
Prita dan chen duduk di tempat makan dengan interior khas rumah jawa zaman dulu...
Prita begitu kagum..
"bagus ya" kata chen
"iyaa.."
Chen pun memesan makanan ringan dan tak lupa 2 teh poci panas...
"kamu sudah pernah ke sini"
"pernah.. Beberapa tahun yang lalu.. Di ajak sama temen aku.. Pas banget aku baru pulang dari Singapur...!"
"teman??"
"iyaaa teman aku.. Laki-laki.. Dia orang jakarta.. Tapi ngajak traveling ke sini.. Banyakkan seh"
"ehmmm...."
"langsung ajah overthinking..." kata chen seraya mencubit pipi prita..
Chen ddan prita begitu menikmati suasana di sana..
Sesekali chen menatap muka prita.. Yang terus berseri-seri
"prit.."
"iyaaa kenapa??"
"aku boleh jujur sama kamu"
"boleh banget"
"aku sayang banget sama kamu"
Prita menatap chen...
"kenapa"
"yaaa terrus aku harus jingkrak jingkrak gitu"
"respon kamu ya prit... Flat banget"
"yaaa kamu tau kan.. An...! Aku tipe yang begini.. Tipe yang kalau seneng engk di lihatin, sedih juga enggak di lihatin gituu.. Tipe yang flat gitu"
Chen terdiam seraya menyeruput teh poci nya
"aku tahu kamu sayang sama aku.. Aku juga sayang sama kamu.. Tapi yaaa kita itu bukan anak kecil lagi.."
"ehmmm.. I know..."
"suasana udah romantis gini..! Yaaa aku suka gitu.. Aku seneng di ajak kaya gini sama kamu"
Chen mengenggam erat tangan prita..
Prita pun tersenyum manis...
Lama mereka di sana.. Sambil menikmati music...
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 23.30wib
Makin malam makin ramai..
Pukul 00.15 wib..
"an.. Aku ngantuk neh" kata prita
"kita. Ke hotel?? Aku telpon pak narno dulu yaaa"
Prita mengangguk..
Setelah menelpon pak narno..
"prit.. Kita jalan ke depan sana...! Kamu sanggup"
"iyaaa.. Aku sanggup"
Prita dan chen pun berjalan ke tempat mobil pak narno parkir..
Sepanjang berjalan.. Prita terus merangkul tangan kanan chen..
Dan akhirnya sampai di mobil... Pak narno dengan senyuman menyambut mereka berdua, mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mobil..
Di dalam mobil prita bersandar di pundak chen.., ia benar-benar ngantuk berat..
Sesampainya di hotel..
"ok.. Terima kasih pak.." ucap chen
"iya sama-sama pak"
Prita dan chen turun di lobi hotel..
__ADS_1
Dengan langkah yang berat akhirnya mereka sampai di kamar mereka
Prita langsung masuk ke kamar mandi.. Ia bersih-bersih dan berganti baju....
Setelah prita selesai.. Bergantian chen masuk kamar mandi..
Prita langsung menjatuhkan badan nya di kasur..ia sudah tidak tahan lagi menahan kantuk nya..
Dan chen pun selesai bersih-bersih.. Ia keluar dari kamar mandi.. Langsung melihat keadaan prita yang hanya memakai kaos dan celana pendek tergeletak tak berdaya di atas kasur..
"prit.. Prita..." chen mencoba membangunkan prita
"ehmm... Iyaaa"
"pakai selimut iihh.. Jangan begitu... Coba yang bener tidurnya..
Prita langsung membenarkan posisi tidur nya dan memakai selimut..
Tentu saja chen laki-laki normal..
Chen mencoba memeluk prita dari belakang.. Ia mulai meraba punggung prita..
Prita sedikit menggeliat.. Geli
Chen pun menciumi pundak prita..
Tangan chen mulai berjalan ke arah dada prita..
Tiba-tiba prita membalikkan tubuhnya ke arah chen..
Sekarang mereka berhadapan..
Prita membuka matanya..
Mereka pun bertatapan dalam.. Prita menyentuh pipi chen.. Dan mencium bibir chen.. Dengan lembut..
Chen pun membalas ciuman prita dengan lembut..
Dengan perlahan chen membuka baju prita satu persatu satu begitu pun prita membuka bajju chen satu demi satu..
Daaannnnnn🥰🥰🥰🥰🥰
Setelah selesai melakukan nya
"An... Kalau aku hamil gimana"
"ya aku tanggung jawab laah prit"
"beneran"
"yaa muka mah kan enggak ketahuan.."
"kalau aku enggak mau tanggung jawab..ngapain aku ngajakkin kamu nikah"
Prita terdiam
"ehmmm... Kenapa kamu tuh sulit banget di ajak nikah nya"
"aku trauma... An.."
Chen melihat ke arah prita
"aku dulu pernah nikah.."
"terus"
"dia kecelakaan.. Terrus dia di bawa ke Singapur untuk berobat.. Tapi enggak ada kabar sampai sekarang.."
"kalian cerai"
"gantung gitu ajah.. Enggak ada kabar apa pun.. Tapi menurut islam laki-laki yang sudah tidak memberi kabar, tidak menafkahi selam 6 bulan berturut-turut.. Berarti aku sudah cerai secara agama..! Tapi waktu itu sempat keluarga nya ngirimin aku surat cerai.. Aku Tanda tangan ni"
"berarti kamu sudah cerai"
"bisa di katakann begitu.. Tau tau pemberitahuan cerai datang ajah ke rumah ku"
"aku juga dulu pernah menikah"
"Teruuss"
"yaaa cerai pas aku masih ddi rumah sakit..karena kecelakaan ini"
Prita terdiam..
"yaaa sudah.. Perjalanan hidup kita memang begini"
"aku mau tanya.. Sama kamu an"
"iyaaa kenapa"
"waktu itu aku pernah nemu foto do jacket kamu..! Itu foto siapa"
"foto yang mana"
__ADS_1
"foto kaya habis akad nikah"
Chen terdiam..
"foto itu mirip aku sama kamu"
"yang mana seeh" chen pura-pura lupa
"iiihhh kamu mah... Ya udah lah enggak usah di bahas"
"iiih kamu tuh ya langsung ajah moody an gitu"
"kamu nya juga lupa.. Yaa udah lupakan saja"
Chen terdiam...
"aku tidur yaaa.. Ngantuk banget"
"iyaaa..."
Chen masih memikirkan foto itu.. Ternyata prita sudah tahu tentang foto itu...
Tetapi chen masih ragu untuk menceritakannya..
Ia menunggu moment yang tepat.. Untuk bercerita tentang foto itu..
Akhirnya mereka pun tertidur..
Keesokkan pagi nya
Prita terbangun karena perutnya bergejolak.. Ia pun berlari ke kamar mandi...
Daann ternyata chen sudah lebih dulu di kamar mandi..
"an.... Aaaannnn... Masih lama kah" teriak prita
"baru.. Ehmm... Masuk" ucap chen seraya mengedan
"hadeeehhh... Mules aku tuuuhhh"
"iyaaa tunggu duluuu"
Prita pun duduk di depan kamar mandi sambil menahan mules nya..
"aaaannn.... Jangan lama lamaaaa"
"iyaaa iihhh.. Bawel banget"
Prita gelisah menunggu chen keluar dari kamar mandi..
Dan akhirnya chen keluar.. Dengan cepat prita menerobos masuk ke kamar mandi
"kamu lamaa" ucap prita...
Chen hanya tersenyum melihat prita yang sudah tak tahan menahan gejolak perutnya..
Setelah selesai
"hari ini kita mau kemana" ucap prita
"mau nya kemana..??"
"mau nya seh boboan lagi di kasur"
"kita ke pantai ajah.. Terus jalan jalan lagi ke tempat yang bagus.."
"ya udah.. Telpon pak narno nya"
Chen langsung menelpon pak narno untuk mengantar mereka jalan jalan..
Dengan cepat prita dan chen mandi dan bersiap-siap pergi..
"kita pulang hari apa..." tanya prita
"terserah mau besok apa lusa"
"lusa ajah yuk.. Tapi besok aku enggk mau kemana-mana... Mau tidur seharian di hotel"
"ok..."
Prita mengglendot manja di punggung chen..
Chen pun mengelus ngelus tangan prita...
Dan tentu saja semua mata tertuju kepada mereka berdua..
.
.
.
😘🥰😍😘
__ADS_1
Jangan lupa like vote and coment