TNI &DOKTER

TNI &DOKTER
BAB 35


__ADS_3

"Chika"kata Grace memanggil Chika


"apa?"kata chika singkat


"gue heran sama Lo kok bisa si Lo di undang? perasaan Lo nggak ada hubungan sama keluarga mereka kan?"kata Grace penasaran


"Lo tahu temannya mas putra yang bernama Aldi kan?"kata Chika


"iya gue tahu! terus apa hubungannya 1sama mas Aldi?"kata Grace


"mama nya mas Aldi dan mbak risa yang gundang gue ke syukuran anak nya kebetulan bayi nya mbak risa itu pasien gue.kan nggak enak gue nolak jadi gue datang aja de mumpung makan gratis jarang jarang kan?"kata Chika sambil menaikan alis nya


"makan mulu yang di pikirin"kata Grace


"bodoh amat yang penting gue kenyang"kata Chika sambil tersenyum


"iiisss rakus Lo"kata grace yang hanya membuat chika tersenyum seakan menggap perkataan Grace biasa saja.


"Chika,Grace sini?"kata nessa memanggil kedua sahabatnya Dengan sangat antusias.


"ada apa? Lo kata habis dapat undian aja!"kata Chika


"itu loh gue tadi ketemu sama Ade kelas kita yang playboy itu aduh gue lupa nama nya?"kata Nessa antusias


"siapa sih nessa jangan buat kita penasaran?"kata Grace penasaran


"iya siapa si?"kata chika penasaran


"itu loh nama nya kaya ada riv,,riv nya gitu?"kata Nessa berusaha untuk menggiat nama adik kelas mereka itu.


"rival sanjaya?"kata Chika


"iya rival sanjaya adik kelas playboy kita itu?"kata Grace


"iya benar tadi gue lihat dia lagi duduk sama beberapa tentara si di tenda bagian kiri pas gue mau ambil makan tapi karena gue lihat dia gue nggak jadi ambil makan dan gue ngasih tahu Lo berdua"kata Nessa


"yah udah mana dia kita samperin?"kata Chika , mereka bertiga pun menghampiri adik kelas mereka yang sedang duduk bersama beberapa tentara


"rival?"kata Chika memanggil rival


"kak Chika,kak Nessa, dan kak Grace?gue rindu banget sama kalian"kata rival yang langsung memeluk ketiga Kaka kelas nya sewaktu SMA mereka pun berpelukan tanpa memikirkan tatapan dari tamu tamu yang sedang menikmati hidangan yang disajikan oleh Keluarga.


"buset sakit tahu leher gue?"kata Chika setengah teriakan


"maaf nggak sengaja tahu nyai"kata rival


"woii playboy masih manggil gue nyai?"kata Chika


"ya iyalah kalau bukan nyai terus apa Mpok nggak mungkin kan?kata rival yang langsung mendapat kan pukulan di perutnya


"auww"kata rivalnya meringis kesakitan


"ganti nama panggilan Lo ke gue atau rahasia playboy Lo gue sebarin ke nyokap dan bokap Lo?kata chika menatap tajam kearah rival


"buset dah Kaka kelas jahat"kata rival


"kalian berdua bisa diam nggak?malu tahu dilihati orang dari tadi"kata Grace


"iya diam dong malu tahu"kata Nessa


"iya iya"kata Chika dan rival kompak.


"kita duduk sekalian kita nostalgia?"kata rival


"ayo kita duduk"kata Chika riang mereka berempat pun duduk di kursi lalu mulai dengan cerita nostalgia mereka tanpa memandang orang orang yang sedang duduk disebelah mereka


"ingat nggak kalian waktu kita bolos karna gue mau nembak winda?"kata rival


"iya gue inget waktu itu Lo minta bantuan kita bertiga makanya kita bolos"kata Chika


"iya terus Grace yang ngasi ide Lo buat nembak winda dan Chika yang ngasih ide ke Lo untuk ngasih Winda mawar merah"kata Nessa


"iya dan Lo bagian memantau guru di depan kelas nya si Winda kan?"kata chika.dan tanpa mereka sadari orang tua dari Grace dan rival pun mendengarkan perkataan mereka


"oh iya di gimana hubungan Lo dan Winda masih Langgeng?"kata Grace yang dianggukan oleh Nessa dan Chika

__ADS_1


"insyaallah kita masih langgeng,sekarang dia lagi kulia arsitek semester akhir dan tahun depan udah wisuda"kata rival senyum


"terus Lo kerja di mana nggak pengangguran k? soal nya kasiahan kalau dia haru hidup tanpa di nafkahi Lo"kata Chika yang langsung membuat rival kesal sedangkan orang tua rival pun tertawa mendengar pertanyaan chika


"Mak Lampir buset dah Lo gue udah masuk Akmil tahun depan udah selesai"kata rival menatap Chika kesal.


" hahahahahaha sorry becanda kali masa papa Lo TNI AD anak nya pengganguran kan nggak nyambung"


"kalian bertiga gimana masa percintaannya kalian lancar atau belum dapat jodoh?.kata rival


"Grace udah nikah gue dan Chika belum"kata Chika


"benaran waduh selama yah semoga langgeng"kata rival


"makasih yah rival"kata Grace


"iya sama sama"kata rival


"oh iya Nessa gimana hubungan Lo sama si jeno masih buram atau udah jelas?"kata rival yang membuat Nessa salting dan Adrian yang mendengarkan pun langsung mengepalkan tangannya kuat bahkan rahangnya mengeras sambil menatap tajam ke arah Nessa


"yah Allah tolonglah hamba mu ini "kata batin Nessa


"gue sama Joni yah kita cuman temanan aja kok"kata Nessa dengan suara yang gugup


"oh terus kalau Grace gimana Lo sama Lucas"kata rival yang langsung membuat Grace kaget sedang kan putra yang mendengarkan perkataan rival pun melihat tajam ke arah Grace dan mengepalkan tangannya kuat


aduhhhh kenapa sih rival **** Lo nanyain hal hal yang buat gue ingin meloncat ke jurang"kata batin grace


"gue gue sama Lucas kita berdua cuma teman kok"kata Grace gugup


"Chika terus Lo sama Josua gimana hubungan nya"kata rival, Chika yang mendengar hanya biasa biasa saja dan menjawab dengan santai


"Lo doain semoga gue sama dia jodoh"kata chika santai namun tanpa di sadari Chika ada sepasang mata yang menatap tajam ke arah arahnya.


"oh iya ma pa ini Kaka Kaka kelas rival yang rival pernah ceritain"kata rival menatap orang tua nya


"oh ya ampun ternyata mereka semua nya cantik cantik dan seru"kata mama rival


"perkenalkan nama saya grace Tante"kata Grace


"perkenalkan nama saya Nessa Tante"kata Nessa


"nama kalian cantik seperti orang nya yah" kata mama rival sambil tersenyum kepada mereka bertiga


"Tante bisa aja"kata Grace


tasyakuran bayi Bram dan Risa pun telah usai kini semua tamu pun berpamitan kepada keluarga.


"Nessa saya yang akan antar kamu pulang"kata Adrian menatap mata Nessa


"hmm nggak yakin gue pasti entar dia marah besar sama gue apalagi dia tadi dengar kalau rival nya hubungan gue sama Jeno lagian gue nggak ada hubungan sama Jeno kita kan hanya teman"


"nggak usah aku pulang nya sama Chika aja lagian nggak enak kalau aku nggak pulang sama dia"kata Nessa menolak


"saya nggak menerima penolakan"kata Adrian datar


"tap_____"kata Nessa yang langsung di potong oleh perkataan Adrian


"saya nggak suka ulang perkataan saya"kata Adrian


"baiklah kalau begitu aku mau ngasih tahu chika"kata Nessa yang langsung mendapat kan anggukan oleh Adrian dan setelah itu Nessa pun pergi untuk memberitahu kepada Chika.


"Chika"kata Nessa memanggil Chika yang sedang duduk


"iya ada apa nessa?"kata Chika menoleh kepada Nessa


"gue mau minta maaf sebelumnya!"kata Nessa linglung


"minta maaf emang nya Lo salah apa sama gue?"kata Chika


"gue pulang dianterin kak adrian dan gue mohon jangan marah yah sama gue tadi udah gue tolak sih tapi kan Lo tahu sendiri kak Adrian itu gimana karakternya"kata Nessa merasa bersalah seharunya ia pulang bersama Chika bukan Adrian.


"adhuuuu nggak masalah lagian gue udah capek mau langsung pulang dan bersyukur nya gue karna kak adrian yang anterin Lo pulang bukan gue jadi gue nggak perlu repot-repot"kata Chika sambil tersenyum


"iishh kamu tuh nyebelin tahu"kata Nessa kesal

__ADS_1


"bercanda gue, yah sudah cepatan sana kak Adrian klakson mobilnya"kata Chika karena Adrian yang sudah membunyikan klakson mobil nya.


"yaudah gue pergi yah daaa"kata Nessa dan melambaikan tangan nya dan Nessa pun membalas lambaian tangan nya.


Chika yang berjalan ke arah mobilnya pun menghentikan langkah kakinya karena melihat ban mobilnya kempes dan Aldi beserta keluarga nya yang juga sedang berjalan ke arah mobil mereka pun melihat Chika sedang berjongkok dan menendang ban mobil nya pun menghampiri Chika.


"yah ampun nak Chika kenapa di tendang ban mobil nya emang kaki nya nggak sakit apa?"kata mama Aldi


"sakit lah Tante emang ada orang nendang barang keras di bilang nggak sakit?"kata batin grace sambil mengelus kaki nya yang sakit karena menendang ban mobil nya


"hehehe sakit Tante tapi nggak parah kok Tante"kata Chika cengengesan


"ban mobil kamu kempes?"kata Aldi karena langsung karena ia tidak suka basa-basi


"iya"kata Chika


"ya ampun yah ayo pulang sama Tante aja nanti biar kamu langsung diantar pulang"kata mama Aldi


"tapi Tante nanti aku ngerepotin"kata Chika


"nggak kok kamu nggak repotin malah Tante senang Lo kalau kamu barengan biar kamu dan Aldi semakin dekat"kata mama Aldi yang langsung membuat Chika dan aldi saling bertatapan


"ma aku nggak suka mama ngomong kaya gitu"kata Aldi menegur perkataan mama nya


"ada apa Aldi emang nya salah kalau mama ngomong kaya gitu mama hanya ingin menyampaikan apa yang mama iginkan"kata mama Aldi menatap kesal kepada anak nya


"tapi ma aku sama wanita ini nggak ada hubungan apa-apa kok?"kata Aldi


"wanita dia bilang aku rasa dia udah tahu mama aku kok rasanya sesak banget yah dia nggak sebut nama aku?"kata batin Chika


"eeh iya Tante apa yang di katakan oleh mas Aldi emang benar"kata chika


"bodoh amat mama nggak mau tahu pokoknya mama mau Chika jadi menantu mama kalau kamu ngga bisa mengabulkan permintaan mama Jagan pernah panggil mama"kata mama Aldi yang membuat Aldi kaget seperti di tusuk ribuan jarum


"ma kenapa ngomong nya seperti itu? Aldi nggak suka"kata Aldi kesal dengan omongan mama nya sambil melihat tajam ke arah Chika seakan Chika lah penyebab semua nya.


"mama nggak perduli sekarang mama nggak mau kamu yang anterin pulang biari mama numpang sama Devi aja"kata mama Aldi yang langsung pergi meninggalkan Aldi dan Grace lalu memasuki mobil diva.


Chika yang melihat raut wajah Aldi seperti sedang menahan emosi dan kesal kepada sang mama pun berusaha untuk mengatakan sesuatu.


"maaf aku nggak bermaksud untuk__________"kata Chika yang langsung di potong oleh perkataan Aldi


"saya nggak mau dengarin perkataan kamu karna dan sekarang kamu masuk kedalam mobil saya karena saya akan mengantarkan kamu pulang"kata Aldi datar


"heloooo untung aja ban mobil gue kempes kalau ngga udah gue tolak"kata batin Chika kesal


mereka pun memasuki mobil aldi dan Aldi mengendarai mobil meninggalkan batalyon untuk mengantar kan Chika pulang sebenarnya Aldi akan mengantarkan mama nya namun karena mama sedang kesal kepada Aldi tidak jadi mengantarkan mama nya pulang.


putra dan Grace sedang duduk di ruang nonton sambil menonton TV tanpa adanya percakapan diantara merebut dua.putra yang sendari tadi ingin berbicara pun mulai membuka suara untuk bertanya kepada Grace.


"Grace?"kata putra memanggil Grace


"eh iya ada apa mas?"kata Grace


"saya mau bertanya sama kamu tapi kamu harus jawab jujur sama aku"kata putra


"tanya apa?"kata Grace


"siapa Lucas?"kata putra


"oh dia teman aku memang kenapa mas"kata Nessa


"apa hubungannya kamu sama dia?"kata putra


"aku kan udah bilang mas kita teman kamu kenapa sih"kata Grace mulai kesal karena putra yang terus mengulangi pertanyaannya


"saya kan cuma bertanya kamu nggak senang aku punya hak bertanya sama kamu karna kamu istri saya"kata putra mulai emosi dan menekan kata istri


"iya aku istri kamu tapi nggak ada cinta di antara kita jadi nggak masalah aku dekat sama siapa aja lagian kita sudah sepakat untuk tidak ikut campur dalam urusan masing-masing?"kata Grace emosi


"Grace Wijaya plak,plak,plak"kata putra dan menampar pipi grace.grace yang mendapat tamparan pun mengeluarkan air mata nya sambil menatap putra


"prok,prok,prok hebat kamu mas hebat"kata Grace menepuk tangannya sambil menatap putra


"kamu tampar aku,sadar kamu mas kita cuma di jodohkan kita menikah karena terpaksa dan nggak ada cinta di dalamnya kamu ingat itu mas"kata Grace emosi sambil meninggalkan putra dan berlari ke arah kamar nya lalu mengunci pintu kamar nya sedangkan putra hanya duduk sambil terdiam.

__ADS_1


__ADS_2