TNI &DOKTER

TNI &DOKTER
BAB 29


__ADS_3

batalyon infanteri 173 Jakarta(asrama)


kediaman keluarga Wijayap


pagi hari yang cerah putra mengendarai mobil nya menuju kediaman keluarga Wijaya untuk menjemput Grace karena hari ini mereka akan melakukan pengajuan.putra telah sampai di depan rumah Kel Wijaya lalu masuk dan memberikan salam.


"assalamualaikum, selamat pagi"kata putra mengucapakan salam.


"wallaikumssalam"kata pak Herry dan Mama Elvina membalas salam putra.


"silakan masuk nak putra"kata pak Herry


"nak putra mau minum apa biar mama buat kan minum?"kata mama Elvina


"nggak usah report ma putra udah sarapan jadi nggak usah?"kata putra sopan


"ya udah kalau gitu,mama panggil Grace"kata Mama Elvina


"iya ma"kata putra.mama Elvina pergi ke kamar Grace untuk memanggil nya sedang pak Herry dan putra sedang mengobrol bersama


saat pak Herry dan putra sedang mengobrol, Grace menuruni tangga bersama mama Elvina, putra yang melihat penampilan Grace yang mengunakan pakaian Persit berwarna hijau menambah kesan sederhana dan elegan pun terpesona bahkan putra tak berkedip.


"ehem,ehem"deheman grace yang membuat putra tersadar sedangkan pak Herry dan Mama Elvina yang melihat anak dan menantu mereka pun saling tersenyum.


"kamu kenapa mas?"kata Grace


"kamu udah siap kan?kita pergi sekarang?"kata putra dan mengalihkan pertanyaan yang diajukan oleh Grace.


Grace yang mendengar putra mengalihkan partanyaan nya pun kesal.


"iya"kata grace singkat namun masih adanya raut wajah yang kesal


"pa,ma.kami pamit"kata putra berpamitan kepada calon mertua nya.


"iya hati hati,mama doain semua urusan kalian lancar"kata mama Elvina.


"Amin"kata putra


"Amin,kami pamit ma"kata Grace


putra dan grace berjalan keluar rumah dengan diantar oleh pak Herry dan Mama Elvina. grace dan putra menaiki mobil menuju tempat pengajuan mereka yang berada di dalam batalyon sesampai nya mereka berdua putra memarkirkan mobilnya di di garasi.


putra dan grace memasuki kantor TNI AD lalu menuju ke ruang dunyonif di dalam ruangan tersebut ada beberapa anggota juga yang akan melakukan pengajuan bersama dengan calon Persit mereka, putra dan grace pun bergabung dengan mereka.


"siap izin kapten, kapten juga pengajuan ya?"kata anggota TNI berpangkat Praka yang tak lain adalah anak buah putra.


"iya"kata putra singkat sedang grace yang melihat putra memberi Jawaban singkat sangat kesal karena menurutnya sangat tidak sopan.padahal putra tak salah karena begitu lah dia dan semua anggota TNI yang berada di batalyon sudah mengetahui sifat dingin nya.


"ini orang jangan jangan kena penyakit lidah


kenapa si jawab pertanyaan orang itu yang normal bukan non normal"kata batin grace


"izin kapten,selamat ya kapten"kata anggota tersebut memberikan selamat kepada putra

__ADS_1


"terima kasih,selamat juga buat kamu dan semua nya yang hari ini pengajuan"kata putra


"izin kapten,sama sama& terima kasih untuk ucapan nya"kata semua anggota


"akhirnya bisa ngomong pajang walaupun cuma dua kalimat"kata batin grace


"ngapain kamu lihatin saya kaya gitu?"kata putra kepada grace


"enggak kok"kata grace ngelak


"kamu bilang enggak tapi dari tatapan kamu saya tahu kamu lagi ngejeleki saya kan?"kata putra


"kok dia bisa tahu ya kalau gue lagi jelekin dia ya?"kata batin grace


"si,,siapa yang jelekin kamu"kata Grace berusaha mengelak


"siapa lagi kalau bukan kamu"kata putra


"kok aku sih"kata Grace kokoh


"lebih baik kita diam dari pada panjang urusanya"kata putra meleraikan perdebatan mereka berdua.


"aku juga malas tahu debat sama kamu"kata grace.mereka berdua pun langsung diam dan putra pun kemudian membuka suara untuk berbicara kepada Grace


kamu harus menjawab setiap pertanyaan yang di tanyakan atasan saya dan jangan buat saya malu?"kata putra


"iya"kata Grace singkat dan kesal


Grace dan putra pun mendapat giliran mereka dan masuk ke ruang dunyonif di ruangan tersebut duduk seorang laki-laki bernama letkol inf.Gilang Tomo, putra dan Grace di persilahkan untuk duduk dan mulai dengan perkenalan.


"siap,komandan"kata putra menjawab pertanyaan atasan Nya


"selamat ya"kata letkol


"siap"kata putra


"siapa nama anda?"kata letkol


"izin pak nama saya Grace Wijaya"kata grace memperkenalkan diri nya


"grace Wijaya apa kamu anak nya pak kolonel herry Wijaya?"kata letkol


"izin pak iya benar"kata grace


"pegal ni mulut gue dari tadi ngomong izin mulu"kata batin grace


"salam buat pak Herry dari letkol inf.gilang"kata letkol


"izin pak, akan saya sampaikan kepada papa saya"kata Grace dan mereka pun memulai dengan sesi pernyataan yang di tanyakan oleh letkol inf. gilang


"sebutkan nama lengkap kapten putra?"kata pak letkol bertanya kepada grace


"putra Aditya Pratama"kata Grace menjawab pertanyaan letkol

__ADS_1


"nomor NRP?"kata letkol bertanya


"nomor nrp:26418"kata Grace menjawab.


Grace terus menjawab setiap pertanyaan yang diajukan kepada nya Hinga usai.


setelah itu mereka melalui tahapa tahap lain nya Hinga usai.


jam 03:00 sore


putra dan grace telah menyelesaikan semua tahapan pengajuan dan sekarang mereka berdua sudah resmi sebagai suami istri secara kantor(dinas) namun belum sah secara agama.


"kok kamu anterin aku pulang si mas?"kata Grace kesal menurut nya seharusnya putra mengajaknya untuk makan di restoran karena mereka belum makan siang tadi karena sibuk dengan urusan mereka berdua sehingga lupa untuk makan


"memang saya antar kamu pulang.memangnya kenapa?"kata putra heran


"aku itu udah capek terus laper kamu nggak ngajakin aku makan di restoran mas?"kata Grace geram


"kalau begitu kita ke restoran"kata putra


"gitu dong kamu itu jadi cowok nggak peka banget"kata Grace


"jadi menurut kamu saya nggak peka?"kata putra kesal karena perkataan Grace terhadap dirinya


"iya lah kalau kamu peka aku nggak perlu bilang sama kamu kalau aku laper tapi kamu itu udah tahu mas?"kata Grace


"karena saya nggak peka jadi kita batalin makan di restoran"kata putra yang membuat grece membelakkan mata nya


"kok gitu si mas"kata Grace kesal


"kata nya saya nggak peka"kata putra


"kamu kesal sama perkataan aku yang bilang kamu nggak peka"kata Grace


"hmmm"kata putra yang hanya berdehem


"mulai kambuh lagi ni penyakit nya si beruang ijo"kata batin grace


"maaf kalau gitu"kata grace


"oke saya maafin"kata putra sambil menghidup kan mobil dan melanjutkan perjalanan mereka berdua ke restoran Depan batalyon.


putra dan Grace sampai di restoran depan batalyon,mereka berdua pun masuk ke dalam restoran namun semua mata tertuju kepada keduanya bahkan ada tatapan iri dari para pengunjung restoran karena putra dan Grace seperti pasangan yang sangat serasi dan cocok.grace dan putra duduk dan memesan makanan setelah itu makanan pun di antar mereka berdua langsung memakan makanan yang di pesan.


"kamu makan nya santai aja nggak ada kok yang bakalan ambil dari kamu?"kata putra yang melihat grace memakan makanan nya seperti lari maraton.


"lapar tahu"kata Grace santai


"kamu nggak malu di lihatin orang?"kata putra


"enggak lah ngapain malu emang nya aku minta makan sama mereka"kata Grace


mereka pun melanjutkan makan mereka bahkan di sela-selanya makan putra sesekali melihat grace yang begitu lahap memakan makanan nya dan putra pun tersenyum tipis melihat tingkah Grace yang seperti itu.

__ADS_1


setelah selesai dengan makan mereka putra membayar makanan yang di makan mereka berdua di kasir sedangkan grace menunggu di luar restoran.putra telah selesai membayar dia pun keluar dan mengajak Grace pulang,putra mengantarkan Grace sampai di rumah nya setelah itu putra turun lalu masuk ke dalam rumah Grace berpamitan kepada kedua orang tua Grace dan pulang kerumah Dinas nya.


__ADS_2