
grace,Chika,dannessa sudah tinggal di papau
selama satu bulan mereka bahkan sudah memulai terbiasa dengan orang orang di Wamena desa wamaroma bahkan mereka juga sudah mulai mengerti dengan logat/dialek bahasa papua.grace bahkan tidak mengaktifkan ponsel miliknya Grace hanya
memakai ponsel milik Chika atau Nessa itupun hanya sekedar memotret dirinya bersama anak anak Papua dan saat berada di tempat tempat yang indah.
pagi hari yang cerah di daerah pengunungan Papua,Wamen Grace,Chika,Nessa,dokter lain nya serta perawat dan juga dokter Koas mereka semua mulai melakukan tugas mereka dengan memberikan sarana kesehatan kepada masyarakat desa wamaroma seperti orang dewasa, maupun anak-anak dan orang-orang lansia.
semua dokter maupun perawat di bagi sesuai dengan spesialis masing-masing.grace dan Chika di bagian pemeriksaan anak sedangkan Nessa di bagian kandungan itu berarti Nessa memeriksa pasien hamil begitupun dengan yang lainnya.
"selamat pagi mama"kata Grace dan chika
menyapa mama Papua yang mengantarkan anak nya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan
"pagi dokter"kata mama Papua dengan logat khas Papua dan di balas senyum oleh Grace dan chika
"Ade kenapa ngumpet?"kata chika bertanya karena melihat anak dari mama papua yang sembunyi di balik badan mama nya.
"takut dokter suntik"kata anak Papua
"dokter nggak pegang suntik kok jadi kamu jangan takut"kata Chika
"iya dokter nggak mungkin suntik kamu tanpa tahu kamu sakit apa"kata Grace
"betul ka? dokter tra suntik sa?"kata anak anak Papua.artinya
(betul kah? Dokter tidak suntik saya?)
__ADS_1
"iya ayo duduk"kata Chika
anak Papua itu langsung menurut dan duduk dengan tenang.
"nama kamu siapa?"kata Chika bertanya nama anak Papua tersebut
"sa pun nama lukas"kata anak Papua itu memperkenalkan nama nya.artinya
(saya punya nama lukas).
"kalau begitu Lukas kenalkan nama dokter Grace dan dokter yang ini nama nya Chika
panggil saja dokter dengan sebutan kaka"kata Grace juga memperkenalkan diri nya dan Chika
"oke Kaka dokter Grace dan chika"kata Lukas
"tapi janji tra boleh suntik"kata luka
"iya janji"kata Grace dan chika bersamaan dan memberikan janji jari kelingking
"dokter Lukas pun mop ada?"kata Lukas
(dokter Lukas punya cerita lucu ada?)
mop adalah cerita cerita Papua yang sangat lucu.
"kalau begitu Lukas cerita biar kaka dokter dengar"kata Chika
__ADS_1
ini ada mop ibu guru tanya sama Beto
ibu guru:Beto 1+1\=.....berapa
Beto:1 ibu
ibu guru langsung pukul Beto baru ibu guru bilang masa 1+1 ko(kamu)tidak tahu.
sekarang su pulang sekolah Beto de(dia) pulang baru de(dia) cerita sama de (dia)punya bapa.
Beto:bapa tadi sa(saya) dapat pukul Deng ibu guru
bapa:kenapa ko(kamu) dapat pukul?
Beto:karena sa(saya) tra(tidak) bisa jawab ibu pun(punya) pertanyaan
bapa: pertanyaan apa?
Beto:ibu tanya 1+1 berapa tapi sa(saya) jawab 1 makanya sa(saya) dapat pukul
bapa:kenapa ko(kamu) tra(tidak) jawab 2
beto:bapa bilang sa(saya) jawab 2 tadi saja sa(saya) jawab 1 dapat pukul apa lagi sa(saya) jawab 2 mungkin sa(saya) dapat bunuh langsung..
"hahahahhahahahahhahahhahahahhaha"
tawa Grace dan chika yang bahkan mengeluarkan air mata mereka bahkan tidak sanggup untuk tertawa lagi karena cerita lucu lukas.
__ADS_1
Grace, chika dan Lukas mereka bertiga saling mengobrol dan itu adalah kesempatan buat Grace dan chika untuk memeriksa lukas.lukas pun senang ternyata dia tidak di suntik oleh dokter.