
ayah dan anak
.
.
.
Jimmi akhirnya mengantar Xuan menuju tempat yang dia pinta, sat diperjalanan mereka tidak sengaja berpapasan dengan mobil Alex yang tengah terburu-buru menuju ke mansion Stevens
" ah, itu mobil tuan besar ! " kata Jimmy
" apa mau berhenti dulu ? " tanya JImmy
" tidak biarkan saja ! " kata Xuan
tidak lama kemudian, mereka tiba ditempat tujuan Xuan. makam Violet..
" mama, aku datang !" kata Xuan lirih
sedangkan Xuan yang masih berada di makam, Alex kini sudah tiba ditujuannya, dia yang tadinya mendapati mobil sang anak meminta sopirna untuk memutar balik dan mengikutinya, setibanya disana...
" tuan besar silahkan ! " kata sopir Alex
TAK! TAKK!!
suara langkah kaki mereka yang tengah menaiki tangga dengan tergesa-gesa. setibanya dipuncak..
" mama , aku pulang ! "
" Violet, aku datang.."
setelah memberi salam, mereka berdua berdoa didepan makam Violet..
selepas berdoa..
" Xuan.."
" ugh, Papa.." Xuan langsung memeluk Alex
" ugh, Xuan ..kenapa kamu baru kembali ? " tanya Alex, terdengar dengan sangat jelas dari suaranya dia begitu kesepian..
" maaf, papa " Xuan melepaskan dirinya dari pelukan Alex
" ada banyak hal yang harus kuselesaikan ! " kata Xuan
" hahh...iya-iya ini kesalahanku , aku tidak memberikanmu uang sepeserpun untuk hidup.." kata Alex menyesal
" tidak apa ! aku senang , setidaknya papa tidak memanjakkanku " kata Xuan tersenyum
" ugh, licik ..." Alex mencubit wajah Xuan
" ah, papa sakit.." Xuan mengeluh dengan manja..
" hehe...jadi ada masalah apa ?" tanya Alex
" beberapa hari yang lalu aku membuat sebuah perusahaan ! " kata Xuan serius
" wah, hebat juga ya kamu ! baru 6 bulan sudah bisa membuat perusahaan sendiri..." kata Alex memuji Xuan sambil mengusap kepalanya..
" hehe, tapi untuk sementara masih berupa website layanan jasa ! aku belum mampu membuat gedung..." kata Xuan lirih
" haha, masalah sekecil itu kenapa kamu tidak langsung ambil alih anak perusahaan papa ? " Alex tertawa sambil mengejek Xuan
" hahh..aku tidak ingin meminta ! " kata Xuan tegas
" lalu ..?" Alex bingung
" aku ingin meminjam sebuah gedung , tepatnya anak perusahaan papa yang bercabang di Beijing !" kata Xuan tegas
__ADS_1
" ah, begitu ya ..:" Alex berpikir
" aku mohon, .." Xuan menundukkan kepalanya pada Alex
" ah, sayang cepat angkat kepalamu ! " kata Alex panik...
" ah, baik-baik..akan ku pinjamkan , akan ku kosongkan gedung itu besok !" kata Alex
" eh, lalu bagaimana dengan karyawan yang ada disana ? " tanya Xuan
" tenang saja, karean perusahaanmu masih baru, aku akan memberikan gedung kecil, walau begitu fasilitas disana sangat memadai.." kata Alex
" ah, terimakasih pa !" kata Xuan sambil mengangkat kepalanya dan segera memeluk Alex
" oh ya ! apa kamu sudah makan siang ?" tanya Alex
" hehe, belum sih !" Xuan berkata sambil menggaruk kepalanya
" ugh, " Alex langsung mencubit wajah putra kesayangannya itu
" hhh, baiklah kita pergi makan !" kata Alex
" hehe, papa memang yang terbaik " kata Xuan manja
" hahhh, baiklah Jimmy kamu pergilah dengan Robert! biar aku yang bawa mobilnya" kata Alex
" baik, tuan ! " kata Jimmy dan Robert ( sopir Alex) bersamaan
" AYO ! Xuan .." Alex mengajak Xuan pergi..
saat dijalan Xuan dan Alex saling berbincang dan bersenang-senang.
" hm, sayang kamu mau makan apa ? " tanya Alex
" aku mau makan Steak !" kata Xuan
" Hm, baiklah kita pergi makan Steak !" kata Alex sambil tersenyum
" eh, papa apa gedung ini akan dijual ? "konsentrasi Xuan teralihkan karena melihat sebuah gedung yang akan dijual..
" iya, pemiliknya mengalami kebangkrutan !" kata Alex
" pa , apa papa bisa membantuku sekali lagi ?" tanya Xuan
" hm, jangankan sekali ! seribu kali, sejuta kalipun pasti papa bantu! " kata Alex
" kalau begitu, aku mau papa membantuku membeli gedung itu ! "
" eh,..." Alex terkejut
" tenang saja , aku akan tetap memakai uangku kok ! " kata Xuan sambil menunjukkan kartu ATM nya
" ah, kalau itu tentu saja ! tapi untuk apa kamu membeli gedung itu ?" tanya Alex
" gedung itu sebenarnya bisa menghasilkan keuntungan jutaan bahkan milliyaran Euro.." kata Xuan
" hm, mata anakku memang tajam !" kata Alex sambil tersenyum
xuan#5
.
.
.
"jadi, aku akan mengubah gedung ini menjadi bar ! " kata Xuan yang membuat Alex sedikit terkejut, anaknya sudah bukan bocah kecil yang manja lagi.
" ah, begitu ya , Violet memang benar ! kamu adalah anak paling hebat di dunia !" kata Alex sembari mengukir senyumnya
__ADS_1
"hm, apa kamu tidak ingin mencoba bisnis properti saja ? " tanya Alex
" hm, aku akan melalukannya ! tapi tidak sekarang " kata Xuan sambil menunjukkan senyum liciknya
" baiklah , kalau anak ku ingin menguasai dunia malam! aku akan membantu mewujudkannya ! " kata Alex
" hm, jadi aku akan berada disini selama beberapa bulan !" kata Xuan
" ah, benarkah ?" tanya Alex ragu akan tetapi dia menyiratkan harapan.
" iya pa !"
Alex sangat senang dengan kata-kata Xuan, hingga akhirnya mereka tiba di restouratn
" silahkan masuk tuan! " kata Butler yang bertugas membukakan pintu
tidak lama setelah mereka duduk , para Maid langsung mendatangi mereka dan menanyakan pesanannya
" silahkan dilihat menunya , tuan !" kata Maid itu
" ah, tidak perlu ! aku mau dua Steak , satu Jeroboam of Chateau Monton-Rothschild tahun 1945 dan segelas jus jeruk !" kata Alex
" baik tuan ! pesanannya akan segera diantar !" kata Maid itu
tidak lama kemudian...
" silahkan dinikmati makanannya tuan !" kata Butler yang mengantar makananya
setelah Butler itu pergi mereka langsung menyantap makanan yang dihidangkan ..
" hm, its so yummy , this is a realy Steak !" kata Xuan sambil mengunyah makanannya
( hm, ini sangat enak , ini baru benar-benar steak ! )
" eh, why with the tasted of Steak in China ?" Alex asked
( eh, mengapa dengan rasa Steak di China ?)
" i dont like Steak at there ! it tasted is very different with Steak in here !" Xuan said
( aku tidak suka dengan steak disana ! rasanya berbeda dengan Steak disini !) kata Xuan
" hm, how it ?"
( hm, bagaimana itu ?")
" the spices have change ! the tasted is adjusted to their tasted !" Xuan is said..
( bumbunya telah dirubah ! rasanya disesuaikan dengan selera mereka ! ") kata Xuan
" oh, i understand how that feel " Alex so pity to Xuan
( oh, aku paham bagaimana rasanya ) alex sangat kasihan pada Xuan
" hm, its fine . if Sora cooks i like that food !" Xuan said
( hm, aku tidak masalah , jika Sora yang memasak aku sangat suka makanan itu !) kata Xuan
" hm, looks like you're used to Sora !" Alex mocked to Xuan
( hm, sepertinya kamu sudah terbiasa dengan Sora ! ) Alex mengolok-olok Xuan
" argh, Daddy stop mocking me !" Xuan was annoyed
( argh, papa berhenti mengejekku !) Xuan merasa kesal
" hehe, ok dear ! let's continue eating !"
( hehe, baik sayang ! ayo lanjutkan makannya )
__ADS_1
" hah..."
VICTOR_WRITE