
pukul 04:00 sore
Grace, chika dan Nessa sudah menyelesaikan pekerjaan mereka dan waktu nya mereka pulang.chika dan Nessa memilih untuk menemani Grace menunggu kedatangan putra,Grace sudah memberitahu perihal diri nya yang akan di jemput oleh putra.tiba tiba mereka melihat sebuah mobil yang menuju ke arah mereka bertiga mobil tersebut tak lain adalah milik putra yang di kendarai oleh nya sediri.
"assala_____"kata putra yang belum selesai di ucapannya namun sudah di potong oleh Grace
"wallaikumssalam,kamu kalau nggak bisa jemput mending nggak usah aku itu udah capek mau cepat pulang terus istirahat udah gerah tahu"kata Grace emosi
"ini kan Tentara yang waktu itu?"kata batin Chika yang melihat putra pada saat mereka ditilang dan berada di pos
"jadi ini cowok yang dimaksud Grace,,,,kalau dilihat dia Kaya nya cocok banget sama grace"kata batin Nessa
"assalamualaikum,kamu pasti tahu bahwa ketika orang memberi salam jangan memotong perkataan"kata putra dingin
"masuk"kata putra dingin dan menyuruh grace masuk kedalam mobilnya
"kamu bukan nya minta maaf sama aku tapi malah perintahin aku,"kata grace kesal
"kamu mau saya bertindak dengan cara lain"kata putra seperti sebuah ancaman,Grace yang mendengar perkataan putra tersebut langsung masuk ke dalam mobil sedangkan chika dan Nessa langsung berpamitan menuju mobil masing-masing dan pulang begitupun Grace dan putra
didalam mobil hanya ada keheningan di antara kedua nya.sampai putra lah yang mulai membuka suara.
__ADS_1
"kamu pasti sudah tahu maksud saya menjemput kamu" kata putra
"iya kamu mau ngomong kan tinggal ngomong aja"kata grace
"saya mau kamu menerima perjodohan ini begitupun dengan saya,ini demi kebahagiaan kedua orang tua kita"kata putra
"kamu bilang demi kebahagiaan orang tua kita terus kita gimana?"kata grace emosi dengan perkataan putra tanpa memikirkan kebahagiaan mereka,putra yang mendengar kan perkataan Grace pun langsung menepikan mobilnya di dekat taman karena jalan yang mereka lalui dekat dengan taman
"saya tau hubungan kita ini tidak di dasari cinta diantara kita berdua?tapi kita jalani pernikahan ini dan kamu tenang saja saya tidak akan mencampuri urusan kamu begitupun kamu"kata putra kepada Grace
"kalau itu yang kamu mau aku trima"kata Grace terdengar pasrah
bukan pernikahan seperti ini yang hamba ingin kan"kata batin grace
putra kemudian menyalahkan mesin mobil nya kemudian menjalankan mobil nya dan mengantarkan Grace pulang ke batalyon.
tak ada lagi sepatah kata yang keluar dari mulut kedua nya sampai tak terasa mereka sudah berada di depan rumah Grace.grace turun dari mobil.
"terima kasih"kata Grace
"isi nomor kamu?"kata putra kepada Grace yang meminta nomor ponsel nya karena mereka belum bertukar nomor sama sekali
__ADS_1
Grace lalu mengambil ponsel putra dan mengetik nomornya
"dasar es aku bilang makasih malah minta nomor ponsel aku, harus nya aku nggak bilang terima kasih"kata batin grace
"ini"kata Grace mengembalikan ponsel putra
"aku pamit"kata kata putra
"iya"kata grace.
putra pun langsung pergi meninggalkan rumah Grace
"bisa gila aku punya suami irit ngomong kaya dia,"kata Grace kesal kepada putra
Grace berjalan masuk ke rumah nya tak lupa Grace menyapa om om yang sedang bertugas di pos,setelah itu Grace masuk ke dalam rumah nya memberi salam dan menuju kamar nya
______________________________________________
terima kasih🙏🙏 buat yang sudah membaca cerita saya.
cerita ini adalah:karya pertama yang saya buat untuk itu saya mohon maaf🙏
__ADS_1