
#Part_31
•••••••
Saat ini Lea sedang duduk di kelas sendirian , gadis itu sedang menunggu Jessica yang sedang ke kantin membelikannya minuman .
Tiba-tiba Lea merasa kepalanya pusing , lalu selanjutnya ada cairan merah dan kental keluar dari hidup Lea , Lea panik lalu bergegas mengambil tisu lalu mengelap darah yang keluar dari hidung nya itu , tapi Darah itu tidak berhenti mengalir dan membuat kepala Lea semakin pusing .
Dengan cepat Lea mengambil tasnya dan berlari keluar kelas menuju Toilet.
Bruk !
Sialnya , Lea menabrak dada seorang siswa yang kebetulan lewat .
" Ma-maaf , gw buru-buru " ujar Lea hendak berlari lagi ke Toilet , tapi tangannya di cekal oleh pria yang tak sengaja ia tabrak .
Lea menunduk dalam , berharap pria itu tidak melihat darah yang semakin deras keluar dari hidung nya .
Tiba-tiba pria itu mengangkat dagu Lea , Lea terkejut melihat Aksa yang ada di depannya , yah Aksa baru saja pindah ke sekolah Jessica , dengan alasan agar bisa menjaga dan mengawasi adiknya itu .
Aksa mengusap darah yang keluar dari hidung Lea dengan tangannya . Lea menahan nafasnya karena wajah Aksa benar-benar dekat dengan nya sekarang .
"Lo sakit apa ? " Aksa bertanya dengan nada dinginnya , ia menatap Lea dengan datar namun tatapan nya ada tersirat rasa khawatir di sana .
" Eng-engga kok , gw engga sakit " jawab Lea gugup , ia tersenyum kikuk melihat tatapan Aksa semakin menyeramkan .
Wajah Lea pucat dengan darah yang masih mengalir dari hidungnya .
__ADS_1
Tampa mengatakan sepatah katapun, Aksa langsung menggendong Lea membuat gadis itu memekik kaget .
" Aksa turunin gw ! Gw engga apa-apa kok serius ! " Ujar Lea panik , Sedangkan Aksa hanya diam sambil berjalan menuju parkiran Sekolah .
" Aksa pliss lepasin gw " ucap Lea berusaha memberontak , hal itu membuat Aksa menggeram kesal .
" Diam ! " Tegas Aksa , tapi Lea menggeleng sambil terus bergerak tak nyaman .
" Diam atau gw cium ! "
Deg !
•
Baper enggak ?🔥🤣
Jessica melongo melihat Aksa yang sedang menggendong Lea keluar kelas , Jessica mengelus dadanya dan memandang iri Abang dan sahabatnya itu .
" Tumben banget tu es balok mau Deket sama Cewek , pake di gendong segala lagi " gumam Jessica kesal .
" Ngapain Lo sendirian di sini ? " Jessica kaget dengan kedatangan Devan yang secara tiba-tiba .
" Ngagetin aja Lo ****** ! " Devan terkekeh melihat wajah kesal Jessica ,sungguh menggemaskan .
" Nih buat Lo " ketus Jessica memberikan sebotol air pada Devan .
" Gw engga haus " Jessica menatap Devan sejenak lalu meninggalkan pria itu dan menuju kelas , sedangkan Devan tersenyum memandang sebotol air di genggamannya .
__ADS_1
' gw emang engga haus sih , tapi karena Lo yang kasih ... Gw akan minum ' batin Devan .
#Part_33
Saat ini Aksa sedang berlari di koridor rumah sakit dengan panik , ia menatap wajah Lea yang pingsan , Aksa berlari sambil menggendong Lea , Aksa mengumpat dalam hati kala koridor Rumah sakit begitu sapi .
" KAK ADITYA !! " karena panik melihat Wajah Lea yang semakin memucat , Aksa berteriak di tengah-tengah Koridor seperti orang gila .
Tak lama terlihat seorang pria tampan yang keluar dari sebuah ruangan menggunakan jubah dokter .
" Bang , periksa Lea cepat ! " Dokter itu mengangguk .
Dokter itu adalah Abang Aksa , Aditya , yang berprofesi sebagai Dokter di RS ini .
Aksa menunggu di luar ruangan dengan cemas , raut wajahnya terlihat benar-benar cemas .
Setelah menunggu cukup lama , Aditya akhirnya keluar dan cukup terkejut melihat keadaan adiknya yang berantakan , seragam Aksa sudah berantakan dan rambut acak-acakan , jangan lupa dengan raut wajahnya yang terlihat cemas.
' Daebak ! Gw baru lihat muka Aksa khawatir kek gini , apa di dalam itu pacarnya ya ? ' batin Aditya bertanya-tanya , baginya ini adalah kejadian yang langka , Aksa adalah cowo yang benar-benar dingin , Aditya pikir Aksa tidak akan punya pacar karena sifatnya itu , tapi sepertinya ia salah .
" Woee ! Jangan melamun ! Lea gimana ? Dia baik-baik aja kan ? Engga ada penyakit parah kan ? " Tanya Aksa bertubi-tubi , Aditya langsung meletakkan tangannya di dahi Aksa memeriksa suhu pria itu , Ia masih tidak percaya di depannya adalah Aksa yang terkenal dengan sebutan Kulkas seribu pintu itu .
" Lo apaan sih ? Gw engga sakit ! Jawab pertanyaan gw Lea baik-baik aja kan ? " Kesal Aksa .
" Emm iya dia baik-baik , Ini karena Dia kecapean makanya mimisan , oh iya Lo juga harus ingetin dia buat jangan begadang , nanti jadi kek gini lagi " jelas Aditya membuat Aksa bernafas lega , Aditya menatap wajah Aksa dengan seksama .
" Dia pacar Lo ? " Mata Aksa melotot mendengar itu , mendadak ia jadi Gugup sendiri , Aditya memandang Aksa dengan curiga .
__ADS_1
Bersambung 🌻