The Peace Hero And A Frontal Hero

The Peace Hero And A Frontal Hero
chapter 2 : orang menyebalkan yang mengganggu kedamaian


__ADS_3

Kalian pasti bertanya-tanya, apa itu Arcana Art dan kegunaan dari Arcana Art?


Baiklah kita mulai dari dasar terlebih dahulu. Arcana Art adalah seni mistik atau ilmu mistik yang pergabungan ilmu penulisan dan penggabungan tenaga dalam manusia. Arcana Art ditemukan setelah seorang ilmuwan menemukan dan mengumumkan kepada dunia tentang penemuannya bahwa manusia memiliki semacam energi.


Manusia memiliki energi kalori untuk menggerakkan tubuh dan energi listrik untuk sistem saraf manusia. Tetapi energi kali ini bukan seperti keduanya. Energi itu memiliki karakteristik sendiri, yaitu tidak bisa dideteksi oleh apapun kecuali dengan alat bernama manifista ciptaan si ilmuwan tersebut, saling terhubung dengan energi-energi dalam tubuh manusia, dan memiliki pusat di Jantung.


Energi itu dinamakan dengan spirit dan pusatnya disebut dengan cells yang menjadi satuan kapasitas energi spirit tersebut.


Setelah itu munculah sebuah prinsip yang menggunakan dasar energi spirit itu. prinsip tersebut adalah Arcana Art yang kita kenal dan menjadi perombak bagi ilmu sains di masa itu. Arcana art adalah ilmu mistik atau magis atau sihir yang dengan harapan digunakan untuk kebaikan manusia. Namun sayang, arcana art tidak digunakan dengan tujuan baik.


Sama seperti penemuan dinamit yang awalnya digunakan untuk menambang, arcana art justru menjadi sebuah senjata untuk beberapa militer dunia. Membuat dunia kembali berlomba-lomba mengembangkan senjata dan akhirnya terjadi perang dunia 3. Perang itu lebih dahsyat dan keji daripada yang pertama dan kedua. Saya tidak mau membahasnya dengan detil, tetapi saya akan memberikan sedikit gambaran. Banyak tentara yang mati di medan perang karena sebuah virus kembangan arcana art dari lokakarya Plagoss, tawanan manusia yang dijadikan bahan percobaan untuk membuat chimera.


Dan yang lebih kejam adalah detuman none yang merupakan kejadian yang menghancurkan setengah belahan bumi dan menjadikan sebuah gurun tiada akhir. pembuatan pengurung penyerap jiwa raksasa yang gagal dieksekusi penyebab dari kejadian tersebut. Banyak sekali orang yang meninggal, yaitu 5 miliyar lebih atau tak menjadi sama dengan dahulu lagi karena bermutasi. Di setelah kejadian itu terjadi, barulah manusia tersadar akan ketamakan mereka. Manusia terancam punah layaknya hewan langka dan akan semakin terancam punah karena dunia tak sama dengan yang terdahulu. Dan saat itulah, kegunaan arcana art benar-benar digunakan dengan benar. Dengan arcana art sebagai lanjutan dari sains modern, akhirnya manusia kembali ke posisi semula menjadi mahkluk sosial yang beradab dan modern.


“Baiklah sampai hari saja pelajaran sejarah tentang permulaan arcana dan perkembangannya. Jika ada yang bertanya silahkan…” Seorang guru menjelaskan sebuah sejarah permulaan arcana kepada siswa-siswi di kelas salah satu sekolah dasar.


“Guru, arcana itu memiliki cabang, kan?”


“Ah, benar. Arcana art memiliki 3 cabang sama seperti sains atau ilmu pengetahuan alam. Fisika, Kimia, dan Biologi itu adalah cabang dari sains sekaligus cabang dari arcana art. Fisika memiliki 6 jenis, yaitu Creating, Reconstruction, Kinetic, Static, Dan Infinity. Kimia hanya 3 jenis, yaitu Crystallization, Furnace, dan Alloy. Lalu biologi hanya satu jenis, yaitu development. Ada lagi yang bertanya?”


“jelaskan semua cabang itu, guru? Kami ingin tahu?” Mendengar ada bertanya itu, si guru hanya menghela nafas.


“Apa kalian benar-benar membuat guru ini sariawan?” Kata si guru yang dibalas tawa oleh para siswanya.


“Sudahlah, besok kita lanjutkan lagi. Waktu sudah mau habis…” Kemudian guru tersebut menutup pelajaran hari itu.


Kita lupakan si guru tersebut dan fokus ke cerita utama…


“Hei, Budi-san. Apa kau bisa melihat wanita itu?” Kemudian Awatake menunjuk ke seorang wanita yang terlihat sangat suram dan dingin. Sosok itu terlihat misterius dan dingin, namun tetap saja wanita itu sangat cantik.


“Ya, memangnya ada apa dengan Mizushima-san?” Tanya Budi dengan bingung. Nama lengkap wanita itu adalah Mizushima Saya.


Awatake kemudian menghela nafas dan berbisik-bisik dengan Budi, “aku tidak tahu apakah kau marah atau tidak. Tetapi aku mencurigai dia adalah ‘Jorogumo’, si pengacau akademi Rakuen.”


Kemudian sendok Budi berhenti menyendok makanannya. Wajah Budi langsung menjadi datar dan berkata kepada Awatake, “Awatake-san, jangan pernah menuduh orang sembarangan. Mentang-mentang dia orang introvert, kau menuduh dia adalah orang jahat.”


“Aku tidak menuduh, aku hanya mencurigai.”


“Mencurigai adalah bentuk halus dari kata menuduh, ubah pikiranmu.”


“Aku mempunyai sedikit bukti!” Kemudian suara Awatake sedikit dikeraskan membuatnya menjadi pusat perhatian satu kelas untuk sesaat terkecuali Mizushima yang masih membaca novelnya.


“Huh, kau benar-benar membuatku jantungan, Awatake-san.” Budi menoleh ke Mizushima dan memastikan bahwa dia tak mendengar pembicaraan tersebut. Dia tak mau ada masalah dengan Mizushima ketika dia mendengar kata-kata Awatake.

__ADS_1


“Ah, sebegitunya kau menjaga prinsip damaimu, Budi-san. Kau akan dianggap remeh bahkan lebih buruknya lagi kau akan disebut banci oleh orang-orang jika tetap seperti itu.”


“Memang apa masalahnya?” Ucap Budi dengan wajah datar.


“Ok, aku mengalah. Kau pasti tidak mau membahas hal itu, kan? aku akan mengganti topik pembicaraan.”


Setelah mengganti topik pembicaraan, Budi dan Awatake mengobrol sambil menghabiskan makanan mereka hingga bel masuk berbunyi.


***


“Mizushima-san adalah Jorogumo, ah apa Awatake menghalu?” Kata Budi dalam hatinya yang saat itu dia sedang pulang ke rumahnya sendirian lantaran Awatake memiliki urusan yang penting.


Budi masih sedikit terbayang dengan kata “Jorogumo” yang misterius dan berbahaya. Budi teringat dengan kata Awatake bilang bahwa Mizushima adalah Jorogumo, dan dia memiliki sedikit bukti untuk membuktikan hal itu. Namun Budi menolak untuk tahu, walau dia penasaran bukti dari Awatake. Dia ingin menjadi orang normal yang tak masuk dalam masalah orang lain atau membuat masalah yang sebenarnya tidak diperlukan.


Jorogumo secara harfiah adalah monster laba-laba yang sering menyamar menjadi wanita untuk menggoda para lelaki dan memangsanya. Namun di akademi Rakuen, Jorogumo adalah julukan kepada seorang wanita misterius dan berbahaya yang muncul di akademi Rakuen. Dia adalah pemimpin dari gerombolan dan preman di sekolah akademi Rakuen. Tidak ada yang tahu wajahnya dan hanya muncul di satu hari itu pada saat para siswa simulasi kebakaran terjadi.


Saat itu, dia memakai topeng putih polos dengan pola seperti ekspresi menangis dan juga dia memakai gaun pesta berwarna hitam. Dalam kejadian itu, dia berkata kepada murid-murid akademi Rakuen di atas gedung sekolah, “wahai murid-murid yang mencintai akademi ini, apakah kalian menikmati masa muda kalian di sekolah? Apakah kalian merasa bahagia dengan bersekolah ini? Atau…merasa sangat menyayangi akademi sampah ini? Ha ha ha, kalian benar-benar serangga. Kalian melupakan bahwa sejarah kelam tentang arcana dan betapa putus asanya pada masa itu. Aku di sini mengundang kalian ke jurang keputusasaan dan mengulangi kejadian tersebut.”


Dan beberapa hari kemudian, banyak kejadian aneh yang tak pernah terjadi sebelumnya di akademi Rakuen. Banyak kasus pemalakan terjadi yang dilakukan oleh para siswa dan padahal tidak pernah kejadian tersebut. yang anehnya lagi, mereka menyebutkan bahwa mereka adalah pengikut Jorogumo dan mereka seperti dimanipulasi.


Tetapi itu belum seberapa dengan salah satu kejadian aneh di akademi Rakuen. Kejadian itu adalah kejadian dimana para siswa pingsan dengan alasan kehabisan energi spirit mereka. kejadian itu terjadi setiap Rabu yang bertanggal kelipatan 3 dan jumlah korban setiap kejadian itu terjadi berjumlah 9 orang. Yah, walaupun siswa pingsan hanya kehabisan energi spirit yang sebenarnya tidak masalah, tetapi itu menimbulkan ketakutan bagi siswa dan Yah, Jorogumo berhasil menebar keputusasaan di akademi Rakuen.


Ketika Budi sedang asyik dalam lamunannya, dia tak sadar bahwa ada seseorang yang di depannya dan dia pun bertabrakan dengan orang tersebut. Budi terjatuh di trotoar jalan dan orang yang tertabraknya masih berdiri tegak. Wajah orang itu mengeras dan terlihat sangat marah.


“Oi! Kisama!!! Lo punya mata nggak sih?!” Orang itu berteriak kepada Budi dan tentu menggunakan bahasa Jepang.


“Banyak alasan!” Kemudian orang itu menyelidik ke badan Budi dan dia lalu tersenyum.


Orang itu berkata, “heh, kau dari akademi Rakuen, kan?”


Kemudian Budi lalu mengiyakan pertanyaan tersebut.


“Aku juga berasal dari akademi Rakuen. Namaku adalah Taketomo Kyoden, kelas 1-A.”


“Akademi Rakuen? Kelas 1-A?” Kemudian Budi menyadari bahwa orang di depannya menggunakan jaket almater yang sama dengannya. Jaket putih dan campuran merah di kerah. Selain itu, dia membawa 2 orang yang dibelakangnya dan memiliki gelagat yang tak baik menurut Budi.


“Heh, karena kamu berasal dari akademi yang sama denganku, bagaimana kamu memberikanku uang? Ini adalah harga untuk meminta maaf bagi sahabat, kan?”


“Sayang sekali, aku hanya punya uang untuk makan malam ini…”


“Cepat serahkan uangmu, sampah!!! Apa kau ingin tanganmu patah, hah?”


Kemudian Budi tertegun ketika dibentak oleh Kyoden. Dia hidup damai dan tenang dengan menghindari berbagai konflik. Atau, menyelesaikan konflik sebelum menjadi seperti saat ini. Dia lalu mengambil dompetnya dan berniat untuk mengambil beberapa uang di dalam dompet tersebut.

__ADS_1


“Sini!!!” Tanpa kesopanan, Kyoden mengambil dompet tersebut secara paksa dan mengambil uang di dalamnya. Lalu, dia melempar Budi dengan sembarangan bagaikan sampah tak berguna.


“Hah, kau berbohong denganku, yah? Ini cukup untuk membeli makan malam lezat 4 kali di restoran bintang 3.” Kyoden menghitung isi dompet Budi dan mengambil semua uang di dalamnya, serta membuang dompet tersebut secara sembarangan.


“Karena kau berbohong, kau harus diberi pelajaran tentang akibat dari berbohong. Ayo teman-teman, kita beri pelajaran ke teman se-akademi kita ini.” Kemudian Kyoden beserta orang-orangnya maju dengan senyum jahat yang terlukis di wajah mereka.


Budi tak tinggal diam ketika melihat gelagat tak benar mereka. Dia lalu berdiri dan memasang kuda-kuda asal-asalan untuk menghadapi mereka. Kyoden kemudian maju paling pertama memberikan pukulan kepada Budi. Budi bisa menahan serangan pukulan dari Kyoden dengan kedua tangannya, namun dia mundur beberapa langkah dan menggoyang-goyangkan tangannya karena kebas menahan serangan.


“Kuat…” Batin Budi.


Lalu, kedua anak buah Kyoden menyerang dan kekuatan mereka tak jauh dari kekuatan Kyoden. Namun, Budi masih bisa menendang mereka berdua dan membuat mereka termundur.


“Ehm, lumayan hebat. Bisa mengimbangi…” Belum menyelesaikan kata-kata, Budi lalu melempar batu ke arah kepala Kyoden dan itu membuat Kyoden tertegun. Budi tak menyangka dan berharap bahwa batu yang ia lempar mengenai kepala Kyoden. Dia hanya ingin menginstrupsi kata-kata Kyoden saja dengan membuat Kyoden menghindar dari batunya.


“Kisama!!!” Teriak Kyoden.


“Chuckle, I am danger…”


Kemudian Kyoden menggerakan tangannya seperti melukis di tangan dan kakinya. Lalu, munculah lingkaran bercahaya di kaki dan tangannya dan itu membuat Budi merinding melihatnya. Lingkaran itu adalah perwujudan dari arcana art yang aktif. Jenis arcana art itu adalah static mystic yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan atau memberikan penguatan bagi pengguna atau orang yang diberikannya. Bisa dibilang buff sementara dan Kyoden menggunakan arcana untuk menguatkan kegunaan tangan dan kakinya itu.


“Kau…Matilah.”


Budi kemudian terkejut karena tiba-tiba Kyoden menghilang di tempat dan di saat itulah, pendengaran Budi menghilang beberapa detik. Dia merasakan sakit di kepalanya dan juga merasakan darah mengalir membasahi matanya. Kyoden berhasil mengenai memukul telak kepala Budi. Tak puas dia lalu memukul punggung Budi hingga tiga kali. Lalu, dia menendang Budi sampai terpental beberapa meter.


“Oi, sampah. Kau lemah sekali yang hanya arcana rendahan itu saja membuatmu seperti ini. Apa kau memang berasal dari akademi Rakuen? Ataukah, kau hanya sampah yang beruntung bersekolah di akademi Rakuen?”


Kemudian Kyoden berjalan ke arah Budi dan memberikan tendangan terakhir kepada Budi. Itu bukan tendangan yang dikuatkan oleh arcana.


“Jika kau tak mau seperti ini lagi, lebih baik kau pindah dari akademi Rakuen atau menjadi kuat untuk melindungi dirimu.”


Kemudian Kyoden bersama 2 orang yang dari tadi pasif melihat pertarungan itu meninggalkan Budi sendirian yang tertidur di trotoar jalanan. Tempat itu sangatlah sepi dan tidak ada orang yang melewati daerah situ. Membuat tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut.


“Taketomo Kyoden, dari akademi Rakuen dan kelas 1-A. Kelas bangsawan dan berbeda jauh dengan kelas umum, seperti kelas D yang kutempati. Dia sangat kuat, mencerminkan murid yang berasal dari kelas bangsawan. Dia lihai membuat arcana secara cepat dan memanfaatkannya dengan baik arcana tersebut. dia sudah seperti kesatria arcaner yang hebat…”


Dia kemudian mengangkat tangannya dan melihat tangannya.


“Tetapi…”


Dia langsung menggenggam telapak tangannya dan memukul ke trotoar sampingnya tersebut. ekspresi wajahnya benar-benar menyeramkan, layaknya pembunuh yang kesal karena targetnya kabur dari pembunuhannya.


“Tetapi, mau bagaimanapun kamu orangnya. Mau kau orang kuat, orang yang lemah, orang yang kaya, orang yang miskin, seorang raja, seorang rakyat jelata, orang yang bisa arcana atau orang yang tak bisa arcana, ataukah seorang kesatria arcaner ataupun hanya orang biasa. Jika kau membuat kedamaianku terancam ataukah pernah, mau bagaimanapun kalangannya aku akan membalas beberapa kali lipat.”


Dia lalu tersenyum. Senyumnya tersebut bukanlah melambangkan keceriaan, melainkan sebuah kegelapan dari seorang penjahat.

__ADS_1


Jadi, Budi bagaikan angsa liar yang damai menjalani hidupnya tanpa mengganggu mahkluk lain. Angsa tersebut hanya mencari makan di siang hari dan tidur di malam hari, serta dia tak punya urusan yang lain selain itu.


Tetapi, jika ada mengganggu ketenangannya atau mengganggu segala urusannya, dia tak akan segan-segan menyerang hal tersebut. Bahkan suatu hal yang kekuatannya di atas dia sendiri.


__ADS_2