
#Part_09
Jessica mengambil segelas air di meja kantin lalu berjalan menuju Dinda dengan tatapan dinginnya .
Byurr !
Wajah Dinda basah kuyup oleh air , Jessica tersenyum miring kala melihat wajah Dinda bersih Tampa noda saat ia menyiramnya dengan air .
Seisi kantin terkejut , Wajah Dinda yang semula nya Penuh dengan Luka , tapi setelah Jessica menyiram wajahnya dengan air , wajahnya langsung bersih .
" Dinda , Gw saranin lain kali kalo mau akting cari cara yang lebih pro , make up Lo engga anti air " ujar Jessica dengan nada lembut tapi terdengar menyeramkan , dengan kasar Jessica menarik dagu Dinda dan memperlihatkan wajah gadis itu pada Rizky .
" Lihat ? Jadi cowo jangan bodoh di tipu cewe " setelah mengatakan itu Jessica pergi meninggalkan kantin , Rizky sekarang terdiam menatap tajam Dinda yang kini menunduk.
Lea terkekeh sinis ia berjalan ke arah Dinda , lalu ...
Plak !
" Pembalasan buat Lo yang berani fitnah sahabat gw " Ucap Lea lalu pergi menyusul Jessica meninggalkan kantin yang kini menjadi hening .
" K-kak aku bisa jelasin " ucap Dinda dengan mata berkaca-kaca , ia menatap Rizky dengan tatapan menyedihkan agar pria itu iba .
" Gw kecewa sama Lo Dinda, Lo minta maaf sama Jessica , kalau Lo engga mau gw engga akan mau anggap Lo adik gw lagi " ujar Rizky dengan nada dingin membuat Dirga terkejut , Rizky selalu memanjakan Dinda jadi saat pria itu berkata dingin pada Dinda hal itu membuat Dirga terkejut .
__ADS_1
" Hiks i-iya tapi jangan marah sama aku kak " ucap Dinda gemetar .
••••••••
Bel pulang telah berbunyi , Jessica dan Lea kini bersiap untuk pulang, saat ingin melangkah tiba-tiba Dinda berdiri di tengah pintu dan menghalangi mereka .
" Heh Ratu drama ! Awas Lo kita mau pulang ! " Gertak Lea dengan kesal, ia muak jika terus melihat wajah Dinda yang sok Polos itu .
" Je-Jessica , A-aku minta maaf soal tadi di kantin " ucap Dinda gugup , ia menatap wajah Jessica dengan tatapan polos .
#Part_10
' gue akui akting Lo bagus juga ' batin Jessica menatap Dinda dengan tatapan datar .
' awas aja Lo Jessica ! Gw bakal rebut kasih sayang Keluarga Lo ! ' batin Dinda dengan wajah memerah menahan amarah.
••••••••
Saat ini Jessica tengah menuruni tangga menuju dapur , ia dapat melihat Windi yang kini sedang sibuk memasak makan malam.
Jessica tersenyum hangat lalu memeluk Windi dari belakang , hal itu membuat Windi kaget .
" Ihh Bikin mama kaget aja ! " Kesal Windi memukul bahu Jessica pelan , sedang Jessica hanya tersenyum menampilkan gigi putihnya .
__ADS_1
"Ma, Jessica pamit pergi dulu ya " ujar Jessica pelan .
" Mau pergi ke mana ? Makan dulu dong , kamu kan belum makan malam " ucap Windi mengelus lembut rambut Jessica .
" Emm Jessica mau ke rumah temen ma , udah janjian soalnya " balas Jessica berbohong , tidak mungkin jika ia bilang akan ke Kantor Alan , bisa-bisa ayah dan Abang-abang nya berpikir macam-macam .
" Yaudah kalo gitu , hati-hati " Jessica mengangguk dan mengambil kunci mobilnya , ia berjalan Keluar Tampa melirik Jordan , Rizky , Kenzo , dan Raka yang kini menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan .
' Lo berubah Jes ' batin Raka memalingkan wajahnya menahan rasa sakit di hatinya .
•••••••••
Sebuah mobil hitam kini melaju membelah jalan di kota Jakarta.
Jessica mengendarai mobil nya sambil mendengar musik, Jalan Raya yang sepi membuatnya leluasa melajukan mobilnya dengan cepat .
Mobil itu berhenti tepat di depan Sebuah Gedung pencakar langit , Jessica menuruni mobilnya dan mulai masuk ke Gadung itu dengan wajah datar .
Jessica berjalan menuju ruangan Alan tampa memperdulikan tatapan para Karyawan yang ada di sana .
" Maaf mbak , mau cari pak Arlan ? " Tanya seorang wanita pada Jessica dengan sopan, Jessica mengangguk .
Bersambung
__ADS_1