Travel To Become A Ruler

Travel To Become A Ruler
Mengenal kehidupan ling an


__ADS_3

Dua orang ini terus saja berpelukan bercerita dan tertawa bahagia dan melupakan seorang gadis yang melihat nya cengo apakah dia sudah dilupakan? wahh hatiku sangat sakit pikirnya


gadis itu sudah mulai jengah karena dilupakan"ekhemmm"dehem gadis itu yang tidak tahan karna merasa tak dianggap lagi


selir mei dan pangeran ling an yang mendengar suara seseorang pun menoleh melihat siapa yang berdehem


selir mei bingung melihat gadis bercadar dia bertanya tanya kapan gadis itu disini? apa dia terlalu bersemangat sehingga tidak melihat gadis itu


"ibunda dia adalah adikku dan dia orang yang menyembuhkan ku ibunda"jawab ling an yang melihat tatapan bingung ibunda nya


"adikmu? berarti dia anak perempuan ku juga,jadi gadis siapa nama mu?"ucap selir mei semangat


"perkenalkan nama saya lathi"jawab lathi sambil memperkenalkan diri


selir mei yang mendengar nama lathi mengerinyit heran kenapa nama nya sangat unik"apa kau tidak memiliki marga?"tanya selir mei


"nama lengkap saya lathi diandra william brown"jawab lathi bingung kenapa dia harus mengungkapkan nama lengkap beserta marga nya


selir mei yang mendengar nama nya makin aneh pun akhirnya tidak mengambil pusing karna itu nama pemberian orang tua nya


"lal-"


"bunda kenapa selalu bertanya biarkan mei mei ku duduk dulu"ucap ling an memotong ucapan selir mei


"ahh benar nak maafkan saya melupakan tata krama"ucap selir mei dan menyuruh lathi untuk duduk


"terimakasih selir mei"ucap lathi


sekarang lathi masih bingung dengan cara tata krama di kerajaan jadi yaa kurang mengerti bagaimana cara bersopan santun dengan anggota kerajaan saat dia bertemu dengan gege ling an nya pun tidak memberitahu dulu bagaimana cara bersikap baik


"panggil saja aku ibunda sama seperti gege mu memanggil ku kau kan juga anakku"ucap selir mei sambil memeluk lathi


lathi yang di perlakukan sangat baik pun terharu sangat jarang ada orang yang menyayangi nya hanya hewan hewan dan gege nya lah yang menyayangi lathi di dunia kuno ini


"baiklah selir-eh ibunda"jawab lathi senang karna mendapat kasih sayang seorang ibu yang dari dulu dia inginkan di dunia modern namun tak juga dia dapatkan tapi disini dia mendapatkannya

__ADS_1


setelah sesi berpelukan selesai mereka bercerita di selingi canda tawa dari ibu dan anak angkat ituu, tidak ada kata canggung bagi mereka apalagi lathi dengan selir mei.


selesai bercerita ling an pamit undur diri karna mau mengajak lathi ke kediaman nya dia melihat adik manis nya kelelahan dia tidak tega melihatnya.


*****


sore hari yang sejuk angin sepoi sepoi menerpa kulit wajah 2 orang yang sedang jalan jalan dan berkeliling kediaman ling an.


saat memasuki kediaman ling an pertama kali yang dilihatnya adalah taman yang tandus tidak ada pepohonan atau tanaman disana jadi terasa panas dan ada pilar pilar kokoh sebagai penopang teras dan bangunan bangunan kuno sederhana.


saat memasuki nya hanya ada kasur, meja kecil, dan sebuah lemari kecil kediaman yang sangat sepi tetapi tetap rapi dan elegan walaupun sedikit kotor.


karna tidak terlalu terurus, pelayan tidak ada yang mau membersihkan nya dan sekali kali hanya selir mei lah yang membersihkan kediaman agar tetap tertata rapi dan tidak berdebu.


'tidak buruk'


"ehmm,mei mei kau bisa memasuki kediaman mu ada di sana sebelah kediaman ku, jadi kalau butuh sesuatu panggil gege saja"ucap ling an menjelaskan dan menunjuk kediaman yang ada disebelahnya


"baik gege, terimakasih untuk hari ini aku sangat senang, dahh gege selamat sore"ucap lathi melambai dan pergi meninggalkan ling an


~


saat memasuki kediaman, lathi segera masuk untuk mandi karna badan nya sudah sangat gerah dan lengket sebab perjalanan yang dia tempuh, alhasil setelah selesai mandi lathi segera tidur dia merasa sangat kelelahan walaupun belum malam hari tapi dia sudah mendengkur dengan tidak elit nya.


ling an juga melakukan hal yang sama tapi dia tidak melepas topeng nya karna dia tau kalau ada orang yang mengikuti nya sedangkan lathi dia tidur memang tidak memakai cadar tapi memasang array agar tidak ada yang melihat nya karna dia sudah mewanti wanti ketika tidur karna merasa ada yang mengikuti nya juga.


*****


pagi hari yang cerah burung burunh bersahutan dengan merdu suara kicauan nya tak menganggu seorang gadis yang terlelap tidur itu, seperti yang diketahui dia terlampau lelah hingga sangat malas untuk bangun atau memang ingin berlama lama di kasur hangat nya, hmm ntah lahh.


tok,tok,tok,tok


"mei mei"


"Hallo adik abang yang manis segera bangun ini sudah mau siang"ucap seorang laki laki

__ADS_1


"kenapa dia belum bangun yaaa, mungkin dia lelah"lanjut nya


laki laki itu pergi karna tak ada yang menyahut saat mengetuk pintu, padahal bisa saja dia membuka pintu tanpa mengetuk tapi dia tidak mau kurang ajar jadi dia lebih baik menunggu.


satu jam kemudiam


"woi bangun woi ini dah siang"teriak laki laki di kamar seorang perempuan yang terlelap


"hei luu kebo yaa tidur apa tidur bangun nya lama amat"lanjut teriak nya


krieettt


"hoamm, apasih gege kenapa membangunkan ku, ini masih pagi"ucap lathi dengan malas akibat nyawa nya belum sepenuhnya terkumpul


"pagi pagi pala luu, ini sudah siang adik ku sayang"geram ling an karna adiknya tiba tiba sangat pemalas, aneh memang


"hahh, seriously? yang benar saja gege"teriak lathi karna terkejut dia terlambat bangun tidak sepertu biasanya dia yang akan membangunkan gege nya dengan segala kehajilan nya


"serious-? apa itu, bahasa apa lagi yang kau gunakan mei mei? apa itu bahasa modern juga"ucap ling kebingungan mendengar ucapan lathi yang tidak dia mengerti


"heh lupakan saja gege, jadi ada apa gege membangunkan ku"tanya lathi yang sudah mulai bangun sepenuh nya


"2 hari lagi akan ada perjamuan ulang tahun kaisar, apa kau tidak berniat untuk ikut?"tanya ling an yang tidak sepenuhnya menjawab pertanyaan lathi


"ulang tahun kaisar? apakah boleh gege? setau ku hanya keluarga bangsawan dan keluarga kerajaan saja yang bisa hadir"ucap lathi dengan bingung


"itu tidak masalah, kau bisa pergi bersama ku mei mei"jawab ling an yang mengerti kebingungan adiknya


"baiklah gege, jadi kita bisa sekalian membalaskan dendam kita"ucap lathi mengeluarkan seringaian licik


ling an yang melihat seringaian licik adik nya bingung ini yang mau balas dendam siapa yang semangat siapa'huh aku seketika merasakan merinding di tubuhku'pikir ling an


~


JANGAN LUPA VOTE,LIKE,KOMEN,RATE AND TAMBAHKAN KE FAVORIT YAA❤

__ADS_1


THANKYOU ALL:)


__ADS_2