The Champion

The Champion
Bab 13


__ADS_3

Fidelis akhirnya mendapat kepastian mengenai siapa lawan di babak quarter final. Baru saja pertandingan antara Wilson dan Kenneth berakhir dan dimenangkan dengan telak oleh Kenneth dengan skor 21-9 | 21-10


Andrea yang mengetahui lawan Fidelis, langsung mencari informasi mengenai Kenneth. Karena ini adalah pertama kalinya Fidelis dan Kenneth akan bertanding. Fidelis dan Kenneth akan bertanding pada esok hari.


Setelah mengetahui lawannya, Fidelis langsung mengajak Andrea untuk segera pulang. Karena Fidelis ingin segera istirahat. Namun sebelum pulang ke hotel, Fidelis mengajak Andrea pergi makan terlebih dahulu karena jam sudah menunjukkan pukul 18.00.


Mereka akhirnya makan di nasi campur pinggir jalan. Walaupun di pinggir jalan, namun rasa dari nasi campur tersebut sangat enak.


Setelah selesai makan, mereka langsung pulang ke hotel..... Sesampai di hotel, Fidelis langsung mandi dan Andrea membereskan barang-barang sekaligus mempersiapkan untuk evaluasi dengan Fidelis.


Selesai Fidelis mandi, Andrea langsung mandi juga. Fidelis yang sudah selesai mandi, tidak sengaja melihat buku harian Andrea. Awalnya Fidelis tidak mau melihat, namun ia penasaran. Akhirnya ia nekat mau melihat buku tersebut. Saat ingin mengambil, tiba-tiba Andrea memanggil........


"Fiddddd!....."


"Hah? Kenapa De?"


"Gw mau minta tolong."


"Minta tolong apa?"


"Bisa tolong beliin pembalut ga? Gw tiba-tiba dapet."

__ADS_1


"HA?! Pembalut?"


"Iya, bisa tolong ga?"


"Biasanya yang kyk gmn?"


"Yang kayak gini." (sambil menunjukkan suatu gambar dari HP nya)


"Oh, ok. Bentar ya gw cari dulu."


"Iya."


......


......


......


Setelah Andrea selesai mandi, mereka langsung segera memulai evaluasi terhadap penampilan Fidelis. Namun hal itu dibatalkan oleh Fidelis karena ia melihat Andrea sedang sakit perut.


Fidelis melihat Andrea selalu mengelus-elus perutnya. Fidelis tau walau sudah biasa, namun itu tetap menyakitkan. Akhirnya Fidelis memberanikan diri bertanya kepada Andrea.

__ADS_1


"Dea, perut lu sakit ya?"


"Iya...."


"Sakit banget ya? Lu keliatan lemes banget."


"Lumayan, udah wajar lah setiap bulan cewe kayak gini."


"Ya udah. Lu istirahat sekarang aja ya."


"Nanti aja, kita evaluasi dulu."


"Gw bisa evaluasi sendiri, lu istirahat aja biar besok udh mendingan."


Ya udah. Makasih ya pengertiannya." 😊


"Iya, sama-sama."


Akhirnya Andrea segera tidur, sedangkan Fidelis masih mengevaluasi penampilannya. Hari ini memang Fidelis sedikit menyimpan tenaganya.


Setelah selesai evaluasi, Fidelis langsung tidur. Namun sebelum tidur, Fidelis mencium kening Andrea, lalu ia langsung tidur untuk istirahat.

__ADS_1


Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤


__ADS_2