
" ah, mungkinkah ? " wanita itu menduga-duga
" apa kamu tuan muda Stevens ?" tebak wanita itu
" hm, bibi memang cerdas " kata Xuan sambil menunjukkan dirinya didepan wanita itu
" apa ? apa yang kamu mau ? aku tidak membunuh mereka ! aku hanya membalas dendam suamiku " kata wanita itu
" hm, baiklah bibi ? aku juga tidak ingin membunuhmu ? " gumam Xuan
" kalau begitu maafkan aku, aku akan membayar semua dosa ku ! aku akan menjadi pelayanmu" kata wanita itu
" hm, itu ide buruk ? karena aku tidak pernah menerima sampah " kata Xuan
" cih , " Wanita itu meludah ke arah Xuan
" ups, tidak kena ! maaf ya bibi, tapi aku tidak akan membiarkanmu menghinaku lagi " kata Xuan
" ahhaha.." wanita itu tertawa dan melempar kalungnya
" ah, apa yang kamu lakukan bibi ?" tanya Xuan
" kalau kamu memang ingin aku mati ! maka, akan aku bawa kamu bersamaku " kata wanita itu
" bibi ? apa yang kamu maksud ?" Xuan berpikir
" ah,mungkinkah " Xuan melihat ke kalung yan dilempar wanita itu
" Xuan ! " Sora memanggil Xuan
BIB BIB BIB
BOOOMMM !!!
__ADS_1
suara ledakan yang sangat keras, wanita itu meledak didalam sana, sementara itu Sora mendorong Xuan keluar sebelum bom waktu itu meledak
" SORA ! "
" ah, tuan muda !" tangan kana Sora langsung melindungi Xuan dari efek ledakan yang terjadi
" uhuk uhuk, ugh ? apa anda baik-baik saja tuan muda ?" tanya pengawal itu
" ah, SORA ! " Xuan langsung bangkit dan mencari Sora diantara timbunan reruntuhan
" SORA ! SORA ! DIMANA KAMU ?" terlihat jelas Xuan putus asa
" akan saya bantu , tuan muda ! " kata pengawal itu
" hm " mereka kemudian mencari Sora diantara puing reruntuhan, walau ruangan itu telah dibuat untuk tahan ledakan, tapi dengan daya ledak bom yang sebesar itu setidaknya akan menghancurkan dinding utama ruangan itu
" ah, SORA ! " Xuan berteriak
sementar itu, mendengar suara ledakan para pengawal bergegas menuju ke lokasi ledakan, hingga saat mereka disana
" ah, itu tuan muda ! " tunjuk seorang pengawal
" ah,tuan muda ! apa anda baik-baik saja?" tanya para pengawal
" BODOH APA YANG KALIAN LAKUKAN ? CEPAT KEMARI DAN BANTU AKU ?" Xuan memberi perintah
" ah, baik tuan muda ! " mereka kemudian mereka membantu menangkat puing-puing reruntuhan, hingga mereka menemukan Sora
" ayo , satu ! dua ! tiga ! " mereka mengangkat puing tebesar yang ada dan menyingkirkannya
" urgh, UAHHH " akhirnya setelah bekerja keras mereka berhasil mengangkat puing tersebut
" ah, KAPTEN ! " para pengawal terkejut menemukan Sora
__ADS_1
" ah, SORA ! " Xuan yang terkejut mendengar mereka menemukan Sora langsung bergegas kesana
" meyingkir " kata Xuan
" SORA ! " Xuan terkejut melihat kondisi Sora
" uhuk uhuk uhuk ! " Sora mendapat sedikit kesadarannya
" ah, SORA !"
" KAPTEN ! "
" ah, Xuan ! syukurlah kamu baik-baik saja ! " kata Sora lirih
" BODOH ! APA YANG KAMU LAKUKAN ! " teriak Xuan kesal
" haha, maaf ya! sepertinya aku tidak bisa menemanimu lebih dari ini ! " kata Sora dengan senyum pasi diwajahnya
" apa ? apa yang kamu katakan ? kamu tidak boleh menyerah ! "
" kalian cepat panggil ambulan " kata Xuan
" terlambat ! seluruh tubuhku sudah hancur, aku bisa merasakannya suhu tubuhku mulai menurun, aku mulai kehilangan kesadaranku ! " kata Sora
" TIDAK ! KAMU BOHONG ! KAMU PASTI HANYA MENGGODAKU ? KAMU PASTI SEDANG MENGERJAIKU ? BERHENTILAH BERCANDA ! " kata Xuan
" haha, mungkin ini sulit dipercaya ! tapi, maaf. aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi, aku tidak bisa bersamamu lagi . aku...urgh..maaf Xuan ! terimakasih untuk semuanya " kata Sora , air mata Sora mulai turun dia mengumpulkan semua tenaganya yang tersisa untuk mengatakan semua itu
" ..." Xuan terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Sora
" Xuan, tenanglah ! lihatlah mataku ! aku , tuan besar dan nyonya besar akan selalu bersamamu ! kami ...akan menjagamu " kata Sora lirih
" ah, aku mengerti kak ! " terlihat jelas wajah Xuan sangat penuh dengan emosi amarah dan kesedihan, akan tetapi Xuan tetap mencoba tersenyum didepan Sora
__ADS_1
" sampai jumpa , KAK SORA ! " teriak Xuan, pada saat itu juga Sora menghembuskan nafas terakhirnya dalam pelukan Xuan dengan senyum manis terukir diwajahnya
VICTOR_WRITE