To Be With You

To Be With You
Eps 75


__ADS_3

"pas neh baju...! Ini baju kamu" tanya chen


Prita terdiam.. Ia masih syok melihat chen memakai baju andi..


"prita"


Prita tersadar "iya... Kenapa"


"enggak apa-apa...! Makan yuk"


Prita pun tak dapat berkata apa-apa, ia langsung menyiapkan makanan dan mengambilkan minum...


Setelah selesai makan


"kamu udah ngajuin cuti" tanya chen


"udah..."


"ehmmm... Ok"


"ini seriusan kita ke yogya. Berdua ajah"


"iya.. Kenapa? Kamu enggak mau"


"haah... Bukan begitu... Aku cuma nanya ajah"


Chen terdiam.. Sambil menatap prita..


Prita yang sadar chen menatap nya "apa lihat-lihat"


Chen tersenyum "enggak apa-apa... Enggak boleh aku natap begitu"


"kamu kalau natap aku kaya gitu tuh.. Malah aku nya takut..."


Chen tertawa "takut kceplosan ya"


Prita menggeser duduk nya mendekati chen..


"aku lebih suka, aku nya yang agresif jangan kamu nya" bisik prita ke kuping chen


Chen melirik prita, melihat sikap prita seperti itu chen pun jadi grogi.. Jantung nya berdebar kencang


"kok kamu diam An! Takut ya"


"enggak.. Biasa ajah" kata chen sambil menenggak air minum


"hehehe... Kamu tuh kalau grogi lucu"


"iiihh!! ... Enggak lucu"


Prita terus tertawa... Melihat tingkah chen.. Padahal hati nya galau..ia merasa chen itu mirip dengan andi..


Prita terus teringat sosok andi.. Sosok yang selama ini ia rindukan..


Malam. Sudah mulai larut


"aku pulang ya.." ucap chen sambil menatap prita


"iyaaa..."


Mereka pun saling bertatapan..


Dan "cuuppp" 😘


Prita mencium tipis bibir chen..


Chen tersenyum sambil terus menatap prita


"kita tuh sebenarnya sudah ada rasa satu sama lain.. Iya enggak" ucap chen


Prita terdiam sambil menatap chen


"prita... Kamu sudah mulai ada perasaan sama aku"


"menurut kamu.. Kalau melihat sikap aku!! Kamu sendiri"

__ADS_1


"enggak.. Aku enggak suka sama kamu tapi aku sudah mulai jatuh cinta sama kamu"


"ingat.. Kita enggak main cinta-cintaan ya.. Aku takut nanti kamu sakit"


"lebih sakit lagi kalau aku harus terus memungkiri perasaan aku sendiri.. Kalau aku enggak jujur sama perasaan aku sendiri.."


Prita terdiam...


"enggak masalah kalau. Kamu masih gengsi buat jujur akan perasaan mu sendiri.. Itu hak kamu.. Yang pasti aku enggak mau kaya gitu"


"bukan begitu... Aku hanya menjaga perasaan ku ajah biar enggak terlalu dalam menyikapi semua ini! Aku takut ada yang sakit di antara kita"


"kalau memang kamu tulus.. Pasti ada rasa sakit.. Itu wajar.. Kan kita cuma manusia biasa bukan malaikat.."


Prita tetap diam sambil menatap chen..


Dan chen pun memeluk prita..


Pelukkan hangat itu.. Yang sudah lama prita rindu..


Prita pun membalas pelukkan prita..


" chen... Aku takut "


" takut kenapa? "


" takut semua hilang.. Takut ini semua tidak nyata.. "


Chen terdiam..


"pedih Kalau memang kamu sudah tidak ada rasa dan tiba-tiba menghilang tanpa kabar.."


"kenapa kamu berfikir seperti itu"


"entah lah...! Kadang aku suka overthingking kaya gini"


"ehmmm... Santai prita.."


"iyaa"


"jangan natap kaya gitu.." ucap prita


"kenapa"


Prita mencium bibir chen lagi.. Kali ini agak lama dan sedikit di *****..


Chen pun membalas ciuman prita..


Mereka benar-benar menikmati malam itu di rumah prita..


Malam yang sama ketika mereka di hotel bogor..


Keesokan harinya


Chen sudah bangun.. Tetapi prita masih tertidur pulas


Chen memeluk prita dari belakang..


"ehhmmmm.... Mmuuach.. Mmuach" chen mencium leher prita dari belakang..


"hehehe geli tau"


"males banget kerja... Kalau udah begini"


"harus kerja.. Buat ongkos liburan ke yogya"


"hahahaha... Tenang ajah seh..."


"setelah pulang liburan nya itu yang pusing"


"itu kamu..."


Prita tertawa... "iyaaa...."


Mereka pun bangun dan mandi..

__ADS_1


Prita sibuk membuat kan sarapan untuk chen..


"An... Aku cuma ada roti gandum.. Enggk apa-apa ya"


"enggak apa-apa... Kamu ada buah"


"ada pepaya, strawberry, sama nanas"


"ya udah aku mau pepaya"


Dengan sigap prita menyiapkan semua..


Setelah siap..sarapannya..chen langsung makan. Sedangkan prita berdandan...


Setelah semua selesai...


Chen pun mengantar prita. Kerja..


"mau aku panggil sayang enggak" ucap chen


"jangan.. Panggil nama saja"


"ehmm ok lah boo..."


"boo..???"


"enggak apa-apa kan aku panggil boo ajah.. Kamu enggk apa-apa panggil aku nama"


Prita tersenyum..


Selama di perjalanan...


Chen terus menggenggam tangan prita..


Prita mulai membuka hatti nya dan mulai terbiasa dengan perasaan nya..


Jangan pungkiri perasaan lagi, karena itu sangat menyakitkan.... Kata-kata yang selalu ia ingat..


Sesampai nya di kantor prita


"ok sampai.."


"pulang mau aku jemput".


"enggak usah... Jangan di jemput mulu.."


"baiklah.. Boo"


Prita tersenyum... "bye..." prita mencium pipi chen..


"ok.. Berkabar ya"


"iya..."


Prita pun turun dari mobil chen..


Muka Sumringah...


Terrlihat raut muka bahagia..


Chen pun pergi ke kantornya..


Sebenarnya hati chen antara seneng, takut, bingung..


Ia takut prita pergi kalau ia tahu yang sebenarnya..


Maka nya chen tetap menutupi semua.. Biarlah waktu yang menjawab..


Yang pasti saat ini chen begitu menyayangi prita dan enggak mau prita pergi lagi..


.


.


. 😍🥰🥰😍😘

__ADS_1


Jangan lupa like vote and coment


__ADS_2