
xuan#6
.
.
.
" ah, disini kalian rupanya !" Sora menyela pembicaraan mereka, dia memadang wajah biasa seakan dirinya tidak tau apa yang terjadi diantar Xuan dan Hirasaki. sedangkan HIrasaki menghapus senyumnya dan memandang kesal pada Sora.
" ah, kak Sora ! " Xuan langsung menghapus air matanya, dia benar-benar kelabakan hingga SOra menghentikan kegitannya dengan mencekal tangannya lembut.
" ayo kita kembali ! Jimmy telah mengurus segalanya !" kata Sora dengan sebuah senyum lembut diwajahnya.
" hm, .." mereka bergegas pergi
setelahnya Sora membawa Xuan dan Hirasaki menuju ke parkiran dimana Fumio telah menunggu mereka dimobil
" tuan muda , apa kita langsung kembali ?" tanya Fumio
" ya !" jawab Sora
" tidak kita pergi ke pelelangan dulu !" kata Xuan menyela. semua yang ada disana terkejut mendengar ucapan Xuan tapi apa yang bisa mereka lakukan?
" ah, tapi ..." Sora ragu, dia tidak ingin mengusik singa yang sedang marah tapi tindakan Xuan juga tidak diperbolehkan.
" ke pelelangan ! " Xuan berkata dengan tegas, akhirnya dengan terpaksa Fumio menuruti perintah Xuan.
setibanya di pelelangan ...
" apa yang akan kita lakukan disini ?" tanya Sora
" kita akan membeli sebuah gedung !" kata Xuan dengan dingin.
Xuan dan Sora mencari tempat duduk mereka hingga, tidak lama kemudian , acara dimulai
setelah beberapa lama ...
" akhirnya ini dia , yang kalian tunggu !" kata pembawa acara itu
" nah, ini dia ! Gedung X , yang ada dijalan ZY " kata pembawa acara itu, semua orang langsung berbisik dan menyiapkan uang mereka
" Sora aku mau gedung itu ! kita harus mendapatkannya !" kata Xuan dengan tegas membuat Sora mengukir senyum kecil diwajahnya.
"ah, baiklah !" kata Sora
"baiklah kita mulai sekarang juga ! penawaran pertama dimulai dari 35 juta !" kata pembawa acara itu membuka lelang
" ah, no 3 menawar 50 ! "
" no 6 menawar 100 !"
" no 76 menawar 125 !"
" no 500 menawar 500 jt ! " pembawa acara itu terkejut
" ah, 500 jt siapa orang itu ?" banyak orang mulai khawatir
" baiklah 500 jt . pertama !"
"500 jt kedua !"
" baiklah, 500 jt ketiga ! "
" terjual ! " kata pembawa acara itu
" hehe, ayo kita kembali !" kata Xuan senang.
" baik.." jawab Sora
setelah megambil sertifikat gedung itu , mereka bergegas pulang
" paman , kita kembali !" kata Fumio
" baik tuan !" Fumio langsung menginjak pedal gas dan membawa mereka kembali ke mansion Stevens
setelah beberapa lama , mereka tiba dirumah
" Jimmy semua sudah disiapkan ?" tanya Xuan
__ADS_1
" semua sudah siap tuan muda ! saya juga sudah menyebar beritanya ! " kata Jimmy
" baiklah , lakukan seperti biasa ! " kata Xuan memberi perintah
" baik tuan !" kata Jimmy
" ah, Xuan.." Sora memanggil Xuan khawatir
" maaf kak ! aku mau bersih-bersih dulu !" kata Xuan
" ah,ta..tapi !" Sora sangat khawatir dengan keadaan Xuan
" tenanglah , biarkan dia menenangkan dirinya !" hirasaki menahan Sora yang ingin menyusul Xuan.
bangkit
.
.
.
" ugrh.." Sora kesal karena dia tidak bisa melindungi senyum kecil itu
" hah, aku mengerti perasanmu tapi lebih baik biarkan dia sendiri lebih dulu ! saat dia sudah tenang baru ajak dia bicara !" kata Hirasaki dengan tenang, Sora masih mengepalkan tangannya erat tapi..
" hm..." Sora hanya bisa menyerah dengan keadaan, dia tidak ingin Xuan menjadi lebih terpuruk lagi
selama semalaman Xuan tidak keluar dari kamarnya, dan jelas itu membuat Sora dan Jimmy khawatir bukan main. sedangkan Hirasaki tetap beraktifitas seperti biasa, karena dia juga tau apa yang dirasakan oleh Xuan.
" apa dia akan baik-baik saja ? " ucap Sora khawatir bukan main
keesokan harinya, para tamu berdatangan dan mengucap bela sungkawa. Xuan sudah keluar dari kamarnya dan dia sudah tidak sesedih semalam, walau dia masih tidak rela tapi dia harus keluar dari kamar dan mengantar kepergian Ayahnya.
" Xuan !" panggil seorang pria tua
" ah, Grandpa !" Xuan was surpised
( ah, kakek ! ) Xuan terkejud
" everything will be fine , Grandpaa in here !"
( semua akan baik-baik saja, kakek ada disini !)
( aku baik ! kakek seharusnya tidak mengkhawatirkan ku !) kata Xuan
" ssttt , come on ! we pray from Alex ! "
( ssttt, ayo ! kita berdoa untuk Alex )
setelah beberapa lama kemudian , semua orang sudah kembali ke kediaman mereka, pemakaman keluarga Stevens sudah sepi menyisakan penghuni rumahnya yang masih berduka cita dengan kepergian Alex.
" Robert ! " Xuan memanggil Robert
" yes , young master ! " Robert answered
( ya, tuan muda ! ) Robert menjawab
" please take grandpa to mansion ! " Xuan said
( tolong antar kakek ke mansion ! ) kata Xuan
" yes, young master ! "
( baik, tuan muda ! )
" alright, Grandpa go home ! so don't forget to call grandpa !"
( baiklah, kakek pulang ! jangan lupa untuk menelfon kakek ! )
Robert mengantar Leo Stevens kakek Xuan menuju ke mansion utama keluarga Stevens, sedangkan Xuan? lihat saja apa yang dia lakukan..
" hah, akhirnya ! " Xuan menghela nafas lelah
BRUKKK!!!!!!!!!!
Xuan terjatuh, kakinya sudah tidak bisa menahan beratnya. kini dia tengah terduduk lemah tak berdaya didepan makam kedua orang tuanya.
" MA! PA ! , KENAPA INI TERJADI PADAKU ! "
__ADS_1
" KENAPA AKU BEGITU LEMAH !"
" KENAPA HIDUP INI BEGITU TIDAK ADIL DENGAN KU ! "
" KENAPA AKU HARUS KEHILANGAN KALIAN !! "
" KENAPA ?"
" KENAPA MA ?"
" APA KESALAHAN YANG TELAH AKU LAKUKAN !"
" PAPA ! PADAHAL PAPA YANG TELAH BERJANJI PADAKU !"
" PAPA AKAN SELALU BERSAMA DENGAN KU ! "
" LALU ! KENAPA ? "
" KENAPA KALIAN MENINGGALKAN AKU SENDIRI !"
" HUWAA!!!!"
" HU..HU !!"
" PA!!!....."
" MA !!!....."
Sora dan Hirasaki hanya bisa melihat dari kejauhan, mereka ingin memberikan ruang untuk Xuan.
Hingga satu jam kemudian....
" ayo kita pergi !" ajak hirasaki
" eh, kita hibur dia ?" Sora bingung
" selain itu apa lagi yang bisa kita lakukan , bodoh ! " Hirasaki meledek Sora yang masih cengo
mereka kemudian mendekat ke Xuan yang masih terisak disana, Hirasaki tau apa yang dirasakan oleh Xuan. dia tau penderitaan yang dialami oleh Xuan, bagaimanapun Hirasaki tidak bodoh. kehilangan kedua orang tuanya disaat yang bersamaan membuatnya menderita bukan main. apalagi dulu dia yang tidak punya apa-apa sehingga harus bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri..
" Xuan! " Hirasaki memanggil Xuan
" ah, Saki-nii ! kak Sora ! " Xuan langsung memeluk mereka bedua
" tenanglah semua akan baik-baik saja! aku disini ! aku tidak akan meninggalkamu ! " kata Saki menenangkan Xuan yang masih tersedu dipelukannya.
" HUAA!!! " Xuan menangis lebih keras
" menangislah ! " Kata Hirasaki mengusap lembut pucuk kepala Xuan.
"tidak ! " Xuan menghapus air matanya, Sora mengukir senyumnya lega. kekhawatirannya menghilang bersama Xuan yang sudah kembali.
" hehe...ini baru Xuan yang ku kenal !" kata Hirasaki tersenyum
" ah, maaf membuat kalian khawatir ! "
" hm.." Sora tersenyum
" baiklah ayo kita pergi sekarang !" Xuan berdiri
" eh, kita mau kemana ! " Sora bertanya
" aku ada janji dengan pengacara ! aku harus mengambil alih semua perusahaan Papa dan kemudian... Dunia ! " kata Xuan tegas
" hehe, baiklah ini baru Xuan kesayangan ku !" kata Sora sambil mengusap kepala Xuan
" hehe, ayo pergi ! " Xuan dan yang lainnya bergegas kembali ke rumah. dimana dia menghabiskan hidupnya bersama kedua orang tuanya.
setelah memakan waktu yang tidak lama untuk tiba di mansion Stevens, kini Xua dan yang lainnya sudah melangkahkan kakinya menuju kedalam rumah..
" young master ! " the maid and the butler give a respect to their master
( tuan muda ! ) pelayan memberi hormat pada tuannya
" where is he ? " Xuan asked
( dimana dia ? ) tanya Xuan
" Mrs.Thoms in living room !" the maid said
__ADS_1
( p.Thoms ada diruang tamu !) kata pelayan itu
VICTOR_WRITE