
" apa kau ingin kesana ?? " tanya Lord.
" tidak.. tidak.. "
" hmmmm... " Lord menyipitkan matanya.
Aku menundukan kepalaku.
" jangan berbohong Maya.. "
Ooh yaa aku lupa jika lord bisa membaca pikiranku.
Memang saat ini aku sangat ingin ke tempatnya Rangga tapi bukan karena sekedar ingin bertemu dengannya, aku rindu dengan orang- orang di sana mereka sangat ramah dan baik padaku.
Aku perlahan menganggukkan kepalaku.
" kalau begitu pergilah akan aku suruh pengawal mengantarmu.. "
Aku melihat Lord, dia memalingkan wajahnya dan terlihat dia sedih tapi mencoba menahannya.
" Lord kau kenapa ?? "
" tidak aku tidak pa- pa"
Dia tetap memalingkan wajahnya lalu aku memegang tangannya.
" apa kau tidak mau jika aku pergi.. ?? "
Dia tidak menjawab ku.
" kalau begitu ayo kita kesana bersama... "
Lalu dia melihatku.
" tidak aku akan disini saja menunggumu.. "
" kenapa.. ?? kau tidak mau menemaniku.. ?? "
" bukankah di sana sudah ada Rangga, kenapa aku juga harus ikut bersamamu.. ?? "
Jawaban Lord membuatku sedih.
" lord kau jahat sekali "
" kau yang lebih jahat dariku Maya "
Dia menarik tangannya dan pergi meninggalkanku, aku hanya melihatnya tanpa bisa bicara apa- apa.
...****************...
Lord memasuki ruangannya semua vampir memberi hormat dan Lord langsung duduk di singgah sananya.
Tiba- tiba ada pengawal yang masuk dengan terburu- buru, mereka langsung menghadap Lord.
" hormat kami tuan "
" kami melaporkan ada vampir yang...... "
" diam lah.. ! "
Semua yang di sana kaget, mereka menyadari jika Lord sedang kesal saat ini dan tidak mau siapapun mengganggunya, pengawal itu pun langsung memberi hormat.
" kalau begitu kami mohon maaf tuan, kami permisi.. " pengawal itu pergi.
Xey ingin bertanya apa yang terjadi dengan Lord tapi dia harus berfikir dua kali untuk menanyainya sekarang karena lord sedang sensitif saat ini.
...****************...
Graakk.. !!
__ADS_1
Suara jendela terbuka.
" hai Maya.. "
" Rangga.. " Rangga muncul dari jendela.
" kau kenapa.. ? "
" ooh tidak aku tidak pa-pa... "
" eemm apa kau sedih.. ?? "
" enggak.. "
Dia mendekatiku lalu tiba-tiba mencium pipiku ku.
" apa sudah baikan.. ? " ucap Rangga dengan tersenyum unjuk gigi padaku.
Aku pun membalas tersenyum melihat tingkahnya.
" Maya apa kau tidak mau ke tempatku... ?? aku rasa kau sudah lama tidak kesana.. "
" aku mau tapi..... " aku teringat Lord.
" sudahlah pak tua itu juga pasti tau kau bersamaku.. " Rangga menarik tanganku.
" tap.. tapi..! "
" ayolah.. "
Rangga menggendongku dan melompat dari jendela, akupun pergi dengan Rangga.
...****************...
Lord masuk ke kamar tapi tidak menemui ku di sana dan dia berfikir jika aku sudah pergi bersama Rangga.
Hmm pergi tidak bilang apapun padaku tidak sopan.. !
...****************...
Sesampainya di sana.
" ratu Maya.. " ucap masyarakat Rangga
" ooh hai semua "
Mereka menghampiriku.
" wah sudah lama sekali ratu tidak kesini..? "
" iya.. aku kangen sekali suasana di sini.. "
" kakak.. !! " ucap Craig dan teman-temannya.
" ooh hai Craig.. "
Anak- anak kecil itu menghampiriku.
" kakak ayo kita bermain.. "
" ok! "
Aku berkumpul dengan mereka, aku sangat senang mereka sangat aktif dan bergembira.
...****************...
Sore hari.
" kakak kami pergi dulu ya..? "
" iyaa.. " jawab mereka serempak.
__ADS_1
Mereka pergi setelah puas bermain denganku.
Tiba- tiba Rangga datang.
" Rangga.. "
Dia memelukku dari belakang.
" apa kau senang.. ?? "
" aah.. iya.. mereka sangat menggemaskan.. "
" tapi gara- gara mereka kau bahkan tidak ada waktu untuk ku... " ucap Rangga dengan cemberut.
" ooh maaf Rangga "
" kalau begitu malam ini kau tidur disini yaa..?? "
Aku memang belum pernah tidur disini jadi aku pikir tidak apa jika malam ini di sini, Lord juga sudah tau dan aku tadi sudah bilang padanya.
" baiklah.. "
Rangga terlihat senang.
...****************...
Malam hari.
Aku di istana Rangga dan tidak ada siapa- siapa di sana, berbeda dengan kastil Lord di sini Rangga bebas karena hanya dia sendiri yang tinggal.
" aku melihat bintang dari jendela.. "
Rangga mendekati ku.
" hei.. " ucap Rangga dengan berbisik di telingaku.
" eemm ?? "
" mau tidur sekarang.. ?? "
" nanti aku belum mengantuk.. "
Dia membelai rambutku dan tangan Rangga perlahan merangkul pinggang ku, dia semakin menempelkan badanya hingga aku bisa merasakan otot-ototnya yang kekar.
" tapi aku sudah mengantuk.. " ucap Rangga manja.
" kau bisa tidur duluan.. "
" kau ini Maya memang tidak peka.. " ucap Rangga dengan cemberut.
" hnn.. ?? " aku menjadi bingung.
Tiba- tiba.
!!!
" Rangga apa kau kau menciumnya.. ?? " tanyaku.
" yaa.. "
" apa ini.. ?? "
Kami melihat orang- orang yang di luar dan mereka yang tadinya ramai berjalan kesana kemari tiba- tiba tumbang tanpa sebab.
" apa yang terjadi.. ?? " aku menjadi panik.
Kabut hitam tebal tiba- tiba muncul menyelubungi kami dan seketika kepala kami mulai pusing.
" Maya.. ! " teriak Rangga.
Dan akhirnya kami semua tumbang tidak sadarkan diri tanpa mengetahui apa yang terjadi.
__ADS_1