
" ayo , satu ! dua ! tiga ! " mereka mengangkat puing tebesar yang ada dan menyingkirkannya
" urgh, UAHHH " akhirnya setelah bekerja keras mereka berhasil mengangkat puing tersebut
" ah, KAPTEN ! " para pengawal terkejut menemukan Sora
" ah, SORA ! " Xuan yang terkejut mendengar mereka menemukan Sora langsung bergegas kesana
" meyingkir " kata Xuan
" SORA ! " Xuan terkejut melihat kondisi Sora
" uhuk uhuk uhuk ! " Sora mendapat sedikit kesadarannya
" ah, SORA !"
" KAPTEN ! "
" ah, Xuan ! syukurlah kamu baik-baik saja ! " kata Sora lirih
" BODOH ! APA YANG KAMU LAKUKAN ! " teriak Xuan kesal
" haha, maaf ya! sepertinya aku tidak bisa menemanimu lebih dari ini ! " kata Sora dengan senyum pasi diwajahnya
" apa ? apa yang kamu katakan ? kamu tidak boleh menyerah ! "
" kalian cepat panggil ambulan " kata Xuan
" terlambat ! seluruh tubuhku sudah hancur, aku bisa merasakannya suhu tubuhku mulai menurun, aku mulai kehilangan kesadaranku ! " kata Sora
" TIDAK ! KAMU BOHONG ! KAMU PASTI HANYA MENGGODAKU ? KAMU PASTI SEDANG MENGERJAIKU ? BERHENTILAH BERCANDA ! " kata Xuan
" haha, mungkin ini sulit dipercaya ! tapi, maaf. aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi, aku tidak bisa bersamamu lagi . aku...urgh..maaf Xuan ! terimakasih untuk semuanya " kata Sora , air mata Sora mulai turun dia mengumpulkan semua tenaganya yang tersisa untuk mengatakan semua itu
" ..." Xuan terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Sora
" Xuan, tenanglah ! lihatlah mataku ! aku , tuan besar dan nyonya besar akan selalu bersamamu ! kami ...akan menjagamu " kata Sora lirih
" ah, aku mengerti kak ! " terlihat jelas wajah Xuan sangat penuh dengan emosi amarah dan kesedihan, akan tetapi Xuan tetap mencoba tersenyum didepan Sora
" sampai jumpa , KAK SORA ! " teriak Xuan, pada saat itu juga Sora menghembuskan nafas terakhirnya dalam pelukan Xuan dengan senyum manis terukir diwajahnya
" ..." semua orang terdiam dan menunduk untuk menunjukkan penghormatan mereka pada Sora
" semuanya, bawa kak Sora ke kediaman ! siapkan makam untuknya di dekat makam orang tua ku " Xuan memberi perintah
__ADS_1
"BAIK ! " semuanya mematuhi perintah Xuan dan mulai mengerjakannya
sementara itu Xuan menghubungi Hirasaki..
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
* halo, Saki-nii ?*
* ah, ada apa ? Xuan ?*
* kumohon pulanglah sekarang ! * pinta Xuan
* eh, ada apa ? *
* ada hal penting yang harus kita lakukan ! aku sudah menyuruh paman Fumio menjemputmu *
* hah, baiklah !*
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
selepas menghubungi Saki , Xuan langsung menghubungi Fumio dan memintanya untuk menjemput Saki. sementara itu..
" apa saya bisa mengantar anda tuan muda ?" tanya tangan kanan Sora
" hm , kamu bisa melakukannya " jawab Xuan
" nama saya, Tomoyama ! tetapi, kapten biasa memanggil saya Tama ! " jawab pengawal itu
" hm, Tama ya ?" Xuan tersenyum pasi
mereka kemudian kembali ke kediaman, setibanya dikediaman..
" ah, tuan muda !" pelayan terkejut Xuan tiba lebih cepat
" tidak perlu memberi hormat ! cepat siapkan prosesi pemakaman " Xuan memberi perintah
" eh, prosesi untuk siapa ?" tanya Jimmy
" Sora ! " kata Xuan
" ah, tuan muda Sora ! " para pelayan termasuk Jimmy sangat terkejut dan terpukul
" baik tuan " jawab Jimmy sedih
para pelayan menyiapkan prosesi pemakaman untuk Sora sementara para pengawal berjaga dan menyiarkan berita duka.
__ADS_1
" Xuan ! " Saki yang baru kembali tanpa tahu apa-apa langsung memeluk Xuan dari belakang
" urgh, HUA ! HU..HU....HUAA...! " air mata Xuan tumpah
" eh, Xuan ? apa yang terjadi ? kenapa kamu menangis ? siapa yang mati ? dimana Sora ? " tanya Saki
" ..." Sora hanya terdiam dan menunjuk ke peti mati
" ah, ini ? kalian sedang bercanda ya ?" tanya Saki tidak percaya
" .." Xuan hanya terdiam sambil terus menangis
" hih. Sora benar-benar keterlaluan ! bagaimana bisa dia membuat lelucon seperti ini " kata Saki sambil berjalan menuju peti mati
" ah !" Saki terkejut melihat Sora ada didalamnya, wajahnya pucat dan kulitnya terlihat pucat
" hei, Sora ! sudah cukup leluconnya ! kamu sudah berhasil membuat Xuan menangis" kata Saki kesal
" hei ! Sora ? hei ?" Saki mulai memeriksa tubuh Sora dan dia mendapati Sora telah wafat
" ah ? ti..tidak mungkin ? in tidak mungkin " Saki tidak percaya dengan apa yang dilihatnya
' hei, Xuan ini lelucon bukan ?" Saki bertanya pada Xuan
" ehm.." Xuan menggeleng
" ah, ini tidak mungkin ! ini pasti bohong ?" Saki tidak percaya
SWOSHH
tiba-tiba angin berhembus dengan kencang
" ahh !" Xuan dan yang lainnya menutup mata agar tidak kemasukan debu
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
*maaf ya ! Saki *
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saki dan Xuan mendengar suara lembut Sora yang dibawa oleh angin itu
" ah ? "
BRUKK..
__ADS_1
Saki terpaksa mempercayai apa yang dia dengar dan dia lihat, akhirnya dia terpaksa mempercayai kematian Sora. beberapa lama kemudian, prosesi pemakaman dilaksanakan dan Sora dimakamkan di dekat makam orang tua Xuan
VICTOR_WRITE