
setelah Ling An menjelaskan tentang benua tianzing barulah Lathi sedikit mengerti tempat yang sekarang dia tinggal walaupun masih banyak pertanyaan dikepala Lathi tapi dia tidak mau banyak bertanya.
"aku mengerti,dari penjelasan mu aku berpikir yang kuat dan yang berkuasa lah yang bertahan hidup disini"ucap lathi
"ohh yaa,seperti nya sudah hampir malam sebaiknya aku pergi dari sini,dan untuk masalah wajahmu aku akan carikan obat obatan di hutan besok"lanjut lathi
"apa tidak sebaiknya nona tinggal sementara disini?di luaran sana sangat berbahaya nona banyak hewan sprit beast di hutan kematian"ucap Ling An
"hmm apa tidak merepotkan mu?aku tidak enak terus terusan merepotkan orang lain"ucap lathi
"tidak merepotkan sama sekali nona,sebaiknya nona segera tidur ini sudah larut malam nona"ucap Ling An
"baiklahh,kalau begituu selamat malam Ling An "ucap lathi sedikit tersenyum
"selamat tidur nona"ucap Ling An dengan senyum lebarnya melangkah meninggalkan lathi
~
~
~
pagi hari burung burung berkicauan matahari sudah menampakkan dirinya malu malu disaat semua orang di benua tianzing tidur tapi tidak dengan seorang gadis di dekat perbatasan hutan kematian dia sudah berlari mengelilingi perbatasan hutan kematian.
"hahh haahh haahh,sungguh indah pemandangan disaat sekarang di hutan ini"ucap perempuan yang sedang berlari
"huhhh,sebaiknya aku pulang"lanjut perempuan tersebut
disela sela perjalanan pulang perempuan tersebut banyak menemukan tanaman dan ada juga jenis langka,dia memetik nya dan membawa pulang,yaa walaupun di dimensi nya ada banyak tapi dia tetap mengambilnya
"kamu dari mana saja?aku pikir kamu sudah pergi meninggalkan gubuk ini"ucap laki laki tersebut saat melihat ada perempuan masuk di gubuknya
"ahh Ling An aku hanya berlari keliling perbatasan hutan kematian"ucap Lathi
yaa itu adalah lathi semalam setelah Ling An pergi lathi hanya tidur sebentar karna itu dia memilih lari pagi dari pada dia mati kebosanan.
"ah baiklah,kemarilah aku membuat makanan untukmu"ucap ling an sambil memberikan makanan yang dia buat
__ADS_1
"terimakasih ling an"ucap lathi sambil tersenyum manis
semenjak bertemu ling an ntah kenapa lathi lebih suka tersenyum lathi sendiri juga heran kenapa sifatnya sangat berbanding terbalik jika bersama orang lain.
setelah memakan sarapan pagi lathi segera membuat pil face menggunakan tungku dari ruang dimensi,tungku ilahi,tungku itu adalah tungku yang sangat di cari cari Alkemis beruntung lathi memilikinya.
lathi segera memulai membuat pil face dia berkonsentrasi untuk membuat pil itu agar bisa menyembuhkan wajah Ling An seperti janji nya semalam,sekarang Lathi sudah menjadi alkemis tingkat akhir level 6.
di benua tianzing tidak ada seorang pun yang bisa mencapai alkemis tingkat akhir karna susah nya untuk menjadi alkemis karna membutuhkan kekuatan mental dan kekuatan fisik yang kuat jika tidak memiliki kedua nya tapi memaksakan menjadi alkemis itu akan berpengaruh terhadap kultivasi dan akan mengalami kecacatan dantian dan akan menjadi seorang sampah maka dari itu sangat jarang di benua tianzing ada seorang alkemis jikapun ada mereka akan sangat dihormati.
semakin tinggi tingkat alkemis seseorang maka harus semakin kuat pula kekuatan mental dan kekuatan fisik seseorang.
untuk menjadi alkemis sendiri memiliki tingkatan
-Tingkat Alkemis awal level 1-7
-Tingkat Alkemis menengah level 1-7
-Tingkat Alkemis akhir level 1-9
setelah membuat pil face untuk ling an lathi juga membuat pil racun dan pil untuk meningkatkan kekuatan fisik seseorang.
"ada apa kau mencari ku lathi"ucap ling an,ling an tidak berbicara terlalu formal karna itu keinginan lathi sendiri
"ini makan lah,ini adalah pil untuk menyembuhlan wajahmu"ucap lathi sambil memberikan botol porselen yang berisi pil face buatanya
"apa kau yakin lathi?"tanya ling an sedikit ragu ragu
"tidak apa apa,cepatlah telan pil itu"jawab lathi sedikit memaksa ling an
"baiklah"ucap ling an dan langsung membuka botol porselen itu seketika penciuman nya langsung mengarah pada botol tersebut dipikiranya hanya satu'harum'dan segera menelan nya dan segera posisi lotus dan memejamkan matanya.
setelah menelah pil buatan lathi tiba tiba saja tubuh ling an berkeringat dingin dia merasa tubuh dan tulang nya terasa tercabik cabik seperti mengganti tulang baru dan kulit baru.
lathi melihat ling an berkeringat dingin dia lupa memberi tahu jika seseorang memakannya maka tubuh dan tulang nya akan diganti kan dengan yang baru walaupun sangat sakit tapi itulah istimewa nya pil face buatan lathi.
setelah menunggu lama akhirnya ling an segera membuka matanya dia merasa tubuhnya sangat ringan tapi seketika penciuman nya sangat tidak enak,bau apa ini?saat masih berpikir tiba tiba saja ada orang yang memanggil nya
__ADS_1
"ling an"ucap lathi sambil tangan nya digerakkan di depannya tapi ling an sama sekali tidak mengindahkanya
"ling an"ucap lathi sedikit teriak
"ahh iyaa lathi ada apa?"ucap ling an setelah sadar dari lamunan nya
"apa kau baik baik saja?sepertinya kau sudah sembuh"ucap lathi senang karna baru kali ini lathi mencoba pada orang lain pil buatannya
"aku baik baik saja lathi,benarkah wajahku sudah sembuh?"ucap ling an tak percaya dengan apa yang didengarnya dia langsung meraba wajah nya dan seketika air matanya tiba tiba menetes dia sangat bahagia ahh dia sudah sangat lama memimpikan wajahnya sembuh namun itu hanya angan angan belaka karna semua usaha yang dia buat sia sia.
wajar saja sia sia karna yang bisa membuat pil face itu hanya alkemis tingkal akhir dan bahan bahan nya pun sangat langka bisa dibilang sudah tidak ada lagi di benua tianzing ralat kecuali lathi karna dia memiliki ruang dimensi
dimana tanaman obat langka berserakan dimana mana seperti tanaman liar yang tidak diurus,bukannya lathi tidak mengurus tanaman nya tapi dia selalu disibukkan oleh misi dan lagi pula lathi sekarang berada di benua tianzing jadi dia belum sempat mengecek ruang dimensinya.
jika ada yang bertanya!jadi bagaimana caranya lathi mengambil tanaman langka di ruang dimensi tapi tidak memasuki nya,yaa lathi bisa saja tidak masuk diruang dimensi nya jadi dia hanya perlu menyebutkan saja apa yang dia butuhkan dan akan muncul langsung di hadapan lathi asalkan memang ada di ruang dimensi.
"lathi apa kau mencium bau tak sedap disini?hidung ku terasa tidak enak dan aku rasanya ingin muntah,apakah kau belum mandi"ucap ling an sambil menutup hidungnya
"apa kau tidak sadar?"ucap lathi sambil memutar bola mata malas lathi sekarang sangat kesal walaupun dia belum mandi tapi dia tidak akan sebau itu
"maksudmu?"ucap ling an keheranan
"lihat lah badan mu dan rasakan wangi yang enak ituu"ucap lathi sambil berlalu pergi meninggalkan ling an yang kebingungan
ling an menurut dia melihat dan mencium tubuhnya tiba tiba dia langsung sajaa ingin muntah.
"cihhh,kenapa tubuhku jadi seperti ini"ucap ling an yang langsung menutup hidungnya kembali
"pergi lah mandi sekarang aku tidak mau serumah dengan orang bau"ucap lathi sambil berteriak
"apa apaan dia ituu,rumah rumah siapa kenapa malah dia yang mengatur"gerutu ling an pelan tapi masih bisa didengar lathi karna kalian taulah pendengaran lathi sangat tajam bahkan semut berbicara saja di bisa mendengar
"aku mendengar mu ling an"teriak lathi
"wahh dia bisa mendengarku,sebaiknya aku menurutinya saja"ucap ling an segera beranjak dari duduknya untuk mandi
~
__ADS_1
JANGAN LUPA RATE,LIKE,KOMEN AND TAMBAHKAN KE FAVORIT YAA❤
THANKYOUU ALL:)