TNI &DOKTER

TNI &DOKTER
BAB 27


__ADS_3

pesawat yang di tumpangi Grace, Chika, Nessa dan tim kesehatan telah mendarat di bandara Soekarno-Hatta. mereka semua turun dari pesawat dan masuk ke dalam bandara lalu keluar setelah mengambil barang-barang mereka.


"Grace Lo nggak mampir dulu ke rumah gue atau Nessa?"kata Chika


"iya Grace Lo nggak mampir dulu ke rumah kita?"kata Nessa


"nggak usah chika,Nessa gue langsung aja pulang ke rumah"kata Grace


"Lo yakin?"kata Chika cemas


"iya Lo yakin pulang ke rumah lo?"kalau terjadi sesuatu sama Lo gimana"kata Nessa yang juga merasa cemas


"yakin lah, kalau terjadi sesuatu ya tinggal kabur lagi kan ke Papua"kata Grace menyakin kan kedua sahabatnya dan candaan nya sambil tertawa


"gila Lo di tanya serius malah becanda"kata Chika kesal kepada Grace


"kita nanya serius Grace"kata Nessa juga kesal kepada Grace.


"maafin gue,siapa suruh kalian nanya aneh aneh gitu emangnya keluarga gue jahat? kata Grace


"nggak si, tapikan kita cemas apalagi Lo pergi tanpa izin keluarga Lo selama 3 bulan dan itu bukan waktu yang sedikit Grace?"kata Chika


"iya gue tahu kok dan karena itu gue bakalan terima konsekuensi nya jadi kalian nggak usah khawatir"kata Grace


"Lo yakin"kata Nessa


"iya gue yakin kok"kata Grace


"kalau Lo udah yakin kita nggak mungkin halangi Lo dan Kalau terjadi sesuatu kabari kita berdua?"kata Chika


"iya jangan lupa kabarin kita berdua"kata nessa


"iya tenang aja gue kabarin Lo berdua kok.


kalau gitu gue duluan ya taksi nya udah berhenti salam ya buat mama Lo berdua"kata Grace memasuki taksi.


"iya nanti kita sampai,salam balik jug buat mama Lo?"kata Nessa dan Chika

__ADS_1


taksi yang di tumpangi Grace pun melaju menyusuri jalan kota Jakarta


"anterin ke mana non"kata pak supir bertanya kepada Grace alamat nya


"asrama batalyon pak"kata grace


"oke non"kata pak supir


taksi yang di ikuti Grace berhenti di depan gapura bataliyon sebelum masuk ke dalam harus melaporkan ke pada anggota TNI AD yang sedang bertugas di pos penjagaan.


Grace menurunkan kaca mobil dan berbicara kepada anggota yang bertugas.


"selamat pagi"kata Grace menyapa Anggota yang bertugas


"pagi, ini Ade grace kan anaknya pak komandan"kata anggota yang bertugas


"iya om,saya mau masuk dan di anterin taksi karena barang bawaan saya banyak"kata Grace


"silahkan Ade grace"kata anggota yang bertugas dan mengijinkan taksi yang di tumpangi Grace masuk.


"Grace kamu udah pulang"kata mama Elvina yang melihat grace sambil memeluk nya dan menangis


"iya ma grace udah pulang"kata Grace dengan senyumnya.


"pa, Adrian, Andro, andra.grace udah pulang"kata mama Elvina yang masih menagis sambil meneriaki suami dan ketiga putranya.


keempat lelaki yang di panggil pun berlari ke ruang tamu.


"Grace"kata Andra memanggil Grace dan memeluknya dengan air mata yang berlinang.


Grace pun membalas pelukan Andra


"Kaka jangan nangis grace udah pulang"kata Grace meskipun rasanya ia ingin sekali menangis tapi ia tetap berusaha untuk kuat


"iya Kaka nggak akan nagis lagi asal kamu nggak pergi lagi dan kalau kamu pergi ajak Kaka ya biar jagain kamu?"kata Andra sambil menatap wajah grace.


'iya kak Grace janji nggak bakalan pergi lagi"kata Grace

__ADS_1


pak Herry, Adrian,dan Andro hanya melihat interaksi antara Grace dan Andra yang saling melepas rindu meskipun ada rasa kerinduan yang dalam Namaun mereka berusaha untuk tidak goyah.pak Herry akan tetap memberikan sangsi kepada Grace karena dengan langkah yang diambilnya salah.


"dari mana kamu selama tiga bulan ini grace?"kata pak Herry


"pa jangan di bahas dulu Grace kan baru aja nyampe di rumah dan grace harus istirahat kasihan dia sepertinya lelah?"kata Mama Elvina


"papa biarin Grace istirahat kasihan dia


nanti aja di bahas"kata Andra.


"jawab kamu grace?"kata pak Herry dengan suara yang keras


"pa?"kata Andra


"diam kamu Andra jangan bela adik kamu yang salah"kata pak Herry emosi


"lebih baik diam kamu Andra, kita berhak tahu dari mana saja dia selama 3 bulan ini?"kata Adrian yang mulai emosi karena Andra berani membatah perkataan pak Herry.


Andra pun hanya diam setelah mendengar kan perkataan Adrian.


"jawab kamu grace sebelum ke Sabaran papa habis"kata pak Herry yang mulai ke habisan kesabaran nya.


"Grace sebenarnya nggak cuti pa?tapi Grace ditugaskan ke Papua"kata Grace yang membuat pak semakin emosi.


"kamu bilang ke papua?terus kenapa pihak rumah sakit bilang kalau kamu cuti"kata pak Herry


Grace pun menjelaskan semua kepada pak Herry mengenai cuti yang memang ia katakan kepada pak direktur untuk menyampaikan kepada keluarganya dan keberangkatan nya ke Papua di rahasiakan juga dari keluarga.


pak Herry pun hanya bisa diam mendengarkan perkataan grace sampai selesai.


"grace siap pa untuk terima perjodohan ini"kata Grace membuat semuanya diam


terkecuali pak herry.pak Herry pun menyetujui perkataan grace.


"kalau kamu siap papa akan telepon putra dan menyuruh nya datang dan papa akan memberikan izin kepada putra untuk menentukan kapan kalian pengajuan dan pernikahan kalian"kata pak Herry tegas


Grace yang mendengar kan perkataan papa nya hanya diam dan mematuhi...

__ADS_1


__ADS_2