TIME

TIME
episode 3


__ADS_3

selamat tinggal


.


.


.


Esok harinya Xuan berangkat ke china, saat di bandara


" tuan muda ini kuncinya " Jimmy memberikan kunci mansion yang akan ditinggali oleh Xuan


" ehm, baiklah ayo pergi ! " Xuan berkata dengan riang


" ah, tuan muda tunggu ! " seru seorang pelayan


" ehm, apa ada yang ku lupakan ? " tanya Xuan tanpa berbalik


" eh, sebenarnya tidak. tapi..." pelayan itu ragu saat akan bicara, Xuan sangat memahami gelagat pelayan itu. dia paham apa yang ingin dikatakan oleh pelayan itu.


" baiklah kalau begitu " Xuan langsung berjalan kembali ke platform


" tapi tuan muda, bukan kah lebih baik kalau tuan muda..." ucap pelayan itu  dengan ragu-ragu


" dia tidak akan datang !" jawab Xuan dengan lirih


" Ah, tapi " Jimmy pun ikut angkat suara


" sudah lah , aku tau apa yang Papa pikirkan , aku yakin dia pasti telah mempunyai rencana tersendiri " jawab Xuan dengan yakin Jimmy dan kedua pelayan itu terdiam.


" baiklah kalau begitu aku pergi dulu "


Xuan berlari kemudian berhenti sejenak sambil terseyum menengok ke belakang dimana  Jimmy dan kedua pelayan itu, tediam melihat senyum Xuan. mereka hanya berharap Xuan baik-baik saja.


" Xuan " terdengar suara Alex tengah memanggil nama Xuan. Xuan menghentikan langkahnya dan menatap tubuh Alex yang sudah berdiri didepannya.


" ah, rupanya dugaan ku salah " Xuan langsung memeluk Papa nya tanpa ragu


" ehhh, kamu pikir Papa akan mengizinkan anak kesayangan Papa pergi begitu saja " Alex melepas pelukannya dan mencubit wajah Xuan


" ugh, Papa lepaskan ini sakit "


" haha, maaf-maaf. Sudah sana pergillah " Alex menggantar putra kesayangannya tanpa diketahui siapapun


" baiklah aku pergi " Xuan tersenyum lembut pada Alex


Alex yang melihat kepergian putranya benar-benar sedih, dia tidak tau apa yang akan menimpa Xuan


" Xuan aku harap kamu baik-baik saja " hanya kata-kata itu yang bisa keluar dari mulut Alex


tidak lama setelah itu pesawat yang akan menuju China Take off


" Mama aku pasti akan membalaskan dendam Mama ! " Xuan berkata dalam hatinya


sepuluh jam kemudian pesawat yang ditumpangi Xuan mendarat di Bandara Internasional Beijing, China para pramugari mulai membangunkan penumpang


" adik kecil, kita telah tiba di Beijing" Kata seorang pramugari ke Xuan


" ugh .." Xuan bangun dan menggosok kedua matanya dengan perlahan


" apa kita sudah sampai ? " tanya Xuan pada seorang penumpang disampingnya tidak lama kemudian pesawat telah mendarat dengan sempurna.


" silahkan para penumpang keluar dari pintu sebelah kanan " kata seorang pramugari

__ADS_1


Para penumpang pun turun dan pergi ke tempat pengambilan bagasi


" ah, disana ya ? " tanya Xuan pada dirinya sendiri


Xuan kemudian langsung pergi dan mengambil bagasi, setelah mengambil bagasi dia pergi mencari taksi


" tuan bisakah kamu mengantar ku ke Dongcheng ? " tanya Xuan pada sopir tersebut


" aku bisa mengantarmu kesana, tapi dimana orang tua mu nak ? " tanya sopir itu pada Xuan


" aku adalah siswa pertukaran dari Inggris jadi aku datang sendiri kesini . " jawab Xuan


" ah, wow kamu pasti begitu pintar hingga mendapat kesempatan beasiswa kemari " jawab sopir itu lembut


selama diperjalanan sopir itu mengajak Xuan bicara, Pak tua itu bicara dengan ramah. mengingatkan dirinya pada ibunya


" tuan kenapa anda memilih menjadi sopir ?" tanya Xuan pada pria tua itu


" hehehe...., padalah kamu adalah anak kecil ! tapi ini pertama kalinya orang bertanya mengapa aku memillih pekerjaan ini ! "  jawab pria itu sambil tertawa


" hah..., mau bagaimana lagi saat ini persaingan di negara ini sudah terlalu kuat. orang tua sepertiku bisa apa ? " jawab pak tua itu pada Xuan


" ah, jadi China sudah berubah ya ? " tanya Xuan


" ya sekarang China bukan lah China yang dulu ! " kata pak tua itu


" tuan jika anda bisa bekerja dalam sebuah perusahaan dimana orang tua bisa bekerja disana, apa yang akan anda lakukan ? " tanya Xuan balik pada pak tua itu


" hahaha..., tentu saja aku akan masuk ke perusahaan itu tanpa berpikir dua kali ." jawab pak tua itu


tidak lama kemudian Xuan mandapat ide untuk membangun kerajaan bisnis nya. setibanya di mansion


" nak kita tiba ! " seru pak tua itu pada Xuan


" ah, terimakasih telah menggantar saya tuan, padahal ini sudah lewat tengah malam. ini uangnya ! " Xuan menyodorkan uang sejumlah 250 yen


" tidak perlu pak, ambil saja. angap saja ungkapan terimakasih ku untuk jasanya " Xuan bicara sambil berjalan pergi


setibanya di mansion ...........


" ah, lelahnya " Xuan langsung menjatuhkan dirinya ke sofa


" hah,.....sepertinya aku harus menata ulang tempat ini besok ! " Xuan menghela nafas panjang


Xuan merebahkan tubuhnya ke sofa dan beberapa saat setelahnya Xuan tertidur, tidak lama kemudian dia bangun dan mengambil Laptop yang ada didalam tasnya, dia kemudian berpikir seandainya dia membuat sebuah blog dia butuh banyak uang untuk membuat iklan, dan promosi lainnya. Xuan berpikir dengan keras selama 2 jam dia pun melihat beberapa buku yang ada dirak.


Xuan pun terpikir sebuah ide..


" argh..., kenapa tidak terpikir dari tadi " Xuan mengacak - acak rambutnya dan menggaruk kepalanya


" sendainya terpikir dari tadi pasti aku sudah membuat 2 atau tiga bab , hahhh..." Xuan yang merasa sangat lelah mancari air ke dapur


" eh, kenapa ada bahan makanan disini ? hm...? " Xuan memperhatikan kembali tiap bahan makanan yang ada


" hm..., semuanya masih baru bahkan ada ikan, daging, sayur, dan buah-buahan didalam juga masih segar ?"  Xuan bingung dengan semua ini


DRRRR DRRRR


Smartphone milik Xuan bergetar


" ah, Papa ? kenapa dia menelfon ku malam-malam begini ? ah, jangan-jangan ? " Xuan menduga bahwa semua ini adalah ulah Alex


" Halo pa? "

__ADS_1


" ah, sepertinya kamu sudah didapur ya ! hehehe ..." Alex tertawa kecil


" hahh......., baiklah! lalu kenapa Papa menyiapkan semua ini ? "


"haha..bagaimana mungkin Papa tega melihatmu kelaparan " jawab alex dengan nada sendu


" baiklah, terima kasih Pa " Xuan menjawab Alex dengan lembut


" ah, baiklah kalau begitu tidur lah, sekarang sudah larut "


" baiklah .."


Xuan pun pergi ke atas ,dia menggambil beberapa buah dan membawa laptopnya ke atas. dia langsung membuat desain untuk Cover novel nya. dia berencana membuat novel yang mengkisahkan perjuangan para orang tua demi anak" nya. dan benar setelah 3 jam sebuah cover novel yang sangat keren pun terselesaikan


" hahhh, akhirnya selesai juga " Xuan pun merenggangkan tubuhnya dan menggosok matanya


" baiklah sekarang saat nya untuk tidur, ! "


Xuan pergi ke kamar mandi kemudian dia menggosok gigi dan tidur dengan lelapnya. saat tidur, Xuan bermimpi


" eh, tempat ini ? "


SRAKK SRAKK


" pohon itu ? "


Xuan berjalan mendekat ke pohon mapel itu


" Mama !


" hah, sepertinya aku belum bisa melepas mama "


" Xuan ....." Violet memanggil Xuan dalam mimpinya , teringat kembali kenangan indah pada masa itu.


" mama aku tau saat ini mama pasti masih menghkawatirkan ku, tapi aku bisa menjaga diriku " Xuan berlari kepelukan Violet, walau itu hanya mimpi tapi bagi Xuan mimpi ini lebih dari cukup untuk membuatnya merasa tenang


" mama, aku janji dalam 5 tahun kedapan aku pasti bisa menemukan wanita itu"


" aku janji pada  mama, dan aku janji pasti aku akan menghukumnya dengan kedua tangan ku ini " air mata Xuan mulai megalir


" aku akan berlatih dengan keras , karena itu mama tetap tenang dan lihat aku dari sana " tanpa sadar air mata Xuan membasahi wajahnya


" Xuan......" Violet memanggil Xuan lagi


" mama...."


bayangan Violet mulai menghilang, Xuan mulai mengejar bayangan Violet yang mulai memudar.....


" MAMA !! "


" MAMA!! TUNGGU , JANGAN PERGI ..."


" KUMOHON TEMANI AKU SEBENTAR SAJA...."


" MAMA!!.....MAMA!! "


" Ah, hahhh.......... hanya mimpi" Xuan terbangun


" mama , aku merindukan mu" gumamnya tiba-tiba air mata Xuan mengalir begitu saja.


" ini, air mata ku ?....."


Xuan pun segera menghapus air matanya

__ADS_1


" Xuan tenanglah, kamu sudah berjanji tidak akan menjadi lemah !! " Xuan mulai menguatkan tekadnya


victor_write


__ADS_2