
"kamu sudah makan.." tanya Andi
"belum.."
"ya sudah aku pesenin yaa..!mau makan apa"
"apa ajah.."
"ok tunggu ya"
Seperti itu lah mereka, saling mengerti satu sama lain..
Prita pun kembali bekerja, hari itu ia benar-benar sibuk.. Semua jadwal padat.. Tidak bisa bergerak sedikit pun..
Ketika sedang asik mengetik..
Datang sisi tunangan revan, ke meja prita
"brraaaakkkk" sisi menggebrak meja prita..
Saking keras nya membuat prita dan nia yang duduk di samping prita, terkejut..
Prita. Melihat ke arah sisi..
"kamu kan yang namanya prita.."
"iya mba.. Ada yang bisa saya bantu.."
"bangun looo... Gw mau bicara sama lo.."
Semua karyawan yang melihat sisi marah kepada prita langsung menjauh.. Nia yang ada di samping prita pun terdiam kaku..
Prita mendekati sisi..
" Plaaaaaakkkkkk******" tamparan sisi mengenai pipi prita..
Prita terdiam sambil tertunduk dan memegang pipi yang terkena tamparan..
"dengeeerrr yaaa lo itu cuma sekretaris.. Sekretaris enggak beda jauh sama pem-ban-tu! Inget enggak usah sok akrab, sok deket sama revan..! Lo tau kan kalau dia udah punya tunangan.. Jadi jangan coba-coba deketin dia..! Jaga jarak...! Ngertiii.. Lo harus tau diri! Lo itu siapaaaaa! Mba prita! "
Prita terdiam, nia pun syok melihat prita di tampar kencang seperti itu...
Tak lama datang revan..
" apa-apaan ini...!!! "
Sisi terdiam melihat revan datang
" kamu ngapain sisi"
"cuma ngasih tau doank.. Kalau dia jangan carmuk sama kamu"
"kamu sudah gila yaaa.."
"kenapa enggak suka"
__ADS_1
Revan langsung menarik tangan sisi ke ruangannya..
Sedangkan prita menahan tangis nya
"mba.. Mbaaa.. Mba prita! Duduk mbaaa..aku ambilin minum yaaa" kata nia sambil berlari mengambil minum untuk prita
Prita duduk di bangku nya.. Dan nia pun datang dengan membawa minum untuk prita
"ini minum nya mba"
Prita langsung meminum air yang di berikan nia..
Tak lama kemudian, pesanan makan untuk prita dari andi pun datang.. Di bawakan oleh pak satpam..
"mba prita, pesanan makanannya"
"oowh iya makasih ya pak" kata nia yang menerima nya..
Prita melihat bungkusan makanan dari andi..
Dan membuka nya.. Tanpa basa basi ia pun menyantapnya..
Entah kenapa ia terbayang muka andi yang sedang tersenyum.. Prita pun menangis..
Ia menangis karena ia ingin sekali mengadu semuaaa kepada andi.. Tapi andi jauh..
"sabar ya mbaaa..."
Prita hanya mengangguk
"lepasin revaaannn.. Lepaaaasiiiinnnnn" teriak sisi sambil berusaha melepas genggaman tangan revan yang erat
Di hempaskannya tangan sisi
"kamu apa-apaan sehhhhh... Main tampaar ajah prita"
"aku enggak suka dia terlalu deket sama kamu..."
"stooppp sisi!! Stoopp.. Kamu tau kan dia itu bukan hanya sekedar sekretaris.. Tapi juga orang kepercayaan papa.."
Sisi terdiam
"kan kamu tau dia yang banyak membantu selama papa sakit.."
Sisi masih terdiam, kesal
"udah kamu pulang sana..."
"enggak mau.. Aku mau pulang sama kamu"
"aku masih banyak kerjaann"
"ya udah aku tunggu kamu sampai selesai"
Lagi-lagi revan menarik tangan sisi keluar dari ruangan nya dan mengantar sisi pulang..
__ADS_1
Semua karyawan melihat ke arah sisi dengan tatapan tidak suka..
Sisi hanya tertunduk..
#dengan prita.
Setelah selesai makan.. Prita langsung pergi pulang..
"nia, aku pulang duluan yaaa..!nanti kalau ada apa-apa telpon saya saja"
"baik mba.."
Prita pun bergegas pulang.. Ia tak tahan lagi dengan keadaan di kantor..
Sesampainya di dalam mobil..
Prita tak kuasa menahan sakit mya di tampar, sakit nya difitnah..
Tiba-tiba handphone berdering
Ketika di lihat ternyata dari Andi
"ya haloo" suara prita bergetar
"prita.. Prit.. Kamu nangis"
Prita terdiam sambil terus menghapus airmatanya
"kamu dimana"
"lagi on the way pulang"
"ya sudah.. Hati-hati..! Kita ketemuan di apartemen kamu ya.."
"iyaa.."
Telpon pun di tutup..
Prita langsung menjalankan mobil nya sambil menangis...
Karena hari itu masih siang lalulintas tidak macet seperti pulang kantor..
Sesampainya di parkiran apartemen nya.. Prita tidak langsung keluar dari mobil.. Ia masih menunggu andi datang..
Prita menangis sambil menjatuhkan kepala nya ke stir mobil..
.
.
.
.
. 🥰😘🥰😍😍😍🥰
__ADS_1
Jangan lupa like vote and comeent