
Keesokan harinya, Andrea sudah merasa baikan. Namun Fidelis tetap khawatir dan menjaga Andrea. Fidelis memang tidak ada jadwal bertanding hari ini karena pertandingan Final akan digelar 2 hari setelah pertandingan semifinal.
Awalnya Fidelis mencoba menyuapi makanan kembali ke Andrea. Namun dari suapan pertama Andrea langsung merasa mual kembali. Akhirnya ia tidak lanjut makan, Fidelis juga tidak memaksa Andrea untuk makan lagi. Karena Fidelis tidak ingin Andrea muntah lagi.
Setelah itu, Fidelis mencoba mengajak Andrea pergi ke taman dekat rumah sakit agar bisa menghirup udara segar. Namun Andrea menolak dengan alasan karena kepalanya sangat pusing dan juga perutnya terasa mual.
Akhirnya Andrea tetap di kamarnya dan beristirahat dengan Fidelis di sampingnya.
Sore Hari, Fidelis akhirnya pergi latihan badminton. Walaupun awalnya Fidelis tidak mau ikut latihan, namun Andrea memaksa Fidelis untuk ikut latihan.
Akhirnya Fidelis mengalah dan berangkat ke tempat latihan. Fidelis latihan dari jam 16.00 sampai jam 18.30. Walaupun ia ikut latihan, namun pikirannya tetap kepada Andrea. Sepanjang latihan Fidelis kurang bisa fokus.
*pukul 18.30*
__ADS_1
Selesai latihan, Fidelis segera pulang karena memang ingin menemani Andrea. Namun sesampainya di rumah sakit, Fidelis malah mendapati Andrea kondisinya semakin lemah.
Ternyata selama Fidelis pergi, Andrea dipaksa makan oleh suster. Alhasil setelah 3 suap, Andrea langsung merasa sangat mual dan memuntahkan makanannya.
Padahal Fidelis sudah bilang untuk tidak memaksa Andrea makan dan nutrisi disalurkan melalui suntikan saja. Namun sepertinya suster baru, jadi belum mengerti.
Fidelis yang kecewa langsung memarahi suster tersebut. Satu rumah sakit pun langsung heboh. Walaupun pihak rumah sakit sudah meminta maaf, tapi Fidelis tetap marah.
Sampai akhirnya Fidelis mengancam jika terjadi apa-apa dengan Andrea, maka Fidelis tidak segan-segan untuk menuntut rumah sakit tersebut.
Di dalam kamar Fidelis mengelus kepala Andrea lalu mencium dahi dan pipi Andrea. Lalu duduk di sebelah Andrea dan tidak lama kemudian ia tertidur.
.....
__ADS_1
.....
.....
Ketika bangun, Fidelis mendapati hari sudah pagi. Ketika melihat ke Andrea, Fidelis melihat Andrea masih tertidur pulas. Akhirnya ia memutuskan untuk segera bersiap-siap pergi ke gedung lapangan untuk bertanding.
Lawan yang dihadapi hari ini bukan lawan yang sembarangan. Nathan terbukti pemain yang bagus. Terbukti dengan ia berhasil 4 kali masuk final dari 11 turnamen yang diikuti dengan 3 menjadi runner up dan 1 kali juara.
Sedangkan Fidelis berhasil 3 kali masuk final dari 8 turnamen yang diikuti dengan 2 kali juara dan 1 kali runner up.
Memang Fidelis lebih sedikit dalam mengikuti turnamen karena ia sedikit lebih memilih-milih dalam ikut turnamen. Karena Fidelis jg ingin menjaga kesehatannya.
Akhirnya tiba waktu pertandingan. Nathan dan Fidelis langsung melakukan pemanasan di lapangan. Tidak lama kemudian, mereka pun mulai bertanding.
__ADS_1
Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤