
PLAKK!!!
Hirasaki menampar Xuan
semua orang terkejut, mereka mencoba bergerak dan melumpuhkan Hirasaki
" DIAMM!!" Xuan berteriak
" JANGAN ADA YANG BERGERAK !!" kata Xuan
Xuan mulai menghapus noda darah di mulutnya ..
" HEHEHE....HAHAHA....HAHA...!!" Xuan tertawa dengan lepas
" hah.." Hirasaki menghela nafas
PLAK!!!
"ah.." Sora juga merasa geram dengan Hirasaki
tetapi Xuan masih tertawa terbahak-bahak
PLAAKKK!!!
untuk ketiga kalinya Hirasaki menampar Xuan, dan akhirnya Jimmy menampar balik Hirasaki
" ugrh, sakit.." Hirasaki mengeluh
" JIMMY !! SIAPA YANG MEMBERIMU PERINTAH !" kata Xuan
" ah.." Hirasaki menghela nafas
" rupanya kamu masih sadar ya ? " kata Hirasaki sambil menghina Xuan
" jadi apa yang kamu ingin kan ?" tanya Xuan
" hah..aku pikir akal sehatmu sudah hilang tadi !" kata Hirasaki sambil berjalan mendekat ke Xuan
" heh, aku bukan kamu ! dan kamu bukan aku ! memangnya apa kamu mengerti ?" ketus Xuan
" hehe..." Hirasaki tertawa kecil sambil memeluk Xuan
__ADS_1
" ah..." Xuan terkejut Hirasaki memeluknya
" tenanglah ! semua akan baik-baik saja !" kata Hirasaki memeluk erat Xuan
" ugh...." Xuan menarik kencang kemeja Hirasaki , air mata yang telah tertahan sejak tadi mulai terlapas dari bendungannya
" HUAAAA!!!!! " Suara tangisan Xuan memecah keheningan
Jimmy meminta anak buahnya untuk kembali dan mengurus rumah duka , sementara Sora dan Fumio mengkoordinir pasuka Jimmy, Xuan tengah menangis dalam pelukan Hirasaki ...
" apa tuan muda Xuan, akan baik-baik saja ?" tanya Jimmy pada Sora
" hm, tenanglah ! aku tahu dia bukan anak yang lemah !" kata Sora yakin
" tapi..." Jimmy berkata ragu sambil mengingat masa lalu
" tenanglah , walau dia telah kehilangan Tuan dan Nyonya besar didepan matanya dan dengan ketidak berdayaan dirinya waktu itu, aku yakin dia akan menjadi seorang yang lebih kuat dan hebat !" kata Sora
" hm, aku juga berharap begitu !" kata Jimmy
sementara itu disisi lain..
" oh, ya ! siapa anak yang tadi ?" tanya Robert pada Fumio
" ah, dia tuan muda Hirasaki !" kata Fumio lembut
" hm, anak itu tidak mengerti situasi dan kondusi , pantas dihukum !" kata Robert kesal
" eh...apa kamu mendukung anak itu !" Robert kesal
" aku tidak mendukung siapa pun, hanya saja menurutku dibanding dengan yang dilakukan Tuan Jimmmy , aku lebih suka cara Hirasaki "
" eh, memangnya kenapa ?" tanya Robert terheran
" ya, aku telah melihat kesungguhan hati Tuan muda Xuan saat dia ingin membujuk Hirasaki ! walau dengan berbagai cara Hirasaki tidak mau tunduk akan tetapi dengan adu pukul mereka bisa saling mengerti !" kata Fumio
" eh, jadi dia bawahan tuan muda !" Hirasaki terkejut
" hm, walau baru 3 hari bersamanya , tapi aku tahu ! Hirasaki adalah anak yang baik ! dia pasti akan melakukan apapun agar Tuan muda bahagia !" kata Fumio sambil tersenyum
" EH ...........!!!!!!!!!!" Robert benar-benar terkejut
" hehe...tenanglah , aku yakin tuan muda pasti baik-bak saja !"
" hah..." untuk pertama kalinya Robert mengalah...
" permisi , dimana anggota keluarga Stevens ?" tanya seorang perawat
" ah..." Jimmy bergegas berdiri dan menghampiri perawat itu
setelah berbincang cukup lama...
__ADS_1
" ah, baik saja akan segera mengurus administrasinya !" kata Jimmy
" ah, bagaimana ?" tanya Sora
" kita hanya harus menyelesaikan administrasinya !" kata Jimmy
" hah, aku akan mencarinya !" Sora berjalan keluar
setibanya diluar , air mata Sora menetes dengan sendirinya !
" ah? ini ? " Sora bingung dengan dirinya
" dasar bodoh! kamu bukan pengecut !" kata Sora pada dirinya sendiri
setelah menghapus air matanya , Sora bergegas mencari Xuan
" ah, disana !" Sora berjalan mendekat ke arah mereka
tanpa sengaja Sora mendengar pembicaraan mereka
" Saki-nii! apa kamu tahu rasanya kehilagan ?" tanya Xuan
" ah, sudah hapus air matamu itu ! kamu bukan pengecut !" kata Hirasaki sambil menghapus air mata Xuan
" Xuan aku tahu bagaimana perasaanmu saat ini, aku pernah mengalami hal itu ! " terdengar jelas Hirasaki tengah menahan kesedihannya
" dulu ... orang tua ku mengalami kecelakaan saat berkendara !" kata Hirasaki
" ah, apa yang terjadi?" tanya Xuan binggung
" saat mereka pulang dari kantor, ada pengendara yang tengah menyalip mereka ! "
" lalu ...?" Xuan bingung
" pengendara itu tengah berada dalam kondisi mabuk ! jadi saat menyalip bukannya berjalan lurus, dia berbelok menabrak ke mobil orang tua ku !"
" ah..." Xuan menyesal menanyakannya
" ma...maaf ! "
" ah, tidak apa ! ini hanya cerita lama , saat itu usia ku mungkin baru 3 atau 4 tahun !" kata Hirasaki
" ah, kak !" Xuan menghapus air mata Hirasaki
tidak lama kemudian...
__ADS_1
" ah, disini kalian rupanya !" Sora menyela pembicaraan mereka