
*Fidelis*
Fidelis sangat sedih dengan sikap Andrea. Tadi, tiba-tiba saja Andrea menolak Fidelis. Tidak hanya menolak, Andrea juga langsung memutus kontrak kerja mereka. Fidelis langsung ngebut pergi ke hotel untuk menenangkan diri.
Sesampai di hotel, air mata Fidelis sudah tidak terbendung lagi. Walaupun ia cowo, namun ia juga tetap punya perasaan dan bisa menangis.
Memang jika dilihat dari luar/kenal hanya sekilas, Fidelis adalah orang yang dingin, tidak peduli orang lain, dll. Namun di dalan diri Fidelis yang sebenarnya, Fidelis adalah cowo yang mempunyai hati yang sangat sensitif.
Itulah alasan mengapa ia tidak mau jatuh cinta lagi setelah ditolak terakhir kalinya pada saat ia SMP kelas 2 atau kelas 8. Namun Andrea berhasil membuat hati Fidelis luluh dan kembali merasakan jatuh cinta.
Selain sakit hati, Fidelis juga harus menanggung malu yang sangat besar. Akibat dari pikiran berat Fidelis ini, ia bahkan sampai minum-minum hingga mabuk.
Malam jam 9, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar hotel Fidelis. Awalnya Fidelis berpikir bahwa itu adalah Andrea yang ingin mengubah pikirannya.
Namun diluar dugaan, yang datang adalah Jessica. Mantan gebetannya saat SMP dulu. Namun karena Fidelis sedang kacau, ia pun melakukan hal diluar dugaan.
*Andrea*
Andrea tau keputusannya tadi pasti membuat Fidelis sakit hati, dan bisa saja dendam terhadap dia. Namun ia tidak punya pilihan lain selain menolak Fidelis.
Karena sebenarnya Andrea sudah tidak perawan lagi. WHY?
Dulu waktu kuliah semester 3, ia pernah diperkosa temen sekampusnya, ALDO. Nama laki-laki yang membuat Andrea merasakan sakit dan kepedihan yang amat mendalam.
Andrea hanya takut jika Fidelis meninggalkan dia pada saat Fidelis mengetabui semua tentang dia. Maka dari itu ia memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan Fidelis. Agar Fidelis juga bisa mendapat perempuan yang lebih sempurna daripada ia.
Sesampai di hotel, Andrea langsung menangis. Air matanya sudah tidak terbendung lagi. Sangat sedih pada saat ia harus menolak Fidelis di depan semua orang.
__ADS_1
Namun ini adalah resiko yang harus diambil sama dia. Ia sangat mencintai Fidelis, maka dari itu ia ingin Fidelis mendapat perempuan yang lebih sempurna daripada dia dan bisa bahagia bersama perempuan itu.
........
........
........
........
........
*Fidelis*
"Oh, Andrea, Ayo masuk!"
"Hah? Andrea? Gw in......i"
"Jangan banyak ngomong, ayo kita selesain di dalem aja."
"Maksud lu apaan?!" Balas Jessica
"Brisik."
"Apaa...... ehm... ehm...ahh"
Fidelis mulai mencium mulut Jessica. Jessica tiba-tiba merasa bahwa ada sesuatuyang menyentuh perut dan pinggangnya dari luar bajunya.
__ADS_1
Fidelis mulai menguasai tubuh Jessica. Perlahan ia mulai *** ******** milik Jessica. Jessica yang mulai tidak nyaman, langsung mendorong Fidelis, namun tenaga Fidelis lebih kuat. Tau lah cowo tenaganya gimana. Fidelis bermain sampai bawah. Mereka melakukan sampai pagi.
Keesokan paginya, Jessica kaget ketika ia terbangun dengan keadaan telanjang. Ia langsung menggunakan semua bajunya kembali dan menghampiri Fidelis.
"Woi, lu apain gw semalem!!!"
"Aman." Jawab Fidelis singkat
"Kalo gw hamil gimana? HAH!?
"Gw tanggung jawab."
"Gw bakal tinggal disini selama 3 minggu. Gw mau pastiin kalo gw ga kenapa-kenapa."
"Bebas."
2 minggu berlalu. Hari selasa di pagi hari, tepatnya 2 minggu 4 hari setelah hari itu. Jessica muntah-muntah karena mual di perutnya.
Bahkan saking engga tahan sama pusing dan mualnya. Jessica pingsan pada saat ingin minum.
Ketika pulang, Fidelis kaget ketika melihat Jessica sudah pingsan di dapur.
"HAH?!!"
Maaf ya lama updatenya, author lagi banyak kerjaan nich 😊.
Maaf ya guys kalo kurang bagus, author baru pertama kali buat. Jadi baru pemula. Mohon dimaklumi ya. Semoga kalian suka 😁😁😁❤❤
__ADS_1