Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )

Vampire Dan Ware Wolf Mencintai Ku ( Cinta Segitiga )
KABUT


__ADS_3


" apa kau ingin kesana ?? " tanya Lord.


" tidak.. tidak.. "


" hmmmm... " Lord menyipitkan matanya.


Aku menundukan kepalaku.


" jangan berbohong Maya.. "


Ooh yaa aku lupa jika lord bisa membaca pikiranku.


Memang saat ini aku sangat ingin ke tempatnya Rangga tapi bukan karena sekedar ingin bertemu dengannya, aku rindu dengan orang- orang di sana mereka sangat ramah dan baik padaku.


Aku perlahan menganggukkan kepalaku.


" kalau begitu pergilah akan aku suruh pengawal mengantarmu.. "


Aku melihat Lord, dia memalingkan wajahnya dan terlihat dia sedih tapi mencoba menahannya.


" Lord kau kenapa ?? "


" tidak aku tidak pa- pa"


Dia tetap memalingkan wajahnya lalu aku memegang tangannya.


" apa kau tidak mau jika aku pergi.. ?? "


Dia tidak menjawab ku.


" kalau begitu ayo kita kesana bersama... "


Lalu dia melihatku.


" tidak aku akan disini saja menunggumu.. "


" kenapa.. ?? kau tidak mau menemaniku.. ?? "


" bukankah di sana sudah ada Rangga, kenapa aku juga harus ikut bersamamu.. ?? "


Jawaban Lord membuatku sedih.


" lord kau jahat sekali "


" kau yang lebih jahat dariku Maya "


Dia menarik tangannya dan pergi meninggalkanku, aku hanya melihatnya tanpa bisa bicara apa- apa.


...****************...


Lord memasuki ruangannya semua vampir memberi hormat dan Lord langsung duduk di singgah sananya.


Tiba- tiba ada pengawal yang masuk dengan terburu- buru, mereka langsung menghadap Lord.


" hormat kami tuan "


" kami melaporkan ada vampir yang...... "


" diam lah.. ! "


Semua yang di sana kaget, mereka menyadari jika Lord sedang kesal saat ini dan tidak mau siapapun mengganggunya, pengawal itu pun langsung memberi hormat.


" kalau begitu kami mohon maaf tuan, kami permisi.. " pengawal itu pergi.


Xey ingin bertanya apa yang terjadi dengan Lord tapi dia harus berfikir dua kali untuk menanyainya sekarang karena lord sedang sensitif saat ini.


...****************...


Graakk.. !!

__ADS_1


Suara jendela terbuka.


" hai Maya.. "


" Rangga.. " Rangga muncul dari jendela.


" kau kenapa.. ? "


" ooh tidak aku tidak pa-pa... "


" eemm apa kau sedih.. ?? "


" enggak.. "


Dia mendekatiku lalu tiba-tiba mencium pipiku ku.


" apa sudah baikan.. ? " ucap Rangga dengan tersenyum unjuk gigi padaku.


Aku pun membalas tersenyum melihat tingkahnya.


" Maya apa kau tidak mau ke tempatku... ?? aku rasa kau sudah lama tidak kesana.. "


" aku mau tapi..... " aku teringat Lord.


" sudahlah pak tua itu juga pasti tau kau bersamaku.. " Rangga menarik tanganku.


" tap.. tapi..! "


" ayolah.. "


Rangga menggendongku dan melompat dari jendela, akupun pergi dengan Rangga.


...****************...


Lord masuk ke kamar tapi tidak menemui ku di sana dan dia berfikir jika aku sudah pergi bersama Rangga.


Hmm pergi tidak bilang apapun padaku tidak sopan.. !


...****************...


Sesampainya di sana.


" ratu Maya.. " ucap masyarakat Rangga


" ooh hai semua "


Mereka menghampiriku.


" wah sudah lama sekali ratu tidak kesini..? "


" iya.. aku kangen sekali suasana di sini.. "


" kakak.. !! " ucap Craig dan teman-temannya.


" ooh hai Craig.. "


Anak- anak kecil itu menghampiriku.


" kakak ayo kita bermain.. "


" ok! "


Aku berkumpul dengan mereka, aku sangat senang mereka sangat aktif dan bergembira.


...****************...


Sore hari.


" kakak kami pergi dulu ya..? "


" iyaa.. " jawab mereka serempak.

__ADS_1


Mereka pergi setelah puas bermain denganku.


Tiba- tiba Rangga datang.


" Rangga.. "


Dia memelukku dari belakang.


" apa kau senang.. ?? "


" aah.. iya.. mereka sangat menggemaskan.. "


" tapi gara- gara mereka kau bahkan tidak ada waktu untuk ku... " ucap Rangga dengan cemberut.


" ooh maaf Rangga "


" kalau begitu malam ini kau tidur disini yaa..?? "


Aku memang belum pernah tidur disini jadi aku pikir tidak apa jika malam ini di sini, Lord juga sudah tau dan aku tadi sudah bilang padanya.


" baiklah.. "


Rangga terlihat senang.


...****************...


Malam hari.


Aku di istana Rangga dan tidak ada siapa- siapa di sana, berbeda dengan kastil Lord di sini Rangga bebas karena hanya dia sendiri yang tinggal.


" aku melihat bintang dari jendela.. "


Rangga mendekati ku.


" hei.. " ucap Rangga dengan berbisik di telingaku.


" eemm ?? "


" mau tidur sekarang.. ?? "


" nanti aku belum mengantuk.. "


Dia membelai rambutku dan tangan Rangga perlahan merangkul pinggang ku, dia semakin menempelkan badanya hingga aku bisa merasakan otot-ototnya yang kekar.


" tapi aku sudah mengantuk.. " ucap Rangga manja.


" kau bisa tidur duluan.. "


" kau ini Maya memang tidak peka.. " ucap Rangga dengan cemberut.


" hnn.. ?? " aku menjadi bingung.


Tiba- tiba.


!!!


" Rangga apa kau kau menciumnya.. ?? " tanyaku.


" yaa.. "


" apa ini.. ?? "


Kami melihat orang- orang yang di luar dan mereka yang tadinya ramai berjalan kesana kemari tiba- tiba tumbang tanpa sebab.


" apa yang terjadi.. ?? " aku menjadi panik.


Kabut hitam tebal tiba- tiba muncul menyelubungi kami dan seketika kepala kami mulai pusing.


" Maya.. ! " teriak Rangga.


Dan akhirnya kami semua tumbang tidak sadarkan diri tanpa mengetahui apa yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2