
pagi hari yang cerah seorang gadis sedang berlari mengelilingi sebuah mansion yang sangat megah dikelilingi bunga-bunga berwarna-warni menambah kesan sempurna pada mansion tersebut
"hah..hah.., kek nya udah deh, capek bet akuu, padahal baru beberapa putaran ini pasti karena tubuhku masih lemah" monolog lathi
"dek kok kamu disini sih? kamu kan masih sakit" ucap laki-laki yang datang tiba-tiba dengan raut wajah khawatir
"ehh, bang randi, ini udah lumayan sembuh kok cuman sedikit lemes dan badan aku juga agak kaku karena tiduran terus 3 hari ini, jadi lathi bawa lari aja biar gak kaku" ucap lathi cengegesan
"kamu ini, udah balik ke kamar siap-siap ntar kita sarapan, abang mau pergi cari ikan" ucap randi sambil mengelus puncak kepala lathi
randi memang suka sekali memakan ikan didanau buatan lathi yang berisi bermacam-macam ikan dengan energi spritual didalamnya, selain membuat kenyang ikan didanau juga menambah energi dan randi lebih suka menangkap ikan secara langsung dari kolam
katanya sih suka yang fres gitu, dulu waktu dia masih di bumi, ikan-ikan nya sudah pada mati duluan sedangkan randi nya lebih suka ikan yang masih hidup terus langsung dimasak
memang kalau soal makanan randi lah orang yang paling ribet, banyak banget maunya, dari suka makanan laut yang fres lah,masakan nya jangan terlalu pedas lah, bumbu-bumbu masakan pun harus ngikutin selera randi jadi jangan aneh ngeliat randi sukanya ngatur kalau soal makan
*****
diruang makan hanya dentingan sendok yang beradu tidak ada percakapan yang diselingi, mereka adalah keluarga R3L (randi, rayndy, rendi, Lathi) mereka memang menetapkan jika sedang makan jangan ada yang berbicara, tidak sopan.
sarapan pagi telah usai sekarang lathi sedang duduk di ruang keluarga dengan ditemani R3 walau sedang asik dengan dunia nya sendiri
"bang"
"hmm"
__ADS_1
"hmm, aku keluar bang ya, takutnya dicariin bang li" ujar lathi gugup dia sedikit tidak berani jika berhadapan dengan bang rayn nya ini
rayn memandang lathi rumit "kamu udah baikan?" tanya rayn lembut seraya mengelus puncak kepala lathi
"udah kok bang" ucap lathi pelan
"yaudah hati-hati" mengecup puncak kepala lathi dan dibalas kecupan di pipi
lathi mencium abang nya satu-satu dan meminta izin, setelah diberi izin barulah lathi segera keluar untuk menemui ling an, walau 2 hari di dimensi sama baru beberapa jam didunia nyata tetap saja lathi takut membuat ling an cemas
*****
tok tok
"bang" teriak lathi
ling an berlari dan membuka pintu kasar lalu memeluk gadis kecil didepannya
"kamu nggakpapa kan dek" tanya ling an dan memutar tubuh lathi hingga membuat nya sedikit pusing
"bang udah dong ihh" rengut lathi
ling an terkekeh, inilah yang disukai ling an pada lathi sangat santai dan selalu saja terbuka
"santai dong dek, kan abang cuma khawatir" mengecup puncak kepala lathi lamaa
__ADS_1
"bang"
"hmm!"
"ishh, lepas dong bang"
"gue kangen lo dekk" bisik ling an dengan nada sensual
"paan dah abang ihh" lathi merinding mendengar suara ling an, segera lathi memukul kepala ling an agar melepas pelukan
"dasar abang mesum" sengit lathi
ling an terkekeh, sangat mudah membuat lathi marah "becanda doang dek"
"bang karakter loh kok mesum gini sihh" lathi cemberut
"namanya juga becanda, udah dong dek" bujuk ling an
"yaudah iyaa, aku balik kekamar aku ya bang" lathi berbalik
"tidur sama abang aja yaa" ling an memelas
"Fine" lathi pasrah
Thanks lo yaa, yang masih setia sama cerita aku yang aku buat disaat gabut ini, jangan lupa Vote, Like, Komen, Rate, dan tambah ke****Fav❤
__ADS_1
Ntar ada Bonus Chapter**:)