TRANSMIGRASI QUEEN MAFIA

TRANSMIGRASI QUEEN MAFIA
Prolog (Part 1 dan 2)


__ADS_3

#Prolog


Dorr ! Dorr !


El mematung melihat adiknya terbunuh dengan sadis di depan matanya, Tampa sadar air matanya jatuh.


" Ck ck ck seorang Queen Mafia nangis ? Come on El jangan sedih , karena sebentar lagi Lo bakal nyusul Adek Lo " El menatap tajam Gadis yang telah membunuh adiknya itu , ia tidak bisa berbuat apa-apa karena sedang di rantai sekarang .


" Sebaiknya Lo cepat mati biar perusahan Lo gw ambil alih , oh iya ucapkan kata-kata terakhir sebelum Lo mati " ucap gadis itu dengan angkuh .


" Cih ****** " ucap El dengan wajah jijik membuat Gadis di depannya itu kesal .


Dorr!


#Part_01


" Eugh " perlahan-lahan mata El terbuka, menatap ruangan yang asing baginya.


" Sayang , kamu udah sadar ? " El menoleh menatap tajam seorang wanita yang mendekati nya.


" Anda siapa ? " Wanita itu terkejut mendengar pertanyaan El, matanya berkaca-kaca.


" Ini mama Jessica, kamu engga kenal sama mama ? " Tanya wanita itu sembari menangis. El memijit pelipisnya, kepalanya sakit.


" Tolong ambilkan cermin !" Wanita itu langsung berlari mengambil Cermin untuk El .


El terkejut melihat wajahnya di cermin, wajah yang cantik tapi make up nya benar-benar menor, El merasa seperti badut sekarang.

__ADS_1


' apa-apaan ini ? Gw transmigrasi gitu !? Kenapa malah ke tubuh ni cewe sih ! ' batin El kesal, ia rasanya mau menghancurkan wajah yang di hiasi make up menor ini .


Tiba-tiba kepalanya sakit, ada ingatan asing yang muncul, El memejamkan matanya erat-erat mencoba mengingat itu, setelah mengingat semuanya ia kembali membuka matanya menatap wanita yang ada di depannya ini .


' ohh jadi ini Ibu Jessica?cewe yang cinta mati sama Regan Cowo terganteng di sekolah, okelah gw ngerti apa yang harus gw lakuin ' batin El tersenyum smirk , ia sudah mengingat semua ingatan pemilik asli tubuh yang ia tempati.


" Kamu engga apa-apa kan sayang ?" Tanya Windi yang merupakan ibunya Jessica , El mengangguk sambil tersenyum.


" Em mama , Jessica pengen pulang , enggak mau di sini terus " ujar El , ia harus mengubah hidup Jessica yang malang ini agar menjadi hidup yang bahagia, yah tentunya dengan cara El sendiri.


" Tapi kan kamu masih belum sembuh total , besok aja ya " bujuk Windi membuat El cemberut .


" Enggak , aku mau pulang aja pliss " El terus memohon membuat Windi tidak tega dan terpaksa mengiyakan saja .


•••••••••


' Oke mari kita mulai Permainannya' batin El .


#Part_02


" Udah pulang ? Kenapa sih Lo engga mati aja , nyusahin tahu engga! " El menatap Kenzo yang merupakan kakak Jessica itu dengan Dingin, El berusaha menahan emosi yang sudah di ubun-ubun mendengar ucapan Kenzo.


" Mending Lo mati aja sana " ujar Raka , Kakak pertama Jessica, pria itu menatap El dengan sinis.


" Cih kenapa pulang Hem ?! Mending jadi gelandangan ajaj nih di luar ! " Ucap Rizky Kakak Kedua Jessica, ia memandang El dengan jijik .


El memejamkan matanya berusaha menahan emosi agar tidak membunuh mereka semua , Jika ia berada di tubuh aslinya , mungkin mereka sudah mati tangannya sekarang.

__ADS_1


" Udah enggak udah dengerin " bisik Windi mengelus bahu El, ia tahu El tengah menahan emosinya .


" Hm " El berjalan menaiki tangga menuju kamar Jessica, sedang para Abang Jessica melongo melihat itu.


' tumben engga caper' batin Kenzo.


' Itu beneran Jessica ? ' batin Rizky heran .


' Cih ****** ' batin Raka Jijik.


Mereka heran kenapa sifat Jessica berubah ketika pulang dari Rumah sakit , Biasanya Jessica akan caper pada Raka .


" Ekhm mama ke dapur dulu " Ujar Windi .


•••••••••


El membuka pintu kamar yang ia duga ini adalah kamar Jessica, matanya membulat saat melihat kamar tersebut .


" Apa-apaan ini !? Warna pink !? " Kaget El , ia menatap seluruh kamar Jessica yang berwarna pink . Dari cat dinding , tempat tidur, hingga baju-baju semuanya pink membuat mata El sakit .


" Hah .. kenapa selera warnanya Rendah banget sih ! " Gumam El , ia memutuskan untuk melihat baju-baju Jessica .


Matanya lagi-lagi membulat ketika melihat koleksi baju Jessica , semuanya warna pink , yang lebih membuat El terkejut adalah Semua baju yang ada di sini sangat seksi dan pendek.


" Ck gimana gw mau pakai kalo bajunya kek gini semua " Kesal El melempar baju yang ia pegang dengan kesal , Ia terus mencari baju yang tertutup agar ia memakainya , sampai El menemukan sebuah baju tidur yang tidak seksi seperti baju yang lain .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2