The Champion

The Champion
Bab 3


__ADS_3

Kehidupan sehari-hari Fidelis sudah kembali dimulai. 1 minggu setelah Cup di Yogyakarta. Fidelis harus kembali ke sekolah dan latihan setiap pulang sekolah.


Setelah pulang, banyak sambutan dan ucapan selamat dari temen-temen Fidelis. Namun Fidelis kurang menyukai pujian tersebut. Karna menurutnya pujian adalah pembunuh semangat bermainnya.


Siang ini Fidelis akan pergi lagi ke Bandung untuk mengurus Cup di Bandung yang akan diselenggarakan 2 minggu lagi. Fidelis akan berangkat dengan Andrea , sekretaris pribadi yang mengatur semua jadwal pertandingan dan kehidupan sehari-hari nya.


Andrea menjadi sekretaris pribadinya 1 tahun yang lalu, tepatnya pada saat turnamen di kota F berlangsung......


1 tahun yang lalu......


"Duak."


"Eh, maaf ya ga sengaja. Maaf banget."


"Iya gapapa, kamu ga terluka kan?"

__ADS_1


"Ga kok, kamu sendiri?"


"Ga, aman kok. Hmm, kamu sendiri kesini?"


"Iya, saya disini ikut isi acara, kamu ikut tanding ya?"


"Iya, saya dari kota A, bagian Barat, kamu darimana?"


"Saya dari kota A, bagian Timur."


"Owh. Btw, kamu mau jadi sekretaris pribadi saya ga?"


"Ya, saya tadi ga sengaja CV kamu, sekretaris."


"Oh, tapi saya ga punya pengalaman jadi sekretaris, CV tadi juga sudah lama."

__ADS_1


"Iya ga masalah, jadi kamu mau?"


"Hmm, ya udah saya mau. Makasih ya."


"Ya, sama-sama, ini no saya. Kamu besok dateng ke tempat ini ya."


"Ok."


Dan sudah 1 tahun ga kerasa Andrea bekerja bersama dengan Fidelis. Sudah beberapa kali dia ikut Fidelis ke beberapa kota untuk mengurus pendaftaran dan lain-lain. 3 kali mungkin, atau lebih.


Dari awal pertama kali bekerja bersama Fidelis, Andrea merasa bahwa Fidelis bukan orang yang berpikiran kotor, sehingga setiap pergi menginap di satu kota, selalu hanya memesan 1 kamar. Walaupun dengan alasan agar Fidelis dapat dengan mudah menjaga Andrea.


Padahal Andrea tau, Fidelis begini karena ingin menghemat biaya. Namun Andrea tidak masalah, toh selama ini Fidelis juga ga pernah macem-macemin dia.


Pertama kali Fidelis dan Andrea pergi menginap ke luar kota, Fidelis menawari untuk pisah kamar, namun Andrea menolak. Karena Andrea sebagai sekretarinya sudah pasti tau kondisi keuangan dari Fidelis, pada saat itu kondisi keuangan Fidelis memang sedang kurang bagus. Diakibatkan ia harus membayar denda setelah ia memutuskan untuk retired atau tidak melanjutkan pertandingan karena kakinya cedera.

__ADS_1


Dan setelah itu Fidelis harus absen dalam beberapa turnamen. Terhitung kira-kira ada 2 turnamen yang dilewatinya karena cedera, yakni turnamen di Medan dan Jawa Tengah.


Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤


__ADS_2