
kekalahan.
suasana berlangsung tegang dengan tegang sehingga Xuan mulai mengambil posisi untuk menyerang.
" ah. kakak !! " Xuan khawatir dengan Sora
" hm, aku baik-baik saja ! " Sora masih memegang perutnya yang masih sakit akibat pukulan Hirasaki
" hehe, tidak semudah itu , mau menangkapku ! " Hirasaki menunjukkan senyum liciknya
" nah, sekarang giliran kamu ..." Hirasaki bersiap memukul Xuan
BRUAKKK!!!!
Xuan berhasil menghindari pukulan Hirasaki..
" ah, aku hampir lupa Hirasaki Kanae pemegang 7 Dan Hitam di Karate .." Xuan menangkis pukulan Hiraski dengan mudah, kemudian..
BUAAKKK!!!!
" ah, kamu." Hirasaki menghapus noda darah di wajahnya
" cih.." Hirasaki mulai kesal
BRUAKK!!
BUAKK!!
ARRGHH!!
DUAKK!!!
pertaruangan antara Hirasaki dan Xuan pun tidak terhindarkan, walau masil kecil Xuan cukup mahir.
setelah melewati 3 bulan pelatihan dengan Sora , dia bahkan bisa membunuh pembunuh profesional dengan mudah....
" hm, lumayan juga ya kau .." Hirasaki menghapus noda darah pada wajahnya sambil melepas Hoodienya
" wah, sepertinya kamu sudah mulai serius ya ? " Xuan menunjukkan senyum liciknya
" baiklah, ayo kita mulai......." Hirasaki menyunggingkan senyumnya
DRAPP!! DRAPP!!
BUAKKK!!!
DRAPP!! BUAK!!
BUAKK!!!
" hah...ha..hah....," Xuan yang kelelahan kini mencoba mengatur deru nafasnya.
" hm, baiklah ayo selesaikan ini dengan satu pukulan ! " kata Xuan sambil menghapus keringatnya
" hehe, sepertinya aku meremehkan kemampuanmu ! " kata Hirasaki sambil mengatur nafasnya
" eh, Hiyaaattt.........." Xuan mulai melancarkan serangan
" hm.." Hirasaki tersenyum
BRUUAKKK!!!!...............
" hah..ha...hah..hah......, akhirnya selesai " Xuan mencoba mengatur nafasnya
" kakak, bawa dia ! " Xuan memerintah Sora
" ah, baiklah." Sora mengangkat Hirasaki yang tumbang di sana.
" langsung saja bawa dia ke mobil...." kata Xuan sambil bejalan
setibanya dibawah...
" tuan muda ! " Fumio langsung membuka pintu mobil untuk kedua tuan mudanya
" paman, kita kembali ke hotel.." kata Xuan
" baik , tuan muda ! " Fumio menginjak pedal gas
selama diperjalanan Fumio tidak bertanya apa pun, karena dia tau itu bukan hal yang bisa dia tanyakan
" paman.." panggil Sora
" apa ada yang bisa saya bantu tuan muda ? " tanya Fumio
" apa paman tidak ingin tau, apa yang terjadi ..? " tanya Sora
" ah, maaf tuan muda. saya tidak berani itu bukan hal yang bisa saya ketaui.." kata Fumio sambil menundukkan kepalanya.
" haha, tidak perlu seserius itu paman " Sora tertawa
DUK!!.
"ah, .." Sora terkejut karena Xuan jatuh dibahunya
__ADS_1
" ah, sepertinya tuan muda Xuan kelelahan.." kata Fumio sembari mengukir senyumnya lembut.
" hm, dia menanggung terlalu banyak beban .." kata Sora lirih
" hehe, bukankah tuan muda Sora juga sama saja ? " kata Fumio
" hah ? paman sepertinya tidak mengerti.." Sora menghela nafas
" aku menanggung beban ini karena aku berhutang sesuatu dengan Xuan.."
" oh, ternyata begitu ..."Fumio tersenyum
" tetapi terkadang kamu bisa berhenti sebentar dan menikmati hidup.." kata Fumio sambil menengok ke Sora
" hah, paman benar juga .." Sora tersenyum
" oh ya tuan! apa tidak apa anak itu diletakkan begitu ? " tanya Fumio yang mendapati Hirasaki diletakkan dibawah begitu saja.
" tak apa, sebentar lagi kita tiba di Hotel.." kata Sora, sambil mencari Handphonenya.
setelah menemukan Handphonenya, Sora langsung menelfon dokter pribadi nya....
" halo.."
" Gin datang lah ke hotel XY di jalan M " kata Sora
" ah, tapi aku sedang.."
PIP
" ah, Sora sialan, beraninya dia menutup telfonnya ! " Gin berteriak kesal
tidak lama kemudian mereka tiba dihotel, tepat bersamaan dengan tibanya Gin..
" paman, tolong gendong Hirasaki !.." kata Sora sambil mengangkat Xuan
" SORA!! " Gin langsung turun berlari dan memeluk Sora dari belakang
Sora sangat terkejut mendapati pelukan remaja berusia 19 tahun itu. walau masih muda GIn adalah dokter yang jenius.
"uwaa..." Sora terkejut
" ihh, cepat lepaskan aku !! " Sora mencoba melepaskan pelukan Gin
" ah, Sora jahat.." Gin menunjukkan wajah memelasnya.
" GIN !! " Sora membentak Gin dan Gin langsung melepas pelukannya
hirasaki#2
keesokkan harinya..
"ugh...badan ku sakit semua.." kata Hirasaki sambil merenggangkan tubunya, dia masih mencoba mengumpulkan kembali nyawanya setelah bangun.
" eh, dimana ini? " Hirasaki terkejut karena dia bangun ditempat yang tidak dia kenal, dipandangnya seluruh ruangan itu dan mencoba mengingatnya.
" kau sudah bagun putri tidur ! " kata Sora sambil memberikan pakaian pada Hirasaki
" sana mandilah.." titah Sora dengan dingin.
" memangnya kamu siapa berani memerintahku.." Hirasaki membuang mukanya
" hah... anak ini " Sora langsung mengangkat Hirasaki dari ranjang dan meletakkannya dipundaknya. walau selisih usia mereka hanya 5 tahun tapi Sora bukan bocah yang mudah menyerah.
" ah, apa yang kamu lakukan..? dasar tidak waras cepat turunkan aku.." kata Hirasaki sambil memukul punggung Sora..
BYYUURRRRR!!!!..........
" ah, apa-apan sih kamu ! " Hirasaki berkata dengan kesal ketika Sora sudah melemparnya ke bathup yang sudah terisi dengan air.
" hahh....cepat mandi sana.." Sora pun segera keluar dan kembali ke dapur..
sementara itu di dapur..
" ah, kakak ! apa dia sudah bangun ? " tanya Xuan
" hm.."
" oh ya, aku sudah memberitahu paman Fumio ! sebentar lagi dia datang.." kata Sora
" hm,..." kata Xuan
tidak lama kemudian,Hirasaki turun dengan wajah kesal dan perut yang keroncongan.
" hm, bau apa ini enak sekali ? " tanyanya pada dirinya sendiri
" ah, tuan putri sudah bangun..." kata Xuan yang mendapati Hirasaki berjalan ke dapur.
" cih, sekarang cepat lepaskan aku.." kata Hirasaki membuang muka, dan menghiraukan rasa laparnya.
" hm, kamu kalah jadi sekarang kamu adalah anak buahku ! " kata Xuan sambil merekahkan senyum liciknya
" cih, tidak semudah itu untuk menjadikan aku bawahanmu.." kata Hirasaki
__ADS_1
" V "
" baik tuan, apa ada yang bisa saya bantu ? " laptop xuan langsung menyala setelah mendengar suara Xuan
" tunjukkan kontraknya .."
muncul kontrak antara Hirasaki dengan perusahaan yang dibuat oleh Xuan.
" ah, ini kan ..! bagaimana kamu membuatnya ?" Hirasaki sangat penasaran dengan laptop Xuan, dia malah sibuk melihat setiap inchi dari benda itu.
" hehe, aku akan memberitahu cara membuat dan memberikan satu replika sempurna untuk mu ! jika kamu mau bekerja sama dengan ku ! " kata Xuan
" cih..baiklah.." Hirasaki akhirnya menyerah karena nafsunya akan teknologi terbaru.
" V, berikan 02 padanya.." kata Xuan
" baik tuan.." kata V
tidak lama kemudian Koper Xuan bergerak sendiri ke ruang makan..
" ah, ko..kopernya bergerak ! " Hirasaki terkejut
koper Xuan terbuka dan menunjukkan sebuah laptop didalamnya, Hirasaki masih ternganga melihatnya dan Sora hanya terkekeh melihat tingkah bocah itu
" ambilah laptop itu.." kata Xuan
" ah apa ini ? " Hirasaki kebingungan ..
" buka saja.."
setelah Hirasaki membukanya..
" ah ini,"
" Sugoii.. ini benar-benar keren! "
" jadi bagaimana kamu membuatnya ? "
" semua ada dalam laptop itu ! " kata Xuan
" namanya 02 dia milikmu .." kata Xuan sambil menunjukkan senyum manisnya
" hm, jadi bagaimana aku menggunkannya " Hirasaki penasaran
" V, tunjukkan prosedur pengaktifan 02 ! " kata Xuan
" baik tuan ! " kata V
tidak lama kemudian, semua prosedur muncul dan memenuhi layar V
" ah, baiklah jadi ayo kita mulai.." dalam sekali lihat Hirasaki langsung mengerti yang dimaksud, dan dalam waktu satu jam dia memahami semua sistem 02
" hm, aku bisa mengganti namanya ya ! " kata Hirasaki
" benar tuan ! " kata 02
" baiklah, mulai sekarang namamu TOSHIRO .." kata Hirasaki
" terima kasih atas nama yang anda berikan tuan ! " kata komputer 02
" baiklah Shiro mulai sekarang panggil aku Hirasaki .."perintah dari Hirasaki
" baik Hirasaki.." kata 02
" hehe, sepertinya kamu beresenang-senang ya ! " senyum licik Xuan muncul
" kemasi barang-barang mu , kita pergi hari ini ! " kata Xuan memberi perintah.
" eh, kita mau kemana ? " tanya Hirasaki bingung.
" Inggris.." jawab Sora
" ehhh..apa yang akan kita lakukan disana ? " tanya Hirasaki
" ada hal yang harus ku bicarakan dengan ayah ku..! " kata Xuan
tidak lama kemudian Fumio tiba
TINNGGG!!
" ah, paman silahkan masuk.." kata Sora
" ah, terimakasih tuan muda ! dan selamat pagi untuk mu tuan muda.." kata Fumio yang dihiraukan oleh Xuan, dia masih sibuk mencari dimana ia meletakan ponselnya.
" kita bisa pergi sekarang tuan ! " kata Fumio
" hm, baiklah.."
" Xuan, Hirasaki kita pergi sekarang.." kata Sora
" baik..." mereka berdua menjawab dengan bersamaan
" ah.." mereka secara tidak sengaja menjadi kompak untuk sementara
__ADS_1
" huh.." mereka berdua saling membuang muka dan melangkahkan kaki menuju ke lantai dasar.
VICTOR_WRITE