TNI &DOKTER

TNI &DOKTER
BAB 18


__ADS_3

pagi yang cerah tak terasa dua hari berlalu


kini Grace,Chika, dan nessa harus kembali bekerja, begitupun anggota TNI AD Karen dua hari lagi akan di adakan pertanyaan HUT.


Grace dan Andra sudah bersiap siap untuk berangkat kerja mereka berdua menjalan kan hukuman yang di berikan sang papa tanpa di bantah walaupun dengan berat hati mereka berdua tetap lakukan


"ma,pa Andra pamit kerja"kata Andra pamit dan mencium punggung tangan ke dua orang tua nya


'Grace juga pamit"kata grace juga dan melakukan hal yang sama dengan Andra


"Grace kamu nanti di jemput pulang kerja sama nak putra kata nya ada yang ingin dia katakan sama kamu"kata pak Herry kepada Grace karena putra menelpon pagi tadi untuk meminta izin agar diri nya lah yang akan menjemput Grace karena ia ingin membicarakan hal penting


"Grace nggak bisa pa,,.


kalau ada yang mau mas putra katakan sama grace tinggal telepon📲 aja gampang kan"kata grace menolak


"ya atau tidak kamu harus tetap mau di jemput"kata pak Herry tegas


"kamu nggak bisa nolak Grace


mungkin ada hal penting yang ingin di katakan mengenai hubungan kalian?kata Adrian geram dengan tingkah grace

__ADS_1


"oke Grace mau di jemput mas putra tapi Grace pulang nya jam 4 sore kalau mas putra telat jemput Grace pulang naik taksi"kata Grace mengalah dari pada harus berdebat dengan papa dan Kaka nya


Grace dan Andra pun pergi menuju taksi yang sudah mereka pesankan seperti biasanya Grace yang akan diantar baru lah andra.andra yang melihat Grace seperti nya sedang bersedih pun memeluk nya


"Grace Kaka tahu kamu pasti kecewa sama keputusan yang papa ambil mengenai hubungan kamu tapi kamu harus tetap sabar


"kata Andra yang ingin sekali menangis namun ia berusaha tegar


"iya kak"kata Grace memeluk Andra dan menghapus air mata nya.


tak terasa mereka sudah berada di depan rumah sakit kasih tempat kerja grace.


Grace pun mencium pipi andra keluar dari taksi dan masuk ke dalam rumah sakit setelah itu taksi pun melaju mengantar Andra.


"kamu nangis?"kata Nessa juga bertanya


"aku nggak nangis"kata grace menutupi kesedihannya


"Grace kamu nggak usah bohong kalau kamu anggap kita sahabat kamu cerita sama kita berdua"kata Chika yakin bahwa grace sedang menyembunyikan sesuatu


"iya kamu anggap kita apa sahabat atau musuh"kata Nissa

__ADS_1


"oke aku akan ceritakan sama kalian nanti waktu jam istirahat"kata grace dan disetujui oleh kedua sahabatnya


tak terasa waktu berjalan begitu cepat


saat nya untuk istirahat grace, Chika dan Nessa


sudah berada di kantin rumah sakit.mereka bertiga memesan makanan.makanan pun datang lalu mereka makan setelah selesai.


Chika dan nessa mulai membuka suara dan menanyakan hal yang ingin di katakan oleh Grace.


"Grace sekarang kamu ceritain sama kita berdua."kata Chika mulai penasaran


"oke aku cerita, jadi aku itu dijodohin sama orang tua ku"kata Grace membuat kedua sahabatnya itu kaget


"apa?"kata chika dan Nessa bersamaan, grace yang mendengar perkataan kedua nya seperti orang yang teriak langsung menutup mulut mereka karena semua mata sedang melihat ke arah mereka bertiga


"bisa nggak si kalian berdua nggak teriak"kata grace


"gimana kita nggak teriak coba


kok bisa si Lo dijodohin kaya jaman Siti Nurbaya aja"kata chika

__ADS_1


Grace pun mulai menceritakan semuanya kepada Chika dan Nessa mengenai perjodohan nya ini.setelah selesai Meraka langsung membayar makanan yang di makan dan kembali ke rumah sakit untuk memulai pekerjaan masing-masing yang memeriksa pasien.


__ADS_2