
batalyon infanteri 173
"Grace"kata putra memanggil Grace
"iya ada apa mas?"kata kata
"kamu kok belum siap sih?udah jam 03:00 sore nih sebentar lagi ibadah syukur nya mulai ni"kata putra agak kesal karna Grace yang belum juga bersiap siap dan masih memilih milih pakaian apa yang akan di gunakannya.
"aduh mas aku itu bingung harus diapain rambut aku ini?kata Grace kesal
"mendingan kamu urai aja rambut kamu biar nggak report?"kata putra yang masih kesal
"aku nggak suka aku mau nya rambut aku harus sesuai dengan pakai ku?kalau kamu nggak mau telat diluan aja nggak papa kok aku nanti nyusul"kata Grace
"kalau begitu saya diluan, dan kamu juga harus kesana saya nggak mau ada pertanyaan yang aneh mengapa kamu nggak datang"kata putra
"kalau ada yang nanya bilang aja aku nggak ada baju"kata Grace yang sontak langsung memancing emosi putra,Karen ia tidak mungkin mengatakan hal itu apa nanti tanggapan orang tentang nya sebagai seorang suami yang tidak menafikan istrinya.
"Grace Wijaya jaga perkataan kamu?"kata putra sambil menatap tajam kearah grace sambil mengepalkan tangannya bahkan rahangnya mengeras.grace yang melihat putra seperti itu pun merasa nyalinya mencuit
"maaf aku cuma bercanda kok?"kata Grace sambil menelan salvina nya dengan susah payahnya
"sekali lagi kamu mengatakan hal-hal seperti itu jangan salahkan saya kalau mulut kamu nggak akan bisa berbicara besok"kata putra datar
"apa? emangnya Lo siapa berani banget?"kata batin grace kesal
"he he iya mas"kata Grace
putra pun melangkah kan kaki nya meninggalkan rumah dan pergi ke rumah seniornya yang taklain adalah suami sepupunya Risa kaka dari devi.meskipun putra memiliki pangkat yang lebih tinggi dari suami Risa putra tetap menghargai suami Risa sebagai senior dan Kaka iparnya.
"assalamualaikum"kata putra mengucapakan salam dan berjabat tangan dengan atasan setra seluruh anggota yang hadir dan kedua orang tua,sanak saudara, keluarga dan tentunya mertua nya beserta kedua orang tua nya yang juga di undang dalam syukuran anak pertama dari senior nya yaitu Bram dan sepupunya Risa
"wallaikumssalam"kata semua orang membalas salam putra.
"Dimana istri kamu putra?"kata pak Rayhan
"bentar lagi datang kok pa"kata putra
__ADS_1
"kok kamu nggak nungguin istri kamu sih?"kata ibu Vega
"a,aku,ta,tadi______"kata putra terbata bata karena ia tidak tahu apa yang akan dikatakan kepada kedua orang tua nya dan mertua nya.
tapi langsung di potong oleh perkataan mama Elvina
"yah ampun nggak papa kok,,mama tahu pasti Grace dandan nya kelamaan kan?makanya kamu pergi diluan"kata mama Elvina
"iya,,ma tadi sebenarnya Grace yang nyuruh aku diluan jadi aku datang tanpa menunggu dia"kata putra
"tapi kamu itu harus tetap nungguin istri kamu dong?"kata ibu Vega protes
"ya ampun mama aku kan udah jelasin kalau Grace sendiri yang minta aku datang nya diluar tanpa menunggu nya"kata putra sambil memijit pelipis nya karena pertanyaan mama nya yang seperti seorang polisi
"huuuff dasar kamu suami nggak bisa di andalkan"kata ibu vega menatap putra
"udah ma jangan ngomel anak kita terus kasihan dia malu"kata pak Rayhan dan ibu Vega pun hanya menatap kesal ke arah putra.
"assalamualaikum"kata Chika yang baru saja hadir bersama dengan nessa.chika mengajak Nessa agar mereka bisa bertemu dengan Grace karena menurutnya pasti Grace akan di undang karena mereka tinggal bersama di batalyon.
"wallaikumssalam"kata semua orang membalas salam Chika dan nessa.mereka berdua pun menyalim semua orang yang hadir
"iya Tante"kata Chika canggung
"mama,papa aduh ada ketiga Kaka ku yang ganteng nih "kata Chika kepada orang tua dan ketiga kaka Grace tanpa melihat kearah orang yang sedang menatap nya.
"mulai ni kecentilan nya"kata Andra yang membuat Chika kesal dan menatap tajam kearah Andra.
"centil centil gini juga bisa kale bedain mana playboy dan setia"kata Chika yang langsung membuat Andra merasa di sindir oleh perkataan nya
"Playboy juga biasa di incar sama cewek cewek centil dan genit hahaha"kata Andra dengan tawa mengejeknya yang semakin membuat chika kesal.
"ma,,pa lihat ni kak andra?ngesalin banget tahu"kata Grace merajuk sambil merengek kepada kedua orang tua Grace yang sudah di anggap seperti orang tuanya sendiri.
"Andra,chika kalau kalian masih saja bertingkah seperti anak kecil papa suruh lari kalian lari 100 putaran?"kata pak Herry dan memberikan ancaman kepada Andra dan Chika karena pak Herry merasa tingkah kedua anak nya membuat malu apa lagi menjadi hiburan bagi para tamu yang hadir mereka bahkan merasa sedang menonton film lucu yang gratis.
apa??? papa nggak bercandakan?"kata Chika merasa bukan mendapatkan keberuntungan tapi malah mendapat kan petaka
__ADS_1
"apa??? 100 putaran papa bilang,1 putaran aja aku nggak mampu gimana sampai seratus?"kata Andra kaget mendengar perkataan pak Herry.
"papa nggak bercanda "kata pak Herry datar
"kalian itu kaya anak kecil aja udah dewasa terus ileranan masih saja saling mengganggu"kata Andro
"whatt??? ILERANAN"kata Chika dan putra bersamaan karena mereka berduatidak terima dengan perkataan ileranan apa lagi di hadapan semua orang seperti mereka bahkan sangat malu
"I,Y,A"kata Andro tanpa merasa bersalah membuat keduanya malu dan bahkan Chika dan Andra tidak melihat kearah lain
"makanya jangan suka berdebat kalian pikir ini lagi membahas masalah di depan hakim?"kata Nessa yang ingin sekali tertawa lepas tapi ia berusaha untuk menahan tawa nya.
"Nessa awas Lo pulang jalan kaki nggak bakalan gue anterin"kata Chika menatap kearah nya.
"nggak masalah kok gue bisa numpang kok sama Tentara tentara ganteng yang masih jomblo sekalian gue bawa pulang"kata Nessa pelan takut di dengar oleh semua orang namun nyatanya tak seperti yang dipikirkan oleh nya Kalau Adrian sudah mendengar perkataan Nessa dan mengepalkan tangan nya dengan kuat
"woii buset Lo kak Adrian dengarin ****? kata Chika pelan Nessa yang mendengar pun menelan Slavina nya dengan susah payah.
"wallaikumssalam"kata Grace yang baru saja datang dan menyalim tangan kedua orang tua nya dan mertuanya beserta atasan putra,para tamu dll.
"wallaikumssalam"kata semua orang bersamaa
"lama amat Lo"kata Grace
"sorry gue tadi bingung banget rambut gue harus di apain dan karna gue juga nggak tahu harus apa gue uraian aja rambut gue"kata Grace
"pantesan lama "kata Chika
ibadah syukur anak pertama dari Serda Bram dan Risa pun di mulai ayat ayat-ayat Al-Qur'an pun mulai dilantunkan dengan sangat indah indah.
______________________________________________
maaf banget kalau ceritanya nggak nyambung dan author udah seminggu nggak update cerita itu karena author sakit dan juga author kehabisan ide untuk nulis ceritanya
untuk itu author mohon maaf apabila author lambat update cerita,,,
dan author juga harus belajar online setiap hari jadi jarang megang hp,,,
__ADS_1
sekali lagi mohon maaf 🙏🙏🙏