
"Cepat laksanakan apa yang kuperintahkan kepadamu, kita harus segera bertindak, apalagi hari ini adalah hari kedatangan Pangeran Shu-Sino dari Timur ke istana"Ucap seorang wanita berjubah dan bertudung hitam kepada salah satu peramal istana. "Anda tidak perlu khawatir, saya akan segera laksanakan apa yang anda perintahkan, sesuai rencana dan saya jamin tidak akan gagal"jawab sang peramal Bodibai. Di sudut ruangan yang gelap, tersusunlah rencana jahat mereka untuk segera menghancurkan kerajaan Tamoor dengan hasutan. segera setelah rencana mereka tersusun, bunyi burung gagak hitam berkoak-koak saling bersahutan, menandakan bahwa ada aura yang jahat akan segera terjadi di istana.
__ADS_1
Hari ini langit begitu nampak cerah, awan-awan berjajar begitu indahnya. Anginpun bertiup sepoi-sepoi, sepertinya suasana hari ini begitu bersahabat. nampak di padang rumput yang luas dan begitu hijaunya terlihat segerombolan rombongan dari negeri yang jauh. Terlihat dari bendera yang dibawanya, nampak bahwa mereka berasal dari kerajaan lain. Terlihat rombongan tersebut membawa peti-peti besar dan kecil, di barisan paling depan nampak seorang lelaki menaiki seekor kuda berwarna hitam legam, Bulunya begitu berkilauan terkena sinar matahari, tampah gagah dan berotot kuat menandakan bahwa kuda tersebut adalah kuda para bangsawan yang berasal dari benih kuda pilihan padang rumput. Sedangkan lelaki yang mengendalikannya tak kalah gagahnya, dengan rambut panjang tanpa di ikat, kulit putih, mata besar, alis tebal, hidung mancung. Tambak kumis dan jenggotnya yang tipis-tipis menghiasi wajahnya yang berbentuk oval, semakin menambah kesan gagahnya. Tubuh yang tinggi dan gagah, otot yang begitu kuat, wajah yang menawan dan tentu saja begitu sejuk ketika dipandang.
__ADS_1
"Istana kerajaan Tamoor sudah mulai terlihat, kita akan sampai di ibukota sebentar lagi, ayyoo lebih semangaattt karna kita akan segera sampai"Teriak pemimpin, yaaa dia adalah adik sang raja dari kerajaan Timur, pangeran Shu-Sino. "Siiaappp Yang Mulia" jawab para prajurit serempak.Sebelum hari menjelang gelap, mereka segera meneruskan perjalanan tanpa lelah agar segera sampai ke istana. Setelah melewati gerbang ibukota, mereka harus melewati jalanan kota yang dipenuhi dengan aktivitas para rakyat. Setelah sampai ke gerbang istana mereka sudah disambut oleh prajurit penjaga, Segera setelah menunjukkan segel kerajaan, para prajuritpun segera mengijinkan rombongan itu untuk masuk.
__ADS_1
__ADS_1
__ADS_1