
Setelah selesai jalan-jalan dengan desi.. Prita pun di antar desi pulang...
"makasih yaa sayang... Kapan-kapan meet up lagi yaaa" kata prita
"iyaaa... Bye... Gw balik ya.."
"iya.. Hati-hati bawa mobil nya.."
"iyaa.. Byeee..."
Prita pun menutup pintu mobil dan melambaikan tangannya ke arah desi..
Setelah desi pergi.. Prita pun masuk ke rumah nya..
Ia langsung berganti pakaian dan merebahkan dirinya ke kasur...
Sambil menatap langit-langit rumah.. Prita memikirkan chen..
Prita benar-benar penasaran dengan chen..
Keesokkan hari nya...
"pagiii..." sapa prita ke beberapa teman kantornya yang sudah datang..
"pagi mba.. " balas beberapa temannya..
Lala pun mendekat.. "mba.."
"iyaaa kenapa la"
"akuntan yang kemarin sudah nunggu mba.. Di ruang tamu"
"ehmm.. Yang mana"
"pak chen gitu yaaa"
"pak chen..???"
"iyaa.."
"ok.. Makasih ya.." kata prita sambil berjalan ke ruang tamu...
Ketika prita menengok ke ruangan itu... Benar saja.. Chen sedang duduk.. Menunggu prita..
Entah kenapa hati prita berdetak kencang..
Jantung nyaa tak berirama...
Begitu kencang Sampai-sampai prita ingin teriak.. Karena saking gugup nya..
Melihat ada yang datang.. Chen pun menoleh ke arah pintu.. Daan ia melihat prita..
Prita yang pagi itu begitu cerah dengan kemeja berwarna dusty pink.. Ada aksen pita di lehernya.. Dan rambut nya di kuncir tinggi.. terlihat bentuk muka prita yang oval.. Dengan hidung kecil nya..
Melihat itu tiba-tiba chen.. Sekelibat.. Teringat sesosok wanita yang juga hampir mirip dengan prita..
__ADS_1
Chen seperti bingung sambil terus mata nya menatap prita..
"pagi pak.." sapa prita dengan senyum nya yang manis
Chen masih terdiam.. Sambil terus menatap prita
"pak..."
Chen masih diam..
Prita pun menepuk pundak chen..
"pak..."
Chen tersadar.. "aah iya.. Maaf.." muka nya memerah..
Prita hanya tersenyum..
"ehmm... Kebetulan bimo tidak bisa datang.. Saya mau menyelesaikan tugas saya yang kemarin.. Sambil evaluasi"
"oowh baik... Tidak apa-apa saya bantu"
"iyaa.."
Prita pun duduk di samping chen..
Chen terlihat begitu gugup..
Prita membuka berkas berkas keuangan yang di minta chen..
Chen melirik ke arah prita..
Prita tersenyum malu.. "maaf ya pak.. Saya lupa"
"enggak usah.. Udah ada air. Putih kok.."
"ehhm... Pak chen sudah sarapan"
"sudah.."
Prita terdiam..
"udah.. Kita lanjutin lagi.."
Prita mengangguk...
Chen menggeser duduk nya mendekati prita..
Prita bergeser menjauh..
Teruuuss seperti itu.. Tak terasa prita sudah di ujung sofa..
Chen terus bergeser..prita terdiam..
"pak chen.. Bisa geser ke tengah"
__ADS_1
Chen melihat ke arah prita yang ternyata sudah di ujjung sofa..
Chen pun tersenyum.. Sambil menggeser duduknya ke tengah sofa...
Melihat chen tersenyum... Mengingatkan prita dengan andi..
"ehmm senyum nya mirip banget sama andi...!" gumam prita dalam hati..
Lamaa mereka diskusi tentang keuangan... Tak terasa jam makan siang pun tiba..
"pak.. Mau makan apa..."
"apa ajah..."
"mau makan di sini apa di luar"
"ehmm.. Terserah..."
Prita bingung...
"gimana enak nya bu prita ajah.. Mau makan di sini bisa... Makan di luar bisa.."
"ehmm makan di luar ajah ya pak..."
"boleh.."
Prita pun mengajak chen makan di luar..
"ehmm.. Pakai mobil saya ajah yaa.." kata chen
"iyaa..." jawan prita..
Selama berjalan menuju parkiran mobil.. Chen berjalan beriringan dengan prita..
Prita melihat sosok chen yang mirip dengan andi.. Bahasa tubuh nya.. Gaya jalannya..
Ketika masuk ke dalam lift.. Karena pas jam makan siang..kondisinya benar-benar ramai..
Bahasa tubuh chen langsung melindungi prita dari desakkan karyawan lain yg ingin naik lift..
Prita terdesak ke sudut lift.. Chen pun membalikkan badannya ke arah prita untuk menahan desakkan..
Mereka pun berhadapan.. Chen tersenyum ke arah prita.. Prita pun membalas senyuman chen..
Prita mencium bau parfum chen yang manis.. Sesekali ia melihat ke arah chen.. Bibir chen yang sexy.. Jakun chen pun terlihat sexy.. Membuat jantung prita berdetak kencang....
.
.
.
. 😘🥰😘🥰😍
Jangan lupa like vote and coment
__ADS_1