
#Part_25
••••••
Kini Jessica dan Lea sedang ada di mobil , Jessica akan mengantar Lea pulang , karena gadis itu bilang jika Motornya mogok .
" Jes mereka siapa ? Kok pada ngejar kita ? " Tanya Lea ketakutan , Ia dapat melihat segerombolan anak geng motor sedang mengejar Mobil Jessica dan memukul kaca mobil mereka memaksa untuk turun .
Jessica terlihat tenang , ia sudah tahu ini akan terjadi , anak geng motor itu berniat mengejarnya .
" Jessica kok Lo tenang aja sih !? Gw takut ! " Panik Lea , Jessica yang tak fokus pun Menepikan mobilnya di tepi jalan yang sepi .
Para geng motor itu ikut berhenti dan memaksa Jessica dan Lea turun .
" Lo disini , Jangan coba-coba keluar ! " Ujar Jessica dingin , Lea menggeleng kuat , Ia khawatir terjadi sesuatu pada Jessica .
" Tenang aja " Ucap Jessica menenangkan Lea , Kemudian Jessica mengambil pisau kecil yang ada di mobilnya dan pistol yang sudah ia siapkan .
Lea terkejut melihat Jessica menyimpan barang-barang itu .
Jessica keluar dari mobil dengan pisau dan pistol yang ada di sakunya , sedangkan para geng motor itu tidak sadar jika Jessica membawa pistol dan pisau .
" Ohh jadi Cewek ini yang udah bully pacar gw " ujar seorang pria yang bertato di lehernya , yang Jessica duga pria itu adalah ketua gengnya .
" Iya sayang , dia yang udah bully aku di sekolah " Jessica menoleh kala mendengar suara seorang gadis yang menurutnya sangat familiar , sudut bibir Jessica terangkat saat melihat Dinda menggandeng tangan Pria bertato itu dengan manja .
' dunia benar-benar sempit ya ' batin Jessica kesal .
__ADS_1
" Owh trus mau kita apain dia sayang ? " Tanya pria bertato itu sambil memeluk pinggang Dinda .
" Bunuh dia " jawab Dinda dengan datar , Jessica tertawa mendengar jawaban Dinda , Anak geng motor ingin membunuh seorang Queen Mafia ? Benar-benar mustahil .
Dinda kesal melihat Jessica yang tertawa , Dinda berjalan ke arah Jessica lalu menjambak rambut gadis itu .
#Part_26
" Heh ****** ! Gw akan balas apa yang di perbuat oleh keluarga Lo pada keluarga gw ! " Bentak Dinda dengan tatapan tajam dan tak lupa dengan mata yang memerah , Jessica hanya diam membiarkan Dinda membentak nya habis-habisan .
Sedangkan di mobil Lea memotret adegan di mana Dinda menjambak rambut Jessica dan membentaknya , Lea akan memperlihatkan foto ini pada keluarga Jessica .
Lea mengambil ponsel Jessica yang tertinggal di dalam mobil lalu menelpon seseorang .
[ Halo dek ? ]
" Tolong !! Tolongin gw sama Jessica hiks ! "
" Hiks ada geng motor yang halangi jalan kita , tolong Jessica kak dia di gebukin !! "
[ Kalian ada di jalan mana !! ]
" Di jalan ***** "
Tut !
Lea menutup telpon secara sepihak , ia menelpon nomor Alan dan meminta tolong padanya .
__ADS_1
Lea menutup mulutnya mencoba tidak berteriak saat melihat Jessica di pukuli habis-habisan, air mata Lea sudah menderas sekarang , ia benar-benar takut.
Jessica mengusap pipi nya yang terkena pukulan Dari Angga-- Pacar Dinda yang merupakan ketua geng motor .
" Lumayan " gumam Jessica menyeringai .
Bugh !
Hanya satu pukulan dari Jessia Angga langsung terjatuh dan darah yang menetes dari sudut bibirnya .
Melihat ketua mereka terluka , para anggota geng tidak terima dan menyerang Jessica secara bersamaan .
Bugh !
Bugh !
Srek !
Jessica membalas mereka dengan membabi-buta , ia menggunakan pisaunya dan menyayat tubuh mereka satu persatu .
Dinda kesal melihat anggota geng motor Angga hampir kalah , ia melihat ke arah mobil Jessica lalu tersenyum smirk .
Dinda berlari ke arah Mobil Jessica lalu menarik Lea keluar , Dan mencekik leher Lea hingga membuat gadis itu tidak bisa bernafas .
" Lo lepasin Angga atau Sahabat lo ini Mati di tangan gw " ujar Dinda menyeringai .
Jessica menatapnya dingin lalu melepaskan pisau nya jatuh ke tanah , melihat itu Dinda tersenyum kemenangan .
__ADS_1
Jessica menyeringai lalu mengeluarkan pistolnya .
Bersambung❤