TOPENG SETAN

TOPENG SETAN
Memiliki jiwa panca.


__ADS_3

Arka masih bertarung dengan monster gendut dan jelek itu.


Setelah buto merasa dirinya di remehkan oleh Arka, Buto kesal, lalu dia mengeluarkan ajian yang bernama semar mesem.


Dari ajian tersebut, memuat tubuh buto yang tadinya gendut menjadi seperti seorang yang bertubuh kekar layaknya seperti ADERAY.


"Apa, bagaimana bisa dia menjadi seperti itu." Ucap Arka melihatnya berubah.


Serangan buto kini lebih cepat dari biasanya, karena tubuhnya sekarang ringan.


Buto mengarahkan pukulannya itu ke arah Arka yang ada di bawah. Arka melompat untuk menghindari pukulan yang di berikan buto padanya, Karena tubuh buto ringan, ia mampu langsung meghajar Arka yang sedang melompat tersebut.


Arka terlempar jauh oleh pukulannya buto, bahkan sekarang buto bisa mengejar Arka yang sedang terlempar olehnya itu, dan lalu ia lalu memukul lagi Arka dan sekarang Arka terlempar ke atas.


Araka bagaikan bola voli yang sedang di mainkan oleh buto.


Dan dari arka yang terlempar ke atas, di susul lagi oleh buto dan dia memukulnya lagi, mengarahkan Arka jatuh ke tanah.


Arka sedang terluka di bawah sana, atas serangan buto yang bertubi-tubi mengarah kepadanya.


Buto yang berada di atas ia turun kebawah dengan kecepatan tinggi, dia ingin segera membunuh arka yang terkapar di bawah sana, dengan pukulannya.


Sedikit lagi pukulannya itu bisa mengenai arka yang terkapar di tanah.


Tibalah sari di tempat, membawa pergi arka yang sedang terkapar itu kedalam hutan.


Semakin jauh dan jauh mereka pergi, hingga sudah tidak terlihat lagi oleh buto dan orang lainnya yang ada di tempat tersebut.


Buto dan para pasukannya lampir, Menghancurkan desa yang mereka datangi sekarang ini.


Para perajurit kerajan sedang mencoba menahan buto dan pasukannya untuk mencegahnya samapi ke dalam ibu kota.


Jaka dan cutnya mengungsikan para penduduk desa ketempat yang aman.


Joko dan pitung sedang bertarung melawan makhluk-makhluk tersebut, menahan mereka agar jangan sampai memasuki ibu kota.


*Sementara itu, di tempat persembunyian sari dan arka sekarang.


Sari menidurkan arka ke tanah.


*Di dalam bawah sadarnya/ di alam mimpi. Ia sedang berkomunikasi dengan golok pusakanya itu.


Setelah teri satya bisa di aktifkan olehnya. Sekarang dia mampu berkomunikasi dengan golok pusakanya di alam bawah sadar.


Arka sedang meminta sebuah kekuatan yang lebih besar kepada golok pusakanya itu, untuk bisa mengalahkan makhluk raksasa yang bernama buto.


Goloknya itu akan mengabulkan keinginannya, jika dia bisa memenuhi 10 Dasadarma.



Taqwa pada tuhan.



Jawab. "Aku patuh atas perintah mu, untuk mencari 5 panca."


[Takwa \= patuh]



Cinta alam dan kasih sayang sesama

__ADS_1



Jawab. "Aku memiliki kebun rempah-rempah, sawah dan peternakan. [Cinta alam]


Hingga membuat banyak rakyat bekerja dengan ku dan bisa memenuhi kebutuhan hidup, tanpa perlu meminjam uang kepada juragan rentenir. [Kasih sayang sesama]



Patriot yang sopan dan kesatria.



Jawab. "Aku sedang [memperjuangkan] keadilan, dengan kemampuan yang ku miliki. [ Arti kata patriot adalah [pejuang]. Arka adalah seorang pendekar kesatria.]



Patuh dan suka bermusyawarah.



Jawab: "Di dalam tugas ku untuk mencari lima panca. [Patuh atas perintah tuhan]


Di setiap tujuan dan rencana aku, aku selalu membicarakannya bersama saudara-saudari ku. [Suka bermusyawarah]



Rela menolong dan tabah.



Jawab. "Hati ku tetap tabah, meski aku menolong mereka tanpa di bayar. [Tabah dan rela.]




Jawab. "Aku tidak pernah absen jika ada pertarungan besar seperti sekarang ini. [Rajin]


Aku seorang pendekar yang memiliki keahlian beladiri. [Terampil]


Di setiap pertempuran ku, aku selalu merasa gembira.


[gila pertarungan]



Disiplin berani dan setia.



Jawab. " Aku selalu menghadapi semua lawan-lawan ku. [Disiplin]


Aku tidak pernah takut kepada musuh-musuh ku. [Berani]


Untuk menegakan keadilan bagi rakyat. [Setia]



Bertanggung jawab dan dapat di percaya.


__ADS_1


Tugas yang kau berikan kepadaku, untuk mencari lima panca, selalu ku pegang teguh dalam hati ku. [Bertanggung jawab.]


Aku telah mendapat 3 panca dan masih mencari 2 panca lainnya. Tekad ku untuk mengumpulkan semua panca masih ada dalam diri ku. [Dapat di percaya]



Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.



Dari jawabnya untuk ke sembilan darma. Dia [Arka Satya] diakui memiliki kesucian dalam Pemikiran, perkataan dan perbuatannya.


Sekarang Arka memiliki jiwa panca dari sang garuda.


Golok pusaka yang dia meiliki, mengalirkan energi yang mengalir ke pembulu darahnya yang berwarna merah. Cahaya ilahi dari surgawi merasuk dalam kepala dan pikirannya.


[Layaknya seperti Sang Merah putih]


Dari energi tersebut. Walaupun dia menggunakan topengnya itu, ia tetap bisa memegang kendali atas tubuhnya.


Jiwa setan yang ada dalam dirinya tersegel oleh oleh cahaya ilahi yang masuk dalam kepalanya, lewat pembulu darah.


Sesaat kemudian Arka bangun dari pingsannya.


"Kenapa kau ada di sini sari." Ucap Arka ketika sadar dan melihat ada sari di depan matanya.


"Aku memiliki pirasat tidak enak, dan itu benar saja. Tadi kau hampir di bunuh oleh makhluk besar itu, lalu aku datang menolong mu dan membawa mu pergi kedalam hutan ini." Saut Sari.


"Kenapa kau datang ke sini!. Sudah ku katakan jangan kesini." Ucap Arka menegaskan pada Sari.


"Kau itu tadi hampir mati olehnya, bukannya berterimakasih pada ku, kau malah memarahi ku." Saut Sari.


"Bodoh, Aku tidak butuh bantuan mu." Ucapnya Arka, takut mahluk yang ada di dalam dirinya melukai Sari.


Arka mulai berdiri kembali.


"Apa kau sendirian!, dimana yang lain?." Tanya Arka pada Sari.


"Mereka masih di markas, mereka sangat mengkhawatirkan mu." Saut Sari.


"Lebih baik kau kembali ke markas, bersama mereka. Dan trimakasih untuk bantuannya." Ucap Arka sambil memakai topeng lalu melompat pergi meninggalkan Sari.


Ia akan kembali ke tempat pertempurannya itu, yang melawan pasukan lampir.


*Di tempat Lampir berada sekarang.


Lampir yang mengendalikan monster yang bernama Buto ijo. Dia membuat banyak kehancuran di desa pajajaran, merusak rumah-rumah warga, dan pasar yang ada di desa tersebut.


Pasukan pitung tidak bisa menahan mereka. Karena kekuatan buto ijo sangat hebat. Bahkab kujang dari pendekar karebet pun tidak bisa menghentikannya.


lampir dan buto hampir mencapi perbatasan ibukota pajajaran.


Pangeran arjuna bisa merasakan kekuatan besar buto ijo, lalu arjun mengeluarkan ilmu dari mata batin.


Dari kekuatan tersebut, ia melihat para pendekar dan perajuritnya itu tidak mampu untuk menghentikan monster raksasa itu.


Segeralah pangeran menuju tempat tersebut yang ia lihat dari mata batinnya.


Sebelum pangeran arjuna tiba di tempat tersebut, Arka sudah muncul di tempat itu. Dengan kesadarannya dan kekuatan barunya itu.


Arka berada di atas rumah seseorang. yang berada tepat di hadapan buto ijo.

__ADS_1


__ADS_2