
#Part_17
Jessica membaca buku dengan tenang , suasana Perpus sepi dan hening membuat Jessica menyukainya .
' gw kangen bang Al ' batin Jessica , ia merindukan kakak pertama nya .
{ Sedikit info }
Jessica/El itu memiliki 7 orang Abang , bukan cuma Alan saja tapi ada Beberapa orang lagi , 5 kakak kandung El/Jessica dan 2 kakak Sepupu lalu 1 Adik sepupu , jadi di keluarganya hanya Ada 2 anak perempuan yaitu El dan juga adik sepupunya .
Oke lanjut !
Jessica menoleh ketika mendengar langkah kaki seseorang memasuki Perpus .
Seorang gadis menghampiri Jessica dengan tatapan tajamnya , Jessica tersenyum smirk lalu mengambil ponsel nya dan mengaktifkan Rekaman suara .
Plak !
Tampa ba-bi-bu gadis itu langsung menampar pipi Jessica dengan keras , Jessica diam tidak membalasnya , ia ingin melihat apa yang di lakukan gadis di depannya ini .
Plak !
Dua kali tamparan mendarat di pipi Jessica, Jessica hanya diam saja .
" Tamparan buat Lo karena udah tendang Regan dan udah buat dia masuk UKS " ujar gadis itu yang tak lain adalah Dinda , Dinda tidak bersikap polos lagi , ia menatap Jessica dengan tatapan tajam .
__ADS_1
Dinda menjambak rambut Jessica membuat gadis itu mendongkak .
" Lo ingat ! Gw akan rebut semua yang Lo miliki , gw engga akan biarin Lo bahagia sedikitpun Jessica !! " Bentak Dinda dengan emosi yang meluap , ia menampar Wajah Jessica berkali-kali , tapi Jessica hanya diam membiarkan itu .
" Cih ingat Jessica , Gw engga bakal biarin Lo bahagia , gw bakal rebut semua yang Lo miliki " ujar Dinda mendorong kepala Jessica hingga terbentur tembok .
Jessica diam-diam mematikan Rekaman suara lalu menatap dingin ke arah Dinda .
Dugh !
Plak !
Brak !
Jessica memukul wajah Dinda lalu menampar pipi nya dan menendang perut Dinda hingga gadis itu mundur beberapa langkah dan menabrak meja di belakangnya .
#Part_18
••••••••••
Seorang pria tampan kini sedang mengotak-atik laptop nya dengan serius .
Alarick Gionino Martin , CEO dari Perusahaan terkenal , Dan juga seorang King mafia .
Alarick menatap tajam Seseorang yang berani memasuki ruangan nya Tampa mengetuk pintu terlebih dahulu.
__ADS_1
" Maaf tuan , ada informasi penting " ujar orang kepercayaan Alarick itu .
" Apa informasi itu sangat penting sampai kau kehilangan sopan santun mu Zero ? " Tanya Alarick dengan nada dingin dan Arogan .
Zero menegang mendengar suara Alarick , sejak meninggalnya adik Alarick , pria itu bertambah kejam , Dingin dan Arogan .
Alarick tidak akan segan-segan membunuh orang yang membuatnya tidak nyaman , meskipun itu hanya hal sepele .
Tapi Alarick sudah tahu sesuatu yang membuatnya senang , yaitu Adik nya , El nya bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis SMA .
Alarick benar-benar senang , Seolah semangat hidupnya kembali , ia benar-benar merindukan Adiknya itu .
" Tuan , Nona tadi sedang di tampar Oleh gadis bernama Dinda Larasati Alexander , Gadis itu nampar nona berkali-kali " jelas Zero menunduk , ia tak berani menatap wajah Alarick yang terlihat sedang menahan emosi nya .
" Heh ternyata Putri Keluarga Alexander " ucap Alarick menyeringai .
Semenjak Alarick tahu El bertransmigrasi , Ia menyuruh Zero untuk mengawasi setiap kegiatan El , Alarick belum bisa bertemu dengan El walaupun ia sudah sangat merindukan Adiknya itu , Alarick hanya menunggu waktu yang pas agar bisa bertemu dengan El .
" Awasi terus Kegiatan Adikku , dan pastikan ia baik-baik saja " ujar Alarick dengan nada Arogannya .
" Baik ! "
•••••••••••
Saat ini Lea sedang berjalan di koridor sekolah mencari keberadaan Jessica , Ia sudah pergi ke perpus tapi tidak menemukan Jessica , tidak ada siapapun di sana .
__ADS_1
' ck , tuh bocah kemana sih ?' Batin Lea kesal , ia menghentakkan kakinya kesal .
Bersambung 🤐