The Champion

The Champion
Bab 11


__ADS_3

Akhirnya Fidelis berhasil menang dengan skor 22-20. Namun kemenangan Fidelis sedikit berbau kontrovensional. Di poin 21-20 untuk keunggulan Fidelis, bola lob ke belakang yang diberikan oleh Nico dinyatakan out oleh wasit.


Pihak official dan Nico sendiri memprotes keputusan wasit tersebut. Namun keputusan wasit mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Akhirnya Fidelis dinyatakan menang dengan skor 22-20 atas Nico.


Fidelis berhasil menang atas Nico dengan skor 15-21 | 21-18 | 22-20. Fidelis dan Nico bertanding dengan waktu 40 menit, waktu yang sudah bisa dibilang lama untuk pertandingan amatir.


Di babak kedua, Fidelis akan berhadapan dengan Tristan yang berhasil mengalahkan Evan di babak pertama dengan skor 21-18 | 21-15.


Di atas kertas, seharusnya Fidelis dapat menang mudah melawan Tristan. Namun kemampuan Tristan juga tidak bisa diremehkan. Pada babak sebelumnya, Tristan mengeluarkan permainan terbaiknya.


Tidak seperti turnamen sebelumnya. Kali ini Tristan bertanding dengan lebih serius. Biasanya, Tristan selalu tengil atau kurang serius dalam bermain. Namun di turnamen Bandung ini, Tristan bermain lebih serius dan mengurangi sifat tengilnya.


Fidelis masih mempunyai waktu 1 hari untuk beristirahat dan memulihkan tenaganya kembali sebelum bertanding dengan Tristan pada esok hari. Fidelis juga perlu mengevaluasi penampilan pada pertandingan melawan Nico dengan Andrea.


Namun sebelum itu, Fidelis ingin mengajak Andrea makan dan pergi jalan-jalan sebentar. Fidelis juga berencana untuk menembak Andrea, namun itu jika kondisi memungkinkan.

__ADS_1


Andrea menolak ajakan pergi dari Fidelis. Namun Fidelis tetap memaksa, sehingga akhirnya mereka tetap pergi makan dan jalan-jalan. Pada sore kira-kira jam 15.00, Fidelis mengajak Andrea pergi ke Floating Market di Lembang.


Walaupun jaraknya agar jauh, namun tidak masalah. Fidelis berencana untuk menembak Andrea disana pada malam hari. Karena pada saat malam, disana suasana dan pemandanganya sangat bagus.


Setelah sampai disana, Fidelis langsung mengajak Andrea bermain berbagai permainan. Walaupun agak kekanak kanakan, namun Fidelis senang karena berhasil membuat Andrea bahagia.


Malam hari jam 19.00, Fidelis akhirnya mengajak Andrea pergi ke area tempat yang romantis. Disana, Fidelis langsung menembak Andrea.


"Andrea, sebenernya selama ini gw suka sama lu. Lu mau jadi pacar gw ga?"


"Jadi lu mau jadi pacar tw?" Fidelis tersenyum


"Iya."


"Jadi, sekarang kita resmi pacaran ya."

__ADS_1


Fidelis dan andrea akhirnya resmi berpacaran setelah Fidelis menembak Andrea disaksikan banyak orang yang sedang berada di daerah situ.


Kebahagiaan terpancar dari wajah keduanya. Mempertahankan cinta yang sulit. Sebelumnya, Andrea bahkan ingin melupakan Fidelis, namun tidak bisa. Begitupun juga dengan Fidelis.


......


......


......


Sepulang dari sana, mereka langsung menuju ke hotel dan segera istirahat. Namun tidak seperti biasa. Sebelum mereka tidur, Fidelis mengecup pipi Andrea dan mengucapkan good night.


Andrea pun kaget, namun ia segera menenangkan diri. Ia harus terbiasa dengan hal ini. Karena hal ini sudah wajar dilakukan oleh orang yang sedang berpacaran.


Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤

__ADS_1


__ADS_2