melihat para pemuda pemuda keturunan Robert langsung menjerit heboh, yang paling mereka
Mereka semua sangat sangat dingin datar tanpa ekspresi, sementara Alessya tidak menyangka jika orangtuanya akan datang bersama paman paman dan bibinya juga oma dan opa, namun bukan hanya keluarga Robert ternyata, disana Alessya melihat ada keluarga yang tidak Alessya kenali
"Mereka itu siapa?".tanya Alessya sambil menunjukan ke arah keluarga yang tak di kenali oleh Alessya sendiri
"Itu keluarga dari Momymu".jawab Diego
"Eh apa bener?".tanya Alessya denyan ekpresi terkejutnya, sementara Diego terkekeh gemes melihat Alessya yang terkejut itu
"Ya".jawab Diego
"Astagaaaa , apa mereka semua sengaja datang ke sini hanya karena ingin melihatku".ucap Alessya
"Ya, itu memang bener mereka sengaja bertemu dengan kamu karena selama ini mereka tinggal di Jerman tidak kembali ke Amerika".jelas panjang lebar Diego
"Oh, gitu ya, Ya ampun aku terharu banget".ucap Alessya dengan haru, hingga tak sadar jika matanya sudah berkaca kaca, hal ini membuat Diego panik setengah mati melihat Alessya menangis
"Udah udahjangan nangis,nanti aku yang kena marah".ucap Diego dengab lembut sambil menghapus air mata Alessya, Alessya yang mendengar itu langsung menatao Diego yang sedang menatapnya
"Ya, apa hubungannya denganmu di marahi Diego kan aku nangis bahagia".ucap Alessya dengan wajah kebingungannya
Namun Diego tak menjawab hanya mengakat bahunya, hal ini membuat Alessya kesal mencebikan bibirnya
Sementara di karpet merah
"Oh my god itu keluarga Wliiam".pekik salah satu siswi di sana
"Akhhhh lihat lihat mereka itu,,,, wah cantik dan ganteng ya Tuan Mark dan Nyonya Rose". histeris salah satu siswi yang sangat heboh karena melihat keluarga William
"Dipersilahkan kepada keluarga Robert dan keluarga Willam untuk menuju kursi yang sudah di sediakan oleh panitia".ucap Mc Wisudawan yang sedang menyambut kedangan 2 keluarga yang sangat disegani
Alessya sangat bahagia saat ini
Ia tak hentinya mengucap syukur pada Tuhan yang memberinya kesempatan untuk lahir kembali ke dunia ini,
__ADS_1
Keluarga Robert sudah duduk di kursi yang sudah disediakan
Sementara Arthur sengaja ia berjalan mendekati Alessya, Alessya yang melihat Dadynya berjalan mendekati langsung memeluk tubuh jangkung yang kekar itu
"Ih, Alessya kirain Dady gak akan kesini". Merajuk Alessya sambil mencibirkan mulutnya
Hal ini membuat Arthur dan keluarga yang lainnya termasuk keluarga William dibuat gemes melihat Alessya seperti itu.
Arthur langsung mengusap pelan rambut Alessya, dan itu dilakukan di depan semua para siswa dan orang tua murid dan itu di sorot oleh kamera, hal itu mengundang histeris
Alessya dan keluarga besar sudah duduk kembali, Alessya masih dengan satu keluarga yang memang tidak ia kenal.
"Sayang mereka ini keluargamu, dan ini opa dan disampingnya itu omamu dari momy".
Alessya langsung berdiri dan menyalami satu persatu keluarga dari Monalisa
Hal ini di buat takjub oleh keluarga William terutama Tuan Mark dan juga Nyonya Rosen atas prilaku sopannya Alessya
Dan ini adalah kali pertamanya mereka memiliki cucu sikapnya yang sangat menghormati pada orang yang lebih tua, apalagi Alessya yang selalu tak lupa memasangkan senyum manisnya
Kini Alessya memandang satu persatu keluarganya yang tengah asyik berbicara satu sama lain yang tidak dimengerti olehnya sambil ingin memakan sesuatu yang di hidangkan di atas meja khusus untuk keluarganya , namun tiba tiba saja Alessya dikejutkan oleh Mc
"Dan acara selanjutnya ada penampilan spesial dari Alessya, untuk Alessya kami bersilahkan untuk segera ke atas panggung ".ucap Mc tersebut
Alessya yang baru saja membuka mulut untuk makan kue seketika langaung berhenti
"Hah kenapa Alessya di panggil, ya ampun baru aja buka mulut".ucap Alessya yang masih membuka mulut sementara tangannya di gantung, lalu ia melirik arah keluarganya
"Sayang itu di panggil nak, kamu naik tu ke atas panggung".ucap Arthur pada Alessya dengan lembut
Arthur hanya geleng geleng kepala melihat putri bungsunya yang sangat rakus makan itu
"Dek itu di panggil astaga malah makan".tegur Alex sambil geleng gelengkan kepala
"Bentar bang".ucap Alessya tanpa menoleh ke arah abangnya, sementara yang lainnya hanya menunggu bahkan sudah berapa menit mereka menunggu, ingin tegur tapi tak ada yang berani
"Itu pada nungguin sayang".ucap Monalisa yang akhirnya membuka suara
"Ya momy, ini udah beres".ucap Alessya dan akhirnya ia pun langsung berdiri
Alessya dengan percaya dirinya berjalan ke atas panggung tak lupa dengan senyum manisnya
Saat sudah di atas panggung, ia meminta mikrofon, setelah menerimanya kemudian ia mengetuk ngetuk mikrofon tersebut
tuk tuk tuk
"Cek, cek 1, 2, 3 cek cek apa kedengaran semuanya".teriak Alessya sambil memegang mik, melihat semua penonton yang sedang menontoninya
"KEDENGARAN".jawab serentak para hadirin
"Coba dari arah belakang kedengaran?".teriak Alessya sambil menunjuk ke arah belakang
__ADS_1
"KEDENGERAAANNNNN!!!!".Jawab serentak dari hadirin yang berada barisan terbelakang itu, rata rata di duduki oleh para lelaki
"Wiiidiiiihhh ternyata para buaya semua".celetuk Alessya berbicara
Sontak mendengar itu semua yang hadir di sana langsung tertawa terutama Bryan, Ken
"Ok ekhemmm, Hai semuanya selamat mm pagi menjelang siang, bener kan sekarang jam 10 pagi yang menuju siang".ucap Alessya sambil menunjuk ke arah jam tangannya
Sementara para hadirin semua bersorak sorak, kemudian mereka terdiam karena Alessya berbicara lagi
"Mmm pertama tama terimakasih kepada MC memberikan kesempatan untukku berada di panggung ini, tapi waktunya tidak tepat karena aku tadi sedang makan
Mendengar itu semua gelak tawa
"Oh ya tak lupa Alessya berterimakasih untuk para guru dan semua staf terutama kepada kepala sekolah kita semua yaitu tanteku sendiri hay Tante Shela".seru Alessya sambil melambaikan tangan pada Nyonya Shela
"Dan juga aku sangat sangat berterimakasih pada teman teman kelasku terutama teman sebangku Diego, hay Diego, aku memberi pesan buat kamu jangan dingin dingin ya sama orang ya oke".
"Hahahaha".tawa Kenzo
"Astaga Alessya". Ucap Diego dengan menutup wajahnya
"Sory bro omongan adek gua jangan dimasuki ke hati ya". Seru Bryan sambil menepuk punggung Diego dengan pelan
"Dan tak lupa aku mengucapkan terimakasih untuk keluarga Dady dan keluarga Momy hay semuanya".ucap Alessya namun entah mengapa tiba tiba saja matanya memanas
"Terimakasih sama Momy dan Dady dan juga Bang Alex dan mmm mendiang bang Axel juga sudah menyayangiku, dan aku sangat mencintai kalian I Love you".ucap Alessya yang saat itu menahan nangisnya
"Oh So Sweett".
"Dan.... Mmm". Tiba tiba Alessya tercekat karena ia sudah tak tahan menahan air matanya
"Ha ha, maaf ya semua, huffff huhh".Alessya tidak kuat menahan air matanya, dengan tak sengaja air itu pun jatuh membasahi pipi
Dengan perlahan Alessya langsung menepuk pelan pipinya serta menahan tangisan dengan sekuat tenaga
Lalu berkata kembali
"A aaku terimakasih sekali pada guru guruku terutama pada Mis. Kirana yang sudah membimbing dan mendidik anak kelas 6 A, dan saya perwakilan kelas 6A meminta maaf jika kita semua pernah berbuat kesalahan meski itu di sengaja atau pun tidak sengaja". Ucap Lebar Alessya
Mereka semua terharu mendengar petuah petuah yang Alessya ucapkan, terutama Gurunya yang sejak tadi menahan tangisan
"Dannn Makasih teman teman seangkatanku, yang saling mengenal satu sama lain, kita saling berbaur dan tidak membedak bedakan siapa pun disini, dan terimakasih sudah menemani kita semua selama 6 tahun, memang tidak terasa 6 tahun ini kita bersekolah dengan tempat yang sama untuk mencari ilmu". Ucap panjang Alessya
"Aku akan menyumbang lagu ini khusus untuk kelas 6". Lanjut Alessya
...****************...
Bersambung ....
Saya mohon maaf beberapa bulan ini gak update karena kesibukan saya, dan mungkin ke depannya juga akan semakin sibuk kalau soalnya aku mau kuliah 🥲🥲 jadi maaf kalau saya jarang update
__ADS_1
Dan saya ingin memperbaiki ceritanya ðŸ˜, ternyata masih banyak ada kekurangan dalam cerita ini
Jujurly saya bingung antara lanjut atau pindah ceritanya 🥲