
Keesokan paginya, mereka langsung mengevaluasi performa Fidelis di babak 1 saat melawan Nico. Seharusnya evaluasi ini dilakukan kemarin malam, namun karena sama-sama sudah lelah, akhirnya kelupaan.
Tidak banyak yang disampaikan Andrea kali ini, karena memang performa Fidelis sudah cukup bagus. Hanya beberapa peluang memang disia-siakan oleh Fidelis.
Jam 8.30, mereka sudah berangkat ke gedung pertandingan agar bisa segera bersiap-siap untuk bertanding. Karena Fidelis mendapat jatah bertanding di pagi hari, kira-kira pukul 11.00.
Sesampainya disana, gedung masih sepi. Fidelis langsung regristasi dan pemanasan sebentar. Lalu pergi menuju kamar ganti untuk beristirahat. Disana sudah ada Andrea yang sedang menunggu Fidelis selesai latian.
Sesampainya di kamar ganti, Fidelis tiba-tiba langsung memeluk Andrea dari belakang. Andrea yang kaget sontak langsung melepaskan pelukan Fidelis.
"Iih, lepasin Fid, nanti kalo diliat orang gimana?"
"Peluk pacar sendiri ga boleh nih?😁"
"Ya boleh, tapi jangan di sini juga....."
__ADS_1
"Berarti kalo di tempat lain boleh ya sayang....😂😂"
"Iiih. Ya udah nih, ganti baju dulu, sekalian siap-siap. Jangan ngegombal terus."
"Wkwkwk, iya iya."
Tidak lama kemudian, Fidelis sudah selesai ganti baju dan siap-siap. Namun saat Fidelis mencari Andrea, ia tidak ada di kamar ganti. Fidelis mencoba mencari Andrea di teras kamar, dan ternyata ia menemukan Andrea disana.
Fidelis langsung memeluk Andrea dari belakang lagi. Awalnya Andrea mau menolak, namun akhirnya niat tersebut dibatalkan, kali ini Andrea hanya diam dan menuruti ketika Fidelis memeluknya. Andrea memang harus terbiasa dengan hal ini.
Karena masih baik jika Fidelis hanya memeluknya, masih banyak pasangan yang melakukan hal yang tidak semestinya. Andrea beranggapan bahwa Fidelis memang butuh tempat bersandar sebelum bertanding. Wajar jika seseorang yang akan segera bertanding butuh ketenangan yang luar biasa.
Andrea yang merasa tidak nyaman langsung memindahkan tangan Fidelis ke perutnya agat Fidelis memeluk perutnya saja. Walaupun Andrea percaya kepada Fidelis, namun ia tetap berjaga-jaga, karena Fidelis bisa saja suatu saat melebihi batas.
Walaupun Andrea membiarkan Fidelis memeluknya, namun ia tetap tidak mau berlama-lama dalam pelukan tersebut. Andrea langsung melepas pelukannya dan langsung mengajak Fidelis untuk sarapan dan pergi ke lapangan bertanding, untuk melihat cara bermain dari musuh-musuhnya.
__ADS_1
Fidelis tetap pada targetnya yaitu dapat memenangkan turnamen Bandung ini. Karena walaupun ia sudah jadian dengan Andrea sebelum Fidelis juara, namun ketika ia juara, Fidelis akan benar-benar melamar Andrea di depan semua penonton.
Sehingga ia sangat fokus ketika melihat pertandingan dari musuh-musuhnya tersebut. Musuh di babak 2 adalah Tristan. Walaupun optimis menang, namun Fidelis harus tetap waspada.
....
....
....
Akhirnya Fidelis bertanding dengan Tristan. Di set 1, Fidelis mendominasi pertandingan dan akhirnya menang dengan skor 21-9, walaupun tadi pada saat sebelum interval sempat hampir terkejar skor Fidelis dari 10-3 menjadi 10-7.
Di set 2, Tristan bermain lebih rileks dan serius. Interval set 2, Fidelis sempat tertinggal 6-11. Namun setelah interval, Fidelis langsung bangkit dan kembali pada permainan awalnya. Akhirnya di set 2, Fidelis berhasil menang dengan skor 21-15.
Fidelis berhasil melaju ke babak quarter final setelah mengalahkan Tristan di babak 2 dengan skor 21-9 | 21-15. Di babak quarter final, Fidelis sedang menunggu lawannya bertanding. Antara Wilson atau Kenneth.
__ADS_1
Siapa ya lawan Fidelis di babak quarter final????....... Wilson? atau Kenneth?
Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤