
xuan dan Hirasaki#2
.
.
.
" baik tuan !! " kata Shiro
DRAPP!!!!!!!!
layar yang sebelumnya hanya bisa menampilkan data kini bisa memproses dan membuat data baru, Hirasaki sangat takjub dengan ini sedangkan Xuan sendiri juga tidak percaya dengan apa yang dia lihat. ini pertama kalinya dia mendapati sistem komputer yang nyaris sesuai dengan impiannya.
" semua sistem telah dioptimalkan tuan !" kata Shiro
" baiklah bantu aku meretas keamanan Stevens Grup !" perintah Xuan
tidak butuh waktu lama dan dalam 5 menit Shiro berhasil meretas sistem perusahaan tersebut, Xuan ternganga dengan apa yang dia lihat.
" ah, ini tidak mungkin ! " Xuan terkejut dengan hal itu
" eh, memangnya kenapa ?" Hirasaki bingung
" tentu saja ! V butuh waktu paling tidak 10 menit untuk membobol pertahanan Stevens Grup !"
" ah, waww ini benar-benar hebat !" Hirasaki terpukau
" Saki ! kamu harus tau seluruh sistem dalam komputermu baru kamu bisa mengoptimalkan cara kerjanya !" kata Xuan sambil mengacak rambut Hirasaki gemas, dia benar-benar tidak tau orang didepannya ini terlalu jenius atau terlalu bodoh?
" ah, ka..kamu !" wajah Hirasaki mulai memerah
" baiklah ! aku akan meninggalkan V disini ! "
" eh, kamu mau kemana ?" tanya Hirasaki tidak terima
" hehe..Saki-nii ! apa kamu tidak terima aku pergi ?" tanya Xuan sambil menggoda Hirasaki
" hah..si..siapa yang tidak terima ! V saja sudah cukup membantuku !" kata Hirasaki malu-malu
" hehe...baiklah aku pergi dulu ya !" Xuan berjalan pergi membelakangi Hirasaki yang masih memandang punggung kecil itu.
" hufhh...." Hirasaki menghela nafas kesal
Xuan kini melangkahkan kakinya menuju ke kamar milik Alex, setibanya dikamar Alex. Xuan mengambil nafas dalam sebelum masuk ke kamar ayahnya, Xuan memang sudah biasa keluar masuk kamar orang tuanya tanpa izin.
" pa !" Xuan mengejutkan Alex dari belakang
" ah, Xuan kamu mengejutkan papa !" kata Alex sambil mengusap dadanya terkejut. Xuan hanya memasang cengirannya yang khas dan membuat sang ayah menggelengkan kepalanya.
" eh, papa sedang apa ?" tanya Xuan yang sedikit melihat pekerjaan ayahnya.
" ah, tadi ada yang meretas sistem perusahaan ! kemudian memulihkannya kembali " kata Alex kesal
" oh, hahaha..." Xuan tertawa terbahak-bahak
" eh, kenapa kamu tertawa ?" Alex heran
" haha, maaf pa ! tadi itu ulah ku !" Xuan bicara sambil menghapus air matanya
" argh, hmmm........ jadi begitu ya !" Alex geram
" huh..." Alex mencubit wajah Xuan
" aw, pa sakit !" Xuan kesal
" hehe, jadi kenapa kamu melakukan itu ?" tanya Alex
" maaf, aku hanya mencoba sistem 02 !" kata Xuan menyesal
" hah. baiklah ! tapi lain kali bicara dulu pada papa !" kata Alex sambil mengacak-acak rambut Xuan
" hm.."
" oh ya ! kenapa kamu kemari ?" tanya Alex
" ah ! ayo kita pergi ke pelelangan dan segera membeli gedung itu !" kata Xuan
" hm .." Alex mengangguk
__ADS_1
" baiklah kamu pergi ke luar ! Papa ambil mobil dulu !" kaat Alex sambil mengambil kunci
" baiklah !" Xuan keluar
tidak lama perjalanan mereka berlangsung, kini mereka menuju ke salah satu tempat pellangan terbesar di london. saat diperjalanan Xuan merasa ada yang tengah mencari masalah dengan mereka.
" pa , sepertinya dari tadi kita sedang diikuti !" kata Xuan ragu
" hm, kencangkan sabuk pengamanmu !" Kata Alex serius
" baik..."
tidak lama kemudian setelah Alex menambah kecepatan mobilnya, memainkan kemudinya dengan lihai dan membawanya membelah jalanan malah dengan mudah.
DOORRRR!!!!!!!!!!!! DOORRR!!!!!!!!
KLANG !!!
suara kaca belakang mobil mereka yang pecah ! sebuah peluru berhasil menembus kaca mobil mereka, beruntunglah Xuan duduk didepan sehingga dia baik-baik saja.
" AHH..." Xuan menunduk ketakutan
" Xuan tetap merunduk ! dan tetap jaga kesadaranmu !" kata Alex sambil mengeluarkan pistol dari dashboard mobilnya. salah satu tangannya sibuk memainkan kemudi dan yang satunya masih sibuk mengisi peluru ke sarangnya.
DORR!!! DORR!!!
suara tembakan saling bersahutan, membuat Xuan teringat dengan kejadian pembunuhan ibunya. mengerikan, dia tidak suka, dia benci itu. pertarungan antara pembunuh itu dengan Alex semakin sengit, sementara pertarungan antara mereka berlangsung, Xuan jatuh ke alam bawah sadarnya
Xuan pun mulai kehilangan kesadarannya dan bermimpi, mimpi indah dan buruk yang dia alami..
memory#2
.
.
.
" Xuan...." panggil Violet dalam mimpinya
" Xuan mama merindukanmu..."
" apa aku pingsan ma ?" tanya Xuan dalam mimpinya
" Xuan sayang , maaf kamu harus menderita seperti ini !" kata Violet
" padahal baru 3 bulan tapi kamu sudah kurus begini ! maaf kan mama ya !" seru Violet memeluk Xuan dalam mimpi
" hah, mama ! ini bukan kesalahan mama ! ini semua salah ku yang tidak bisa melindungi mama !" kata Xuan
" aku kurus begini bukan karena kurang makan ! aku jadi begini karena berolahraga !"
" selain itu aku sudah membagun bisnisku sendiri ! aku sudah memulainya dibidang teknologi "
" tetapi mama jangan khawatir ! walau aku sibuk dengan urusan bisnis, aku akan tetap melakukan yang terbaik untuk mencari wanita itu !"
" aku janji aku akan membalaskan dendam Mama ! dan aku berjanji aku akan melindungi Papa dengan segenap kemampuanku !" kata Xuan yakin
" hehe...Xuan memang anak kesayangan Mama !" kata Violet melepas pelukannya
" tetapi jika kamu ingin melindungi Papa ! maka kamu harus bangun !"
" kamu harus bangun ! kamu harus melindungi Papa mu!"
" sekarang cepat bangun dan buka matamu ! "
" kamu harus melindungi Papamu yang bodoh itu ..."
" ah, tapi..." Xuan sedih
" tenang saja ! jangan takut dengan suara pistolnya ! jangan takut dengan darahnya ! jangan jijik dengan bau darahnya !" kata Violet
" selama kamu bisa menahan diri dan menjaga kesadaranmu ! mama yakin kamu pasti bisa menjadi yang terbaik ! "
" hm..." Xuan mengangguk
" baiklah , sekarang ayo pergilah ..."
tidak lama kemudian ! Xuan tersadar dari mimpinya. situasi sudah tenang, sepertinya untuk sementara mereka akan baik-baik saja.
__ADS_1
" ah, Xuan ! syukurlah !" Alex senang Xuan tidak apa-apa
" ah, Papa ! lenganmu ?" Xuan khawatir dengan Alex yang terluka
" tidak apa ! ini bukan masalah besar ! tenanglah Xuan sebentar lagi Jimmy akan datang !" kata Alex sambil menambah kecepatan, Xuan mengepalkan tangannya dan menggengamnya erat, dia salah. dia memang lemah dan dia tidak bisa melindungi ayahnya.
" ah...." Alex terkejut saat Xuan mengambil pistol yang di bawanya
" Papa tenang saja ! aku bisa mengatasinya kok !" kata Xuan tersenyum
" ah.."Alex kembali fokus ke roda kemudi, sedangkan Xuan mulai menstabilkan dirinya dan mencari titik lemah lawan.
DORR!! DORR!!!
KLANGG!!!
suara kaca mobil musuh yang pecah, dengan beberapa kali tembak kaca mobil itu hancur dan Xuan bisa mendapati pengendaranya yang tidak bisa menghindar dari fokusnya.
" ah, Xuan !"
" aku baik-baik saja pa !" Xuan tersenyum sambil mengisi kembali peluru ke dalam senapannya ..
pertarurang sengit antara Xuan dan pembunuh itu berlangsung, tetapi pertarungan itu tidak bisa bertahan lama !
tiba-tiba dari samping seorang pembunuh menembak tepat ke kepala Alex..
DORR!!
" ah, PAPA !!" Xuan terkejut mendapati dia gagal, dia pikir hanya satu mobil yang mengikutinya. ternyata dia salah, saat Xuan baru saja berada dalam angan dia tersadar akan kondisinya sekarang.
" ah, mobilnya ! " Xuan mencoba mengambil alih kemudi, dia menghiraukan darah segar yang mengalir dari kepala Alex, dia menghiraukan bau anyir dari darah itu dan lebih memilih fokus dengan jalanan.
" V , apa kamu ada disana !"
" apa yang bisa saya bantu Tuan ?" tanya V
" V , aku tau akses mu diponsel tidak sebanyak di laptop ! tapi aku mau kamu mengambil alih mobil ini ! " kata Xuan
" baik tuan ! bisa anda menahannya dalam 2 menit ? " tanya V
" baiklah , cepat ! "
Xuan mencoba mengendalikan mobilnya ! walau dia belum bisa mencapai pedal gas akan tetapi, dengan kondisi tubuh Alex yang masih ada dikursi kemudi membuat Xuan bisa menggapai pedal gasnya !
" ah, tubuh papa !..." Xuan mencoba menahan air mata nya
" tuan, saya sudah mengambil alih kemudi !" kata V
" baik, bawa kita ke kota ! dan tetap nyalakan GPS nya !"
" saya sudah melakukannya Tuan, saya juga akan melapisi mobilnya dengan sistem Hologram yang anda kembangkan ! setidaknya itu bisa menangkis tembakan musuh !" kata V
" lakukan! V ,coba cari apa masih ada pistol yang bisa ku gunakan ?" tanya Xuan
" ada beberapa Sniper M40 dibelakang ! " kata V sambil membuka cap mobilnya
" baiklah! V, hubungkan aku dengan Jimmy !" kata Xuan yang sibuk mengambil senapan yang ada dibelakang jok mobilnya.
" saya membutuhkan sedikit waktu untuk itu !" kata V
" lakukan !" Xuan memperbaiki posisinya dan mulai mengatur sudut tembak
tidak lama kemudian semua nya telah siap, Xuan sudah selesai mengunci targetnya dan V juga sudah bisa mengakses seluruh mobil canggih itu dengan baik.
" hehhe...akan ku habisi kamu !" kata Xuan , terlihat jelas diwajahnya nafsu untuk membunuh
DORRR!! DORRR!!
dalam beberapa tembakan musuh tewas ditempat sehingga muncul kecelakaan ! Xuan sangat puas dengan apa yang dia lakukan dan tidak lama kemudian..
" halo, Xavier ...!" V berhasil menghubungi Hirasaki
" ah, Saki-nii ! bisakah kamu panggilkan kak Sora untuk ku ?" tanya Xuan
" hm, sebentar ! dia ada disini !"
" Sora !..." panggil Hirasaki
"hm ?" Sora menjawab sambil memakan keripik kentang
__ADS_1
VICTOR_WRITE