To Be With You

To Be With You
Eps 79


__ADS_3

Sesampainya di hotel..


Chen dan prita turun dari mobil..


Ternyata chen memesan hotel sesuai dengan expectasi prita..


Hotel yang lumayan mewah..


Prita dan chen langsung di antar ke kamar mereka..


Setelah sampai


Dengan cepat prita. Masuk ke dalam kamarnya


Muka prita begitu Sumringaah melihat suasana kamar nya dan pemandangan dari arah kamar nya..


"bagus ya view nya" kata chen


Prita hanya tersenyum


"kamu suka..."


"banget..."


Prita mendekati chen.. Dan langsung memeluk chen


"terimakasih ya An"


Chen pun tersenyum seraya menatap prita..


Dan prita pun mencium pipi chen...


"are you happy..?" tanya chen


"happy.."


"ya sudah bersih-bersih sana.. Ganti baju.." kata chen mengalihkan


"ok.. Kamu enggak ganti baju"


"kamu dulu ajah.."


Prita pun masuk. Ke kamar mandi untuk bersih-bersih..


Sedangkan chen merebahkan dirinya di kasur..


Seraya memejamkan mata nya..


Setelah selesai bersih - bersih.. Prita keluar dari kamar mandi.. Ia melihat chen sedang tertidur.. Saking lelah nya.. Sampai mendengkur chen tidur nya..


Mendengar dengkuran chen.. Prita hanya tersenyum.. Ia pun tidak berani membangunkan chen..


Prita terus memperhatikan muka chen


Setelah puas memperhatikannya prita pergi berganti pakaian lalu berdandan...


Ketika sedang asik dandan..


Chen terbangun


"sayang kamu sudah bersih-bersih nya"


"sudah sana kamu.. Gantian bersih-bersih"


Chen berusaha bangun dari tempat tidur meskipun berrat tapi ia paksa


Dengan langkah malas nya ia masuk ke dalam kamar mandi..


Tiba-tiba "bug.."


Prita terkejut.. Ia langsung mendekati chen di kamar mandi.. Ternyata chen terpeleset dan jatuh..


"An.. Kamu baik-baik saja"


"enggak tahu neh tiba-tiba pusing.. Eeehh malah kepleset"


Prita. Membantu chen berdiri...


"kaya nya kamu kurang tidur kali" kata prita


"kaya nya..."


"ya udah pintu nya jangan di tutup.. Takut kepleset lagi"


"di buka.. Terus kamu lihat aku telanjang"


Prita terdiam... "iya ya..."


"ehmm.. Nakal kamu... Nafsu amat sama aku"


"hadeeehh.. Ya udah tutup tapi jangan di kunci"


"biar kamu bisa masuk yaaa pas aku lagi buka baju"


Prita kesal.. "auaaahhh... Terserah"


Chen tersenyum melihat tingkah prita


Dan akhirnya chen mandi tanpa menutup pintu kamar mandi nya


"aaaannn... Beneran loh enggk di tutup" teriak prita


"tadi kata kamu jangan di tutup" teriak chen dari dalam..


Setelah chen selesai mandi


"prit... Pritaaa..." panggil chen


Prita mendekati chen ke kamar mandi..

__ADS_1


"kenapa"


"manggil ajah.."


"enggak jelas jelas kamu mah.."


"minta tolong buattin aku teh hangat"


"ehmm.. Ada lagi"


"enggak... Untuk saat ini..itu saja cukup"


Prita langsung membuatkan chen teh hangat..


Chen membuka handuk nya di depan prita


"An..."


"aku pakai boxer prit.."


"tetep ajah An... Kebentuk gitu"


Chen mendekati prita.. Memeluk nya dari belakang


"sexy kan"


"an.. Geli iiihh!! Apaaan coba"


Chen tertawa geli... Seraya membaringkan tubuhnya ke tempat tidur.. Dan menutupi tubuh nya dengan selimut


"kamu enggak pakai baju"


"males.. Nanti ajah"


"nanti masuk angin"


"iyaaa.. Nanti juga aku pakai.."


Prita mendekati chen sambil membawakan teh hangat untuk chen


"ini teh nya di minum" seraya pergi menjauh dari chen


"kamu enggak mau tiduran dekat aku"


Prita duduk di sofa


"prit... Siniiii"


"nooo... Aku lagi enggak mood"


"serius neehh... Kalau kamu kaya gitu.. Aku buka semua neeh"


"apa nyaaaa" prita melotot kesal


"hahahahahaha maka nya sini"


Akhirnya prita pun mengalah... Ia mendekati chen..


Chen pun memeluk prita


"kaya beli kacang kamu ngajak nya"


"memang aku salah"


"ngajak nya tuh yang sweet gitu..."


"ehmmm.. Pakai candle light dinner gitu"


"enggak gitu juga... Moment nya loh An..."


An pun bangun.. Dan duduk di samping prita


"sayang.. Nikah yuk"


Prita tersenyum.. "apaaan seeh kamu"


"tuh kan salah lagi"


"kamu kan tahu.. Jawabannya"


"mau sampai kapan begini ajah.."


"kamu mau nunggu atau enggak"


"yaaa.. Aku mau nunggu tapi kan mau sampai kapan"


Prita mencium bibir chen


"sabaaarrrr"


Chen membalas ciuman prita..


"aku takut kamu ninggalin aku"


"enggak kebalik An..."


"enggak lah.."


"hehehhehehe.... Yang pasti untuk saat ini.. Aku sayang sama kamu"


"tapi aku ingin kepastian"


"sa... Sa... Baaaarrrrr"


"ok...aku enggak maksa kamu nikah sama aku.. Tapi yaaa jangan bikin aku gantung begini"


"enggak sayang... Sabar yaaa"


Prita memeluk chen dengan erat..

__ADS_1


Chen pun memeluk prita dengan erat seraya mencium pundak prita..


"teh nya nanti keburu dingin"


Chen pun melepaskan pelukkan nya dan langsung meminum teh buatan prita..


"malam ini kita mau kemana boss"


"terserah.. Mau makan di luar"


"boleh.."


"kita pendopo lawas ajah yuk.. Di sana banyak tempat makan.. Sambil dengerin live music.."


"ok..."


Prita pun merebahkan diri nya di kasur.. Beristirahat sejenak..


Begitu juga dengan chen..


"kamu enggak keleyengan lagi" tanya prita


"enggak terlalu.. Apa karena aku telat makan kali ya"


"bisa jadi..."


"aku mau tiduran sebentar dulu"


"iyaaa..."


Mereka pun tertidur.. Chen pun memeluk prita dari belakang..


Pukul 20.00 wib


Chen terbangun..


"prit.. Sudah malam ternyata.." kata chen seraya melihat jam..


"ehm... Aku ngantuk banget"


"jadi enggak.. Aku lapar"


"ya udah telpon pak narno"


Chen pun menghubungi pak narno..


Setelah selesai menghubungi pak narno ia membangunkan prita lagi


"hayu prit.. Siap.. Siap.. Kamu kan lama kalau dandan"


Dengan malasnya prita bangun dari tempat tidur.. Dan menuju kamar mandi untuk cuci muka.. Langsung Berdandan...


Setelah selesai.. Prita pun keluar dari kamar mandi.. Ia melihat chen masih asik tiduran


"aannnn jadi enggak"


Chen bergegas bangun dan berganti pakaian..


Setelah semua siap..


Chen dan prita pun turun ke lobi hotel menunggu jemputan pak narno..


Chen dan prita benar-benar seperti sepasang pangntin baru..


Prita yang manja, yang tak mau melepaskan gandengan tangan nya dengan chen..


Begitu pun chen selalu menggenggam erat tangan prita..


Baru saja sampai di lobi.. Pak narno sudah datang.. Menjemput


Mereka pun bergegas masuk ke dalam mobil


"malam pak" sapa pak narno


"malam juga pakk narno.. Kita ke pondopo lawas ya"


"siap pak.. Tapi saya parkir agak jauh ya pak.. Soalnya susah tempat parkir di sana tuh.."


"iya pak santai.."


Pak narno pun langsung membawa chen dan prita ke tujuan mereka.. Pendopo lawas..


Karena malam itu bukan malam minggu, jadi jalanan tidak begitu macet..


"pak berhenti sini ajah.. Pendopo nya di depan sana kan"


"iya pak...lumayan seh pak"


"enggak apa-apa kita jalan kaki ajah.."


Chen dan prita pun turun dari mobil..


"nanti kalau mau di jemput telpon saja ya pak" kata pak narno


"ok.."


Prita dan chen berjalan menuju ke pendopo lawas..


Benar di sana banyak muda mudi yang sedang asik makan, atau hanya sekedar minum kopi sambil mendengarkan live music di sana..


Suasana nya benar benar khas Yogya..


.


.


.


😘🥰😘🥰😘🥰

__ADS_1


Jangan lupa like vote and coment


__ADS_2