To Be With You

To Be With You
Eps 14 (pengenalan tokoh! Yaang membuat bertanya-tanya)


__ADS_3


Ini penampakan Revan.. Pasti pada bertanya-tanya.. 😁😁


Maaf ya aku slip kan di eps ini



Kira-kira seperti ini antara prita dan Andi


😍😍😍


Selamat membaca.. Eps selanjutnya nyaaa jangan lupa like vote and coment


.


.


.


.


.


.


Selama rapat berlangsung, revan benar-benar tidak fokus.. Ia sering sekali melihat ke arah prita..


Tetapi prita biasa cuek, ia sama sekali tidak melihat ke arah revan..


Setelah rapat selesai..


Prita mendekati pak suryo


"pak.. Saya izin ke bank dulu ya pak.." bisik prita


"oowh ok.. Hati-hati! Kabari saya kalau butuh apa-apa"


"baik pak"


Prita langsung bergegas keluar dari ruangan rapat..


Ia berjalan stengah berlari ke parkiran mobil..


Dan prita pun langsung masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya menuju ke bank B**


#denganRevan


Setelah rapat selesai.. Revan melihat ke arah prita ternyata prita sudah tidak ada di tempatnya


Dan semua orang sudah keluar dari ruang rapat tersisa bu angel, revan dan pak suryo..


"revan.. Kebiasaan kamu.. Enggak pernah fokus kalau lagi rapat tuuh" bu angel marah..


Pak Suryo hanya terdiam sambil melirik ke arah bu angel dan revan


Revan hanya diam..


"ini tuh proyek besar tau enggak.. Pembangunan jalan Tol.. Enggak main-main"


"yaa sudah..aku kan cuma anak bawang.."


"setidaknya revan.. Fokus gitu..! Gini neeh kalau terlalu di manja.." kata bu angel sambil keluar dari ruangan rapat..


"revan.. Kamu sudah harus dewasa.. Perusahaan ini tuh bukan perusahaan kecil.. Suatu saat papa sudah tidak bisa menjalankan perusahaan ini.. Siapa lagi kalau bukan kamu.."


Kata papa sambil menepuk pundak revan dan meninggalkan revan sendirian di ruangan itu..


Revan hanya terdiam.. Tak bisa berkomentar apa-apa..

__ADS_1


#dengan prita


Sesampainya prita di bank..


" tarik nafas dalam-dalam pritaa..! Tenang.. Santai.. " kata prita dalam hati mencoba menenangkan diri nya..


Perlahan prita pun keluar dari mobil nya sambil membawa berkas persyaratan yang sudah di kirim oleh andi via WhatsApp..


"selamat siang ibu.. Ada yang bisa saya bantu" tanya pak satpam.. Menyambutnya dengan ramah..


"saya mau bertemu dengan pak Andi.."


"sudah buat janji bu"


"sudah.."


"langsung saja bu ke atas.."


"baik pak terima kasih".


Prita pun langsung ke lantai atas.. Ke ruangan Andi..


Jantung nya tak henti-henti nya berdegub kencang..


"degubDegubDegub."


Berkali-kali prita menarik nafas.. Untuk menenangkan diri nya..


Sesampainya di depan ruangan Andi.. Prita terdiam ia ragu ingin mengetuk pintunya..


Prita menelan ludah nya berkali.. Seperti ingin menghadap dosen killer waktu kuliah..


Baru saja prita mengangkat tangannya..


Tiba-tiba dari arah belakang


Prita terdiam, spontan menengok ke belakang.. Ternyata ada Andi yang sedang berdiri di belakangnya..


Mereka pun saling bertatapan beberapa detik..


" aah iyaa pak.. Saya..."


Belum juga membereskan omongannya.. Andi memotong nya."iya saya tahu"


Andi langsung membuka pintu ruangannya


"silahkan masuk"


Prita pun masuk ke ruangannya.. Andi berjalan di depannya..


"heemmm wangi banget lagiii.. Parfum nyaaa" kata prita dalam hati..


"silahkan duduk.."


Prita bingung mau duduk dimana


"duduk sini.. Depan saya ajah.. Biar enak saya meriksa persyaratan nya"


Prita mengangguk sambil mendekati tempat duduk di depan meja andi..


Prita langsung menyiapkan beberapa persyaratan yang sudah siapkan..


Sesekali andi melihat ke arah prita..


"kamu sendirian"


Prita terdiam, ia merasa ada suara


Ia langsung melihat ke arah Andi..

__ADS_1


"hah.. Iya pak"


"kamu sendirian.."


"iiiiya..."mendadak gagap..


" persyaratan nya udah ada belum.. "


"ini pak.."


Andi mengambil persyaratan nya tetapi entah kenapa prita menarik berkas itu.. Jadilah mereka tarik menarik..


Andi melihat ke arah prita dengan muka kesal


Prita pun langsung melepaskannya


"aduuuhhhh kenapa gw nahan tuh kertas...! Parah deh gw.. Hemmm..." kata prita dalam hati, ia merasa malu kepada Andi


Andi memeriksa semua berkas.. Dengan seksama..


Prita pun terus menatap Andi..


Rasa nya hari itu prita ingin menari di depan Andi.. Supaya enggak kaku kaku amat..


" ok.. Sip.. " andi mengangguk sambil melihat ke arah prita..


Sontak prita terkejut karena ia sedang asik memerhatikan Andi..


Andi pun terdiam.. Sambil mengalihkan pandangannya..


"ehmm kalau begitu saya pamit ya pak.. Kalau sudah beres mah"


" kamu buru-buru.."


"aah apa pak.."


"sudah makan belum.."


"ehmmm...."


"kalau belum.. Makan siang bareng sama saya.. Nanti saya pesanin makanan.."


Prita terdiam.. Ia ragu untuk menjawabnya..


"enggak usah repot - repot pak.. Terima kasih"


"ehmm.. Ya sudah kalau begitu.."


"saya pamit ya pak.."


Karena gugup prita langsung keluar dari ruangan Andi..


Melihat tingkah prita.. Andi hanya tersenyum..


Ketika prita sudah keluar dari ruangan andi, andi tersadar.. Tas prita ketinggalan..


"waduuhh tas nya ketinggalan lagi" kata andi..


Andi pun berlari.. Mengejar prita...


.


.


.


.


😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍

__ADS_1


__ADS_2