
Muka prita terlihat kesal sambil berjalan ke arah meja nya..
"kenapa mba?" tanya nia
"biasa.. Pada nggosip"
"hehehheh rame tadi mah.. Ada yang nanya ke aku segala macem"
"terus kamu jawab.."
"enggak lah.. Ngapain juga!aku cuma anak baru mba"
Prita terdiam..
Telpon kantor pun berdering.. Nia mengangkatnya..
"ya.. Halo"
"prita suruh ke ruangan saya" kata revan
"baik pak"
Telpon pun di tutup
"mba.. Di panggil pak revan ke ruangannya.."
Prita menghela nafas.. "iya.."
Dengan berat prita pun berjalan menuju ke ruangan revan..
Sesampai di ruangan revan
"selamat pagi.. Mas!"
Dan revan mendekati prita.. Prita pun mundur menghindari revan sambil tertunduk
"kamu udah sehat" tanya revan
Prita mengangguk "sudah mas"
"kenapa kamu enggak jawab telpon dari aku!! prita.."
Prita terdiam..
"segitunya kamu sama aku!! itu pacar kamu"
Prita menatap revan.. "calon suami saya"
"hehehehheeh kamu jangan ngprank pagi-pagi begini.. Enggak lucu tau enggak".
"emang nya saya enggak berhak punya suami dan hidup berkeluarga"
" berhak kok.. Siapa bilang enggak boleh!"
"terus masalah nya apa"
Revan terdiam "aku sayang sama kamu prita"
Prita terdiam..
"Sekarang tau kan alasannya apa"
"kalo kamu sayang bisa kan kamu lepasin aku.. Biarin aku bahagia!"
"tapi enggak sama dia, prita...!"
"revan enggak semua yang kamu inginkan harus kamu dapatkan.. Engk semua sesuai dengan harapan kamu"
"iyaaa aku tauu.. Tapi itu sulit prita"
"kamu harus belajar..."
Revan terdiam..
"kalau tidak ada perlu lagi.. Saya keluar"
Revan hanya diam tak bisa berkata apa-apa lagi..
"prita benar-benar sayang sama tuh cowok! Sialan banget gw kalah cepet" gerutu revan..
__ADS_1
#dengan prita
Ia kembali ke meja nya..
"mbaaa tadi ponsel mba berdering ajah.." kata nia
Di lihat oleh prita, ternyata dari mama nya
Prita pun menelpon balik
"halo maaa.. Ada apa?"
"enggak ada apa-apa..!mama cuma pengen telpon..! Kamu lagi apa"
"lagi di kantor ma"
"nanti pulang kantor bisa ke rumah mama sebentar"
"ehhmm iyaa.."
"ya sudah mama tunggu"
Pembicaraan pun di akhiri..
Setelah menelpon mamanya, prita kembali bekerja..
Sore hari nya..
Ketika sedang bersiap pulang..
Revan mendekati prita..
"kamu sudah mau pulang"
"ehmm.. Iyaaa.."
"mau aku antar.."
"enggak usah repot - repot lagian aku bawa mobil"
"ehm... Ok lah kalau begitu.."
"tumbeenn... Enggak maksa..." gerutu prita
Prita pun bergegas pulang..
Sesampai nya di tempat parkir..
Ia melihat pemandangan yang sungguh di luar nalarnya..
Mobil prita di derek..
"itu mobil saya mau di bawa kemana?" teriak prita sambil mendekat
Dan revan pun datang "aku ambil.." kata revan sambil tersenyum..
Prita mengerutkan kening nya.. "maksudnya"
"aku tarik.. Kan itu inventaris kantor"
Prita terdiam.. Sambil menatap kesal ke arah revan
"semua bakalan aku tarik.. Kalau kamu enggak mutusin pacar kamu itu"
"kaya anak kecil kamu tuh revan"
"terserah.."
Prita memberikan kunci mobil nya kepada revan "sok.. Ambil ajah"
Prita pun pergi meninggalkan revan.. Ia memesan ojol..
Revan hanya melirik ke arah prita sambil tersenyum..
"enggak butuh juga gw tuh mobil, bodo amat!!enggak perduli gw mah" gerutu prita sambil berjalan..
Akhirnya ojol pesanan prita pun datang.. Ia langsung naik tanpa melihat ke arah revan..
#dengan Andi
__ADS_1
Ia mencoba menelpon prita.. Tetapi tidak di angkatnya..
Beberapa kali ia menelpon tetap tidak di angkat oleh prita
"kemana yaaa..sibuk gitu ya" kata andi dalam hati..
Andi yang dewasa tidak pernah berprasangka buruk terhadap prita, selalu positif thinking..
Itu yang memmbuat prita nyaman dengan andi
#dengan prita
Sesampai nya di rumah mama nya..
"assalamu'allaikum ma.."
"wa'allaikum salam.. Kamu udah datang"
Prita masuk ke rumah "mama sama siapa"
" sendirian.. Si om lagi pergi ke rumah temannya"
Jadi setelah pisah dengan papanya, sang mama menikah lagi dengan temannya bernama om dodi..
Tapi prita kurang akrab dengan papa sambungnya..
Prita ini anak tunggal... Tapi prita tidak manja..ia begitu ulet soal pekerjaan..
"ehmm ada apa ma"
"mama butuh duit.. Kamu ada"
"buat apa ma..?"
"buat si om pengen usaha sama temennya! Neh dia. Lagi ke sana ngomongin usaha nya"
"usaha apa..".
"mau buka angkringan".
"tempat makan gitu.. Mama yakin! Bukan buat yang lain kan"
"enggak bukan.."
"butuh berapa ma?"
"10 juta ajah.."
"10 juta!! Besar loh itu ma"
"ada enggak kamu"
"aku transfer ajah ya.. Kalo cash aku enggak ada"
"iyaa transfer ajah"
Dengan cepat prita mentransfer uang yang di minta sang mama..
"udah ya ma..." kata prita sambil memberitahu bahwa transaksi nya berhasil
"ok makasih ya sayang..."
"kamu mau makan??"
"enggak.. Aku langsung pulang ya ma"
"buru buru amat.."
"lagi banyak kerjaan aku nya"
"ya sudah.."
Prita pun memesan ojol lagi.. Untuk pulang..
.
.
. 😍🥰😍😘
__ADS_1
Jangan lupa like vote and coment